Tampilkan postingan dengan label rsia citra ananda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rsia citra ananda. Tampilkan semua postingan

Jumat, 04 Agustus 2023

Bukan Hanya Ibu Hamil, Kondisi ini Memerlukan Penanganan Poli Obgyn

Posted by Bundamedik Healthcare System on 10.27 with No comments

Poli obgyn adalah bagian layanan di rumah sakit atau di klinik yang dijalankan oleh dokter spesialis obstetri dan ginekologi atau dokter obgyn. Dokter obgyn memiliki gelar SpOG juga sering disebut sebagai dokter kandungan, dan juga masalah-masalah lain terkait kesehatan reproduksi wanita menjadi pekerjaan dokter obgyn. Anda dapat mengunjungi pihak poli tersebut meski tidak sedang hamil dan hal tersebut disarankan untuk setiap wanita.

Kondisi yang Dapat Ditangani Poli Obgyn

Dokter obgyn bekerja untuk mengobati dan memeriksa kandungan, juga masalah-masalah lain yang berkaitan dengan kesehatan sistem reproduksi wanita, seperti:

  • Masalah menstruasi dan menopause, penyakit menular seksual, gangguan kesehatan seksual, dan masalah pada organ reproduksinya. 
  • Masalah kesuburan wanita.
  • Diagnosa dan mengobati masalah hormon terkait reproduksi wanita. 
  • Menangani masalah pendarahan setelah melahirkan.
  • Melakukan pemeriksaan terkait masalah kehamilan, serta menangani kasus gawat darurat dalam persalinan.

Tindakan yang Dapat Dilakukan Spesialis Obgyn

Dokter obgyn dituntut agar bisa melakukan berbagai macam tindakan medis terkait persalinan. Beberapa tindakan yang dilakukannya seperti pembedahan masalah reproduksi wanita dan melakukan konsultasi sebelum dan sesudah mengalami persalinan. Berikut ini berbagai tindakan yang dapat dilakukan spesialis obgyn untuk membantu permasalahan wanita, yaitu:

  • Melakukan pemeriksaan organ reproduksi wanita, baik pemeriksaan fisik maupun pemeriksaan penunjang terkait kanker pada sistem reproduksi wanita.
  • Melakukan biopsi atau pengambilan jaringan rahim (leher rahim), juga melakukan konsultasi terkait alat untuk mencegah kanker serviks. Selain itu, dokter obgyn juga dapat melakukan konsultasi terkait masalah kehamilan dan perawatannya sebelum melahirkan.
  • Melakukan proses persalinan dan perawatannya setelah melahirkan, sekaligus perawatan payudara guna bisa mengoptimalkan ASI setelah melahirkan.
  • Melakukan pembedahan histerektomi (prosedur medis pengangkatan rahim), miomektomi (prosedur pembedahan untuk mengangkat tumor fibroid pada uterus) dan tubektomi atau ligasi tuba (prosedur pemotongan atau penutupan saluran indung telur ovarium) pada sistem reproduksi wanita.
  • Konsultasi terkait tindakan inseminasi buatan atau bayi tabung.

Kapan Harus ke Dokter Obgyn?

Anda tidak perlu sedang hamil atau memiliki masalah sistem reproduksi untuk berkunjung ke poli obgyn. Wanita yang sehat dan tidak hamil juga bisa melakukan pemeriksaan terkait sistem reproduksi sebagai tindakan preventif dan juga untuk meningkatkan kesehatan diri sejak dini. Umumnya, Anda dapat melakukan pemeriksaan ke poli obgyn dilakukan setiap lima tahun sekali. Untuk wanita di atas 21 tahun dan aktif melakukan hubungan seksual untuk menjaga kesehatan dan mencegah masalah terkait organ reproduksi.

Untuk wanita yang memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur atau belum mengalami menstruasi setelah dewasa, Anda dapat mengunjungi poli obgyn untuk mendapatkan penanganan dengan segera terkait masalahnya tersebut.

Perbedaan Obstetri dan Ginekologi

Perbedaan obstetri dan ginekologi terletak pada fokus keilmuannya. Obstetri adalah cabang kedokteran yang fokus pada kehamilan dan persalinan, sejak sebelum, selama, hingga setelah seorang wanita melahirkan. Sedangkan ginekologi berfokus pada kesehatan tubuh dan organ reproduksi wanita. Ginekologi juga mendiagnosis, menangani, dan merawat pasien yang memiliki penyakit yang berhubungan dengan organ reproduksi. Meskipun keduanya memiliki perbedaan dalam fokus keilmuan, namun lingkup kerja kedua bidang ini termasuk dalam masalah kesehatan terbesar pada wanita.

Keduanya sering digunakan dalam satu spesialisasi kedokteran yang disebut dengan Obgyn. Karena kesehatan kehamilan serta organ reproduksi merupakan salah satu aspek kesehatan terpenting, Anda perlu mendapatkan konsultasi yang menyeluruh dan akurat agar dapat meningkatkan kualitas kesehatan Anda dengan maksimal. Salah satunya adalah dengan pemeriksaan berkala di poli obgyn.

Ketahui jadwal dokter di unit-unit RS Bunda Group sekitar Anda dan reservasi kunjungan Anda di sini. Demi kemudahan Anda dan keluarga, kunjungi juga laman informasi kami untuk mendapatkan layanan-layanan RS Bunda Group selengkapnya.  











www.bunda.co.id

Rabu, 02 Agustus 2023

Mengenal Apa Itu Tes AMH untuk Mendukung Program Kehamilan

Posted by Bundamedik Healthcare System on 14.24 with No comments

Salah satu langkah untuk mendukung keberhasilan program kehamilan adalah dengan melakukan tes AMH. AMH sendiri merupakan kepanjangan dari anti-mullerian hormone, yakni berfungsi mengukur kadar hormon anti mullerian dalam darah. 

Pemeriksaan AMH dapat dilakukan baik kepada pria maupun wanita. Hormon tersebut dihasilkan oleh organ reproduksi sejak lahir. Laki-laki menghasilkan AMH dalam jumlah tinggi sejak bayi hingga masa pubertas.

Sementara pada wanita, jumlah hormon anti mullerian yang dihasilkan saat sebelum puber hanya sedikit. Kadarnya akan meningkat ketika wanita memasuki masa pubertas dan menurun kembali saat menopause.  Jika Anda ingin melakukan tes AMH, silahkan reservasikan kunjungan Anda ke unit-unit RS Bunda Group terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan yang menyeluruh dan detil.

Pengertian Tes AMH

Lantas, apa yang dimaksud dengan tes Anti-Mullerian Hormone? Berkaitan dengan program kehamilan, pemeriksaan satu ini seringkali dilakukan untuk keperluan program bayi tabung atau fertilisasi in vitro. 

Program ini banyak dilakukan oleh pasangan suami istri yang mengalami kesulitan mendapatkan kehamilan. Pada program bayi tabung, pemeriksaan AMH dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui cadangan sel telur (ovum) yang dimiliki calon ibu. 

Dengan mengetahui cadangan ovum pada calon ibu, dokter bisa memperkirakan tingkat keberhasilan program bayi tabung secara lebih akurat. Melalui tes cadangan ovum, dokter bisa melihat bagaimana kualitas serta kuantitas sel telur calon ibu.

Apabila cadangannya tinggi serta kualitasnya baik, maka tingkat keberhasilan program bayi tabung juga tinggi. Anda perlu melakukan tes AMH jika ingin melakukan program hamil dengan bayi tabung.

Tujuan Tes

Secara umum, tes ini bisa dilakukan pada siapa saja, namun bagi orang dengan kondisi kelainan pembekuan darah atau sedang mengonsumsi obat pengencer darah perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Pemeriksaan AMH dilakukan dengan cara mengambil sampel darah pasien, sehingga pada dua kondisi di atas memerlukan penanganan tersendiri. 

Pada dasarnya, pemeriksaan yang dilakukan dengan pengambilan sampel darah tersebut bukan hanya bertujuan untuk mendukung program kehamilan, namun tetapi juga bisa diaplikasikan pada kondisi lainnya. Pemeriksaan Anti Mullerian Hormone juga digunakan untuk tujuan berikut ini:

Memprediksi masa menopause dan penyebab menopause dini pada wanita
Mencari tahu penyebab tidak menstruasi
Membantu diagnosis PCOS (Polycystic Ovary Syndrome)
Pemeriksaan pada kasus ambiguous genitalia
Memantau pasien kanker ovarium

Persiapan, Prosedur dan Komplikasi

Sebelum melakukan pemeriksaan apapun, ada baiknya Anda mengetahui bagaimana langkah persiapan, prosedur, hingga risiko komplikasi. Berikut adalah penjelasan lengkapnya. 

1. Persiapan Tes AMH

Tidak ada persiapan secara khusus yang diperlukan sebelum melakukan tes ini. Namun apabila dilakukan untuk mendukung program bayi tabung, maka tes hormon AMH perlu berjalan dengan rangkaian pemeriksaan lainnya.

Tes tersebut diantaranya meliputi pemeriksaan penyakit infeksi, kondisi uterus, analisis semen pria, tes hormon FSH, LH, serta hormon lainnya. Pemeriksaan tersebut dijalankan pra prosedur pengambilan sel telur untuk dibuahi.

2. Prosedur Tes AMH

Pemeriksaan Anti Mullerian Hormone dilakukan dengan cara mengambil sampel darah pasien untuk kemudian menganalisisnya. Untuk keperluan mendukung program hamil, maka pasien dalam hal ini adalah calon ibu. 

Pertama-tama, tenaga medis akan mengikat lengan atas pasien dengan tujuan memperlambat aliran darah pada vena. Setelah itu, tenaga medis membersihkan area yang akan disuntuk untuk mengambil sampel darah menggunakan antiseptik. 

Setelah itu, tenaga medis menyuntikkan jarum steril ke pembuluh vena untuk mengambil sampel darah. Sampel darah tersebut disimpan dalam tabung tertentu yang diberi zat khusus sehingga darah awet dan tidak membeku. 

Apabila sampel sudah cukup, maka jarum dicabut dari area penyuntikan. Kemudian area tersebut dipasangi perban steril untuk menghindari infeksi maupun perdarahan. Tabung berisi sampel darah selanjutnya akan dianalisis di laboratorium.

3. Komplikasi Tes AMH

Pemeriksaan Anti Mullerian Hormone adalah prosedur sederhana dan umum dilakukan. Meski demikian, ada beberapa risiko yang jarang terjad,i namun masih mungkin Anda alami karena melibatkan pengambilan sampel darah. Risiko tersebut antara lain:

  • Rasa nyeri serta lebam di area penyuntikan
  • Infeksi 
  • Perdarahan
  • Penumpukan darah di bawah kulit (hematoma)
  • Pingsan

Tujuan Adanya Pemeriksaan Tes AMH

Pada saat menjalankan program hamil dengan fertilitas in vitro atau bayi tabung, calon ibu memerlukan tes anti mullerian hormone untuk mengetahui bagaimana kuantitas serta kualitas ovariumnya.

Sehingga kemampuan ovarium menghasilkan sel telur berkualitas dan dapat dibuahi oleh sperma dapat diprediksi secara lebih akurat. Pada pasangan yang sulit mendapatkan kehamilan, terkadang penyebabnya adalah pada masalah kesuburan dan kualitas sel telur. 

Melalui tes ini, jumlah sisa sel telur serta tingkat kesuburan dapat diperkirakan. Selain untuk program hamil, pemeriksaan AMH juga berguna untuk keperluan lainnya. Seperti diagnosis PCOS, penyebab tidak menstruasi, hingga penyebab menopause dini. 

Wanita dengan gejala PCOS atau polycystic ovary syndrome juga direkomendasikan melakukan tes satu ini. Gejala-gejala pada wanita dengan PCOS antara lain gangguan menstruasi, timbul jerawat, hingga kenaikan berat badan. 

Tes hormon AMH penting untuk mengetahui kemungkinan kesuksesan program bayi tabung yang akan dijalani. Reservasikan pemeriksaan Anda ke rumah sakit dengan spesialis kandungan dan fertilitas seperti unit-unit RS Bunda Group. Bila ingin mengetahui lebih lanjut, Anda juga bisa berkonsultasi pada ahli  atau dokter pilihan. Kunjungi laman jadwal dokter dan pilih waktu kunjungan Anda, atau laman informasi kami untuk pelayanan kesehatan lainnya.















Rabu, 30 Maret 2022

Waspada! Yuk Kenali Jenis Hepatitis dan Gejalanya

Posted by Bundamedik Healthcare System on 09.44 with No comments

Hepatitis adalah penyakit yang berhubungan dengan organ hati, atau peradangan pada organ hati atau liver. Hepatitis umumnya disebabkan oleh infeksi virus, tetapi dapat juga berasal dari kebiasaan minum alkohol, penyakit autoimun, serta zat racun atau obat-obatan tertentu.

Pencegahan sakit hepatitis A sampai E bisa dilakukan dengan menerapkan gaya hidup sehat sedari dini. Hindari berbagai penyebab datangnya penyakit karena jika sudah terpapar, tubuh harus terus bergantung pada obat dan wajib melalui serangkaian tes medis secara berkala.

5 Penyakit Hepatitis yang Disebabkan oleh Infeksi Virus

Ada dua sebab terjadinya peradangan hati pada tubuh seseorang. Pertama disebabkan virus, dan bukan karena virus. Untuk sakit yang disebabkan oleh paparan virus, ada beberapa jenis bisa diidentifikasi, diantaranya:

1.  Hepatitis A

Pertama ada jenis hepatitis A (HAV) yang menjadi endemik di negara-negara berkembang. Penyebab kemunculan penyakit ini karena adanya lingkungan tidak bersih dan kurang memperhatikan aspek kesehatan. Jenis hepatitis ini dapat menular melalui makanan, penggunaan air, dan juga kontak langsung dengan penderita. Jika dibiarkan maka peradangan hati ini akan semakin memburuk.

2.  Hepatitis B

Jenis hepatitis B atau HBV disebabkan oleh kontak langsung melalui darah, air mani, serta cairan tubuh dari orang yang telah terkontaminasi virus lainnya. Indikasi penularannya bisa melalui transfusi darah, penggunaan jarum suntik, dan penularan dari ibu ketika melahirkan sang anak. 

Potensi pengguna narkoba dengan kebiasaan bergantian menggunakan jarum suntik satu sama lain juga bisa terpapar HBV. Dari penggunaan obat terlarangnya sudah salah, ditambah lagi tidak safety dalam bertindak, tubuh otomatis akan bereaksi keras terhadap perbuatan manusianya.

3.  Hepatitis C

Disebut juga sebagai HCV (Hepatitis C Virus), jenis hepatitis ini terjadi karena adanya infeksi pada organ hati dimana proses penularannya tidak jauh berbeda dari kedua jenis sebelumnya. Proses penularan bisa melalui jarum suntik maupun alat seksual ketika berhubungan intim. Hingga saat ini, belum tersedia vaksin bagi penderita HCV.

4.  Hepatitis D

Varian D, atau HDV, termasuk varian jenis delta yang sebenarnya jarang ditemukan dan sama berbahayanya dengan virus lain. HDV untuk ditemukan pada penderita HBV karena keduanya butuh virus sama untuk berkembang biak. Belum ada vaksin untuk varian penyakit ini.

5.  Hepatitis E

Jenis hepatitis E adalah jenis terakhir. Penularannya sama seperti HAV, namun tingkat keparahannya bisa melebihi HAV, dan mudah ditemukan di negara berkembang seperti Indonesia. Belum ada vaksin untuk hepatitis ini, oleh karena itu menjaga pola hidup sehat merupakan kunci menghindari HEV berikut berbagai penyakit lainnya.

Jenis Hepatitis yang Tidak Disebabkan oleh Infeksi Virus

Faktor lain penyebab datangnya penyakit peradangan hati ini bisa juga karena bukan virus. Jika bukan karena paparan virus, maka ada dua varian harus diwaspadai, di antaranya adalah:

1.  Hepatitis Alkoholik

Hepatitis alkoholik adalah peradangan hati yang diakibatkan karena terlalu banyak mengonsumsi alkohol. Jenis hepatitis dapat berkembang menjadi sirosis apabila pasien tetap mengkonsumsi alkohol dan sirosis tidak dapat disembuhkan. Saat terjadi sirosis, jaringan hati yang normal akan rusak dan tergantikan oleh jaringan parut. Lambat laun hati akan berhenti berfungsi. 

Hepatitis alkoholik umumnya terjadi pada orang-orang yang berusia di atas 30 tahun dan meminum alkohol secara berlebihan dalam jangka waktu panjang. Lebih dari 35% peminum berat akan terjangkit hepatitis alkoholik. Dalam beberapa kasus, penyakit ini juga dapat terjadi pada orang-orang yang hanya mengonsumsi alkohol sekadarnya.

2.  Hepatitis Autoimun

Hepatitis autoimun adalah penyakit hepatitis yang cukup langka. Penyakit ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh keliru dan justru menyerang sel hati yang sehat. Hepatitis atau peradangan pada hati ini akan bertambah parah seiring waktu jika tidak segera ditangani.  Penyakit ini dapat muncul akibat kombinasi faktor genetik, gangguan autoimun, juga dari lingkungan. Pengobatan bisa memperlambat perkembangan penyakit, tapi tidak menyembuhkannya.

Hepatitis jenis pertama disebabkan oleh virus, dan hepatitis jenis kedua disebabkan oleh genetik maupun kebiasaan hidup. Keduanya sama-sama membahayakan, dan beberapa diantaranya belum memiliki vaksin atau penanganan permanen sama sekali.

Bila penanganannya terlambat, penderita akan mengalami sakit yang lebih parah dari sebelumnya. Dengan demikian, Anda harus mulai memperhatikan kesehatan diri serta membiasakan diri untuk hidup sehat sebagai tindakan preventif.

Periksakan diri Anda secara berkala ke rumah sakit RS Bunda Group atau unit BIC untuk menjamin kesehatan Anda begitu Anda merasakan salah satu dari gejala di atas. Ketahui juga jadwal dokter di unit-unit RS Bunda Group sekitar Anda dan reservasi kunjungan Anda di sini. Kunjungi juga laman informasi kami untuk menemukan layanan-layanan kesehatan lainnya.



 







www.bunda.co.id

Senin, 28 Maret 2022

Setiap orang tua harus memahami cara menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak. Perlu Anda ketahui bahwa masalah pada mulut bisa menyebabkan beberapa gangguan serius. Setidaknya, bau mulut adalah gangguan paling umum. Namun, tahukah Anda bahwa masalah ini cukup mudah untuk diatasi dengan rutin menggosok gigi.

Cara Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Pada Anak

Pada umumnya cara menjaga kesehatan mulut dilakukan dengan bantuan medis untuk hasil terbaik. Namun, berikut beberapa cara sederhana yang bisa Anda lakukan di rumah sendiri.

1.      Ajari Anak Cara Menyikat Gigi yang Benar

Banyak orang tidak sadar bahwa mereka menyikat gigi dengan cara yang salah. Jika hal tersebut diajarkan ke buah hati, maka mereka akan kesulitan untuk menjaga kesehatan mulutnya. Di sisi lain, anak harus memiliki orang yang bisa mencontohkan bagaimana cara menyikatnya dengan benar. Mereka tidak tahu mata sikat dan pasta gigi yang baik untuk digunakan. Oleh sebab itu Anda perlu memahami cara menyikat gigi yang benar sebelum mengajari si kecil untuk rutin menyikat gigi.

Untuk anak yang sudah berumur 24 bulan, dapat menggunakan pasta gigi yang memiliki kandungan fluoride. Tentu dalam takaran tertentu, itu sebabnya penting untuk menggunakan pasta gigi khusus anak. Menyikat gigi bersama anak dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus sarana edukasi.

2.      Batasi Makanan Manis dan Biasakan Santap Makanan Sehat

Bukan rahasia lagi jika makanan manis dapat merusak gigi. Anda bisa memperhatikan bahwa anak yang sering mengkonsumsi coklat akan memiliki lubang pada gigi mereka. Menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak bisa dimulai dengan membatasi makanan manis. Tidak masalah jika anak tetap ingin makanan manis, namun Anda perlu membatasi jumlah konsumsi dan juga menyediakan alternatif yang lebih sehat untuk mengurangi konsumsi kadar gula anak.

Selain permen dan coklat, Anda dapat memberi anak makanan seperti buah-buahan, sayur, dan makanan sehat lain untuk menyeimbangan konsumsi gula dengan gizi lainnya supaya anak juga jadi semakin sehat.

3.      Ajak Anak Sikat Gigi Sebelum Tidur Malam

Kebiasaan menyikat sebelum tidur adalah salah satu hal yang harus Anda tanamkan kepada buah hati. Meskipun hal ini terdengar sepele, tapi faktanya kebiasaan ini memiliki dampak besar bagi kesehatan mulut.

Banyak ahli kesehatan yang merekomendasikan bahwa menyikat gigi harus dilakukan minimal 2 kali sehari. Pertama, ajarkan untuk selalu menggosok gigi pada pagi hari. Kemudian, sebelum mereka tidur ajarkan juga untuk melakukannya.

Kebiasaan ini memang harus ditanamkan sejak dini supaya menjadi kebiasaan saat sudah dewasa. Tidak masalah jika Anda sedikit memaksakannya. Namun, tetap jangan sampai membuat anak tertekan. Akan jauh lebih baik jika Anda juga memberikan contoh, sehingga anak akan mengikutinya.

4.      Mengurangi Pemberian Susu Melalui Botol Dot

Mungkin, banyak orang tua tidak menyadari bahwa minum susu dalam botol dot dalam waktu lama tidak terlalu baik bagi sang buah hati. Oleh sebab itu, perhatikan kembali kebiasaan ini. Banyak orang tidak sadar bahwa dot akan membuat gigi terendam cairan manis terlalu lama.

Seperti yang telah diketahui, makanan dan minuman manis memang tidak baik jika dikonsumsi dalam waktu lama. Anda bisa mendapatkan penjelasan lebih lengkap dengan konsultasi dokter gigi Bunda.

5.      Biasakan Kontrol ke Poli Gigi 6 Bulan Sekali

Selain mengajarkan kebiasaan baik, cara menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak lainnya adalah dengan konsultasi dokter gigi tiap 6 bulan sekali. Akan jauh lebih baik jika Anda melakukan konsultasi secara rutin.

6.      Gunakan Sikat dan Pasta Gigi Khusus Anak

Cara terakhir yang bisa Anda pakai adalah menyediakan sikat dan pasta gigi khusus. Pasta gigi untuk anak dan orang dewasa memiliki kandungan berbeda. Artinya, jika kandungan tersebut tidak cocok maka akan merusak gigi pada anak. Jadi, Anda harus memperhatikan hal tersebut.

Selain dari cara-cara tersebut, Anda juga dapat mengaplikasikan perawatan medis pada masalah gigi yang telah terjadi. Ketahui jadwal dokter di unit-unit RS Bunda Group sekitar Anda dan reservasi kunjungan Anda di sini. Kunjungi juga laman informasi kami untuk menemukan layanan-layanan kesehatan lainnya.



 







www.bunda.co.id

Rabu, 23 Maret 2022

Mengenal Perawatan Gigi dan Mulut untuk Senyum Indah Nan Sempurna

Posted by Bundamedik Healthcare System on 09.26 with No comments

Banyak orang menyadari bahwa perawatan gigi merupakan salah satu hal yang penting. Masyarakat sudah mulai rajin mengunjungi dokter gigi setiap 6 bulan sekali demi memiliki gigi yang sehat dan terhindar dari berbagai penyakit.

Perlu diketahui bahwa perawatan ini sendiri bisa dilakukan oleh siapa saja. Perawatan gigi dapat dilakukan secara mandiri maupun dengan bantuan dokter gigi. Ada banyak sekali cara yang bisa dilakukan untuk merawat area mulut tersebut. Berikut adalah beberapa contoh perawatan yang dapat Anda lakukan sendiri di rumah.

Perawatan Gigi dan Mulut di Rumah

Sebenarnya, untuk merawat bagian mulut ini dimulai di rumah. Ada banyak cara sederhana yang bisa Anda pakai. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan sendiri.

1.      Sikat Gigi Setiap Hari

Ini adalah cara yang paling mudah dilakukan sendiri. Anda hanya perlu rutin menyikat gigi setidaknya 2 kali sehari. Anda bisa melakukannya setiap pagi sebelum beraktivitas dan malam hari sebelum tidur. Jika Anda juga memiliki anak, investasikan kesehatan gigi dan mulut pada anak Anda dengan membiasakan anak untuk sikat gigi tiap pagi dan malam hari.

2.      Bersihkan Sela-Sela Gigi dengan Benang (Flossing)

Terkadang, hanya menyikat gigi saja tidak sepenuhnya menghilangkan sisa makanan di bagian sela-sela gigi. Rekomendasi terbaik adalah dengan memakai benang untuk membersihkan area sempit tersebut sehingga sisa makanan bisa dibersihkan.

3.      Bersihkan Lidah

Dari beberapa penelitian, 50% bakteri bersarang di permukaan lidah. Artinya, bagian ini juga harus dibersihkan, bukan? Anda bisa membersihkannya mulai dengan sendok yang kokoh, bagian belakang sikat gigi khusus yang memiliki fitur pembersih lidah, hingga menggunakan sikat khusus pembersih lidah.

4.      Berhenti Merokok

Racun dalam rokok dapat mengiritasi jaringan lunak mulut dan menyebabkan infeksi mukosa, dry socket, dan memperlambat penyembuhan luka. Racun rokok juga dapat mengurangi asupan aliran darah ke seluruh gusi. Dengan berhenti merokok, Anda juga akan mengurangi potensi gangguan pada gigi.

Perawatan Gigi dengan Bantuan Medis

Selain melakukan perawatan sendiri, Anda juga bisa menggunakan bantuan medis. Memang akan membutuh biaya tambahan, namun tidak masalah selama Anda mendapatkan hasil yang sangat memuaskan.

1.      Veneer

Veneer merupakan salah satu perawatan di mana Anda akan diberikan sebuah cangkang untuk melapisi gigi. Cangkang tersebut dibuat secara khusus sehingga bentuknya sangat mirip dengan permukaannya. Salah satu manfaat yang bisa didapatkan dari veneer adalah untuk estetika.

Perlu diketahui bahwa tidak semua orang memiliki gigi putih dan sehat, dan pengaplikasian Veneer dapat menutupi kekurangan tersebut.

Veneer juga adalah salah satu alternatif bagi orang yang tidak percaya diri dengan penampilan visual gigi mereka.

2.      Jacket Crown

Jacket crown juga sering disebut sebagai dental crown. Penanganan ini menggantikan bagian mahkota dengan replika bagian mahkota gigi yang telah rusak sehingga bagian gigi yang masih bertahan dapat dipertahankan. Jacket crown dibuat untuk mengatasi beberapa masalah pada gigi seperti keropos atau patah. Perawatan seperti ini pada dasarnya telah banyak dijumpai. Salah satu tempat yang dapat Anda kunjungi adalah RSU Bunda Padang.

3.      Protesa Gigi

Protesa adalah sebuah gigi tiruan akibat adanya pencabutan atau trauma sebelumnya. Artinya, penggunaan protesa adalah untuk mengembalikan fungsinya sehingga seseorang bisa tampil percaya diri kembali. Gigi yang telah hilang bisa menyebabkan ketidaknyamanan. Saat mengunyah makanan, ada kemungkinan beberapa makanan tidak tergigit secara sempurna. Jadi, butuh waktu lebih lama untuk mengunyah dan menghaluskannya.

Bahkan, terkadang ada beberapa makanan yang langsung bergesekan dengan gusi. Jika makanan yang Anda makan cukup keras, jelas akan menyakiti gusi. Pemasangan protesa dapat mengatasi masalah ini. Perawatan gigi ini hanya perlu Anda lakukan jika merasa kurang nyaman dengan gusi ompong.

4.      Implan Gigi

Perawatan terakhir adalah dengan menggunakan implan dimana proses ini akan melibatkan penanaman akar gigi buatan. Bentuknya sendiri lebih mirip seperti baut untuk menahan mahkota gigi buatan tersebut. Perlu Anda pahami bahwa penggunaan baut tidak boleh sembarangan dalam memilih logam. Kebanyakan dokter menggunakan logam khusus seperti titanium atau logam khusus lainnya yang telah dipastikan aman untuk tubuh pasien.

Jika ingin menggunakan implan, maka Anda harus memahami bahwa prosesnya membutuhkan beberapa tahap. Itu sebabnya pemasangan implan gigi memerlukan konsistensi pasien demi hasil yang terbaik. Ketahui jadwal dokter gigi di unit-unit RS Bunda Group sekitar Anda dan reservasi kunjungan Anda di sini. Kunjungi juga laman informasi kami untuk menemukan layanan-layanan kesehatan lainnya.








www.bunda.co.id

Senin, 21 Maret 2022

13 Penyakit Gigi dan Mulut yang Paling Umum

Posted by Bundamedik Healthcare System on 09.19 with No comments

Masalah penyakit gigi dan mulut menjadi gangguan yang sangat meresahkan bagi banyak orang. Selain membuat diri sendiri tidak nyaman, penyakit gigi dan mulut juga mempengaruhi bau mulut sehingga orang lain akan merasa kurang nyaman saat berbicara dengan kita. Perlu diketahui bahwa ada banyak sekali dampak negatif jika mulut mengalami gangguan. Sayangnya, masih banyak orang tidak mengenali gejala dari penyakit yang ada pada mulut maupun gigi.

Ada banyak sekali gangguan yang bisa muncul pada area tubuh tersebut. Untuk menghindari hal tersebut maka Anda perlu mengenali beragam gangguan yang bisa terjadi pada mulut.

Penyakit Gigi dan Mulut

Paling tidak, ada 13 gangguan umum yang bisa terjadi pada area gigi dan mulut. Dengan memahami setiap gangguan tersebut, maka Anda bisa melakukan tindakan pencegahan supaya tidak berubah menjadi gangguan yang fatal.

1.      Sariawan

Sariawan adalah salah satu gangguan yang sangat umum terjadi kepada siapa saja. Gangguan ini tidak mengenal umur atau gender. Namun, Anda bisa mencegahnya jika menjaga kebersihan mulut. Perlu diketahui bahwa sariawan terjadi karena ada jamur, luka tergigit, atau karena pemakaian gigi palsu. Banyak orang menganggap bahwa sariawan juga menjadi tanda bahwa tubuh kekurangan Vitamin C.

2.      Gigi Berlubang

Penyakit gigi dan mulut selanjutnya adalah gigi berlubang. Gangguan ini sering terjadi karena jaringan gigi telah berubah menjadi karies. Jika merasakan gejalanya, maka segera pergi ke dokter untuk konsultasi. Anda bisa mengunjungi RSU Bunda manapun untuk konsultasi mengenai gejala tersebut. Akan jauh lebih baik jika melakukan tindakan pencegahan. Dengan begitu, gangguan tersebut tidak berubah menjadi lebih berat.

3.      Gusi Berdarah

Ada juga gangguan berupa gusi berdarah yang bisa terjadi kepada siapa saja. Biasanya, jika sudah sampai berdarah maka ada yang salah dengan bagian tersebut. Salah satunya adalah karena kondisi kotor pada gusi. Anda bisa membeli obat khusus, namun jika pendarahan tidak juga berhenti dan masih terasa sakit maka lebih baik segera konsultasi ke dokter atau ahli gigi.

4.      Gigi Abrasi

Gangguan lain yang juga sering muncul adalah gigi abrasi. Penyakit gigi dan mulut tersebut diakibatkan oleh gesekan yang terlalu kuat secara terus menerus. Biasanya, gangguan seperti ini diakibatkan oleh banyak faktor, seperti terlalu keras dalam menyikat gigi. Oleh sebab itulah cara mencegahnya adalah dengan memperbaiki cara menyikat gigi agar lebih lembut namun tetap membersihkan gigi secara menyeluruh.

5.      Lubang Besar di Gigi dan Sisa Akar

Perlu dipahami bahwa karena jarang merawat area mulut, maka bisa muncul lubang besar pada gigi. Umumnya, makanan manis dan tidak meratanya saat menyikat gigi adalah beberapa faktor yang menjadi penyebab penyakit gigi dan mulut ini. Kondisi tersebut bisa menyebabkan rasa sakit pada area mulut. Bahkan, saat makan pun akan terasa tidak nyaman.

6.      Kanker Mulut

Salah satu penyakit gigi dan mulut yang sangat berbahaya jika dibiarkan. Penyebabnya bisa sangat beragam, termasuk kurangnya menjaga kebersihan area mulut sehingga terjadi penumpukkan bakteri. Jika dibiarkan, dampaknya bisa meluas ke seluruh area tubuh. Apalagi, rasa tidak nyaman bisa timbul kapan saja dan Anda tidak bisa lagi menikmati makanan seperti sebelumnya.

7.      Tumor Mulut

Selain kanker mulut, tumor mulut juga menjadi salah satu gangguan yang sangat berbahaya. Jika dibiarkan dalam waktu yang lama maka bisa menyebabkan kematian. Oleh sebab itulah Anda harus berhati-hati. Tumor pada area mulut terjadi saat ada benjolan daging yang tumbuh. Benjolan tersebut mampu mengganggu jaringan hidup pada area mulut rusak. Jadi, segera konsultasikan ke ahli atau dokter gigi jika muncul keanehan atau kejanggalan pada mulut.

8.      Periodontitis

Gangguan ini terjadi pada gusi di mana bisa menyebabkan kerusakan pada jaringan lunak. Artinya, Anda tidak boleh menganggapnya sebagai gangguan ringan. Jika dibiarkan, Anda bisa saja mengalami kerontokan gigi.

9.      Gingivitis

Penyakit ini pada dasarnya hampir sama dengan periodontitis. Gangguan ini sendiri merupakan peradangan pada area gusi yang menyebabkan bengkak. Jika mengalami gejalanya, segera pergi ke poli gigi untuk melakukan konsultasi dan penanganan yang tepat.

10.    Erosi Gigi

Penyakit gigi dan mulut lainnya adalah terkikisnya enamel gigi. Biasanya, hal ini karena terlalu sering terkena asam. Salah satu penyebabnya adalah saat Anda muntah dan mengeluarkan asam lambung.

11.    Glositis

Peradangan bukan hanya terjadi pada gusi, tapi juga terjadi pada lidah. Dalam beberapa kasus yang parah, glositis dapat mengganggu jalan nafas. Sebaiknya segera pergi ke dokter gigi jika Anda mulai merasa lidah kurang nyaman.

12.    Tumbuh Gigi Bungsu

Gangguan ini memang jarang terjadi, tapi saat sudah mulai terasa gejalanya akan membuat tidak nyaman. Pertumbuhan ini seringkali menimbulkan sensasi sesuatu yang mengganjal pada mulut dan terkadang menyebabkan rasa nyeri.

13.    Gigi Hipersensitif

Gangguan lainnya adalah gigi hipersensitif. Gangguan ini bisa dirasakan saat Anda mengkonsumsi makanan atau minuman dan merasakan ngilu. Biasanya, hal ini terjadi karena makanan atau minuman yang dikonsumsi terlalu dingin.

Beberapa gangguan pada mulut dapat berkembang menjadi kondisi fatal apabila tidak kunjung ditangani. Itulah mengapa Anda perlu melakukan pemeriksaan dental untuk memastikan kesehatan mulut dan gigi Anda terjaga. Ketahui jadwal dokter di unit-unit RS Bunda Group sekitar Anda dan reservasi kunjungan Anda di sini. Kunjungi juga laman informasi kami untuk menemukan layanan-layanan kesehatan lainnya.











www.bunda.co.id

Rabu, 16 Maret 2022

Lindungi Senyum Anda dengan Rutin ke Poli Gigi

Posted by Bundamedik Healthcare System on 11.45 with No comments

Penting untuk mencegah penyakit pada gigi dan mulut dibandingkan mengobati gigi yang sudah dalam kondisi buruk.  Namun, tak jarang ditemukan orang-orang yang mengabaikan hal ini. Sebaiknya, apabila gejala atau keluhan pada gigi dan mulut muncul, segera lakukan kunjungan ke Poli Gigi untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Kapan Harus ke Poli Gigi?

Apabila Anda merasakan gejala atau keluhan seperti di bawah ini, segera lakukan pemeriksaan ke Poli Gigi.

1. Timbul Rasa Sakit

Ketika makan, minum, atau bahkan mulut sedang tidak melakukan aktivitas apapun tetapi gigi terasa sakit, maka ini dapat menjadi tanda adanya kerusakan pada gigi. Penting untuk segera diperiksa di Poli Gigi agar dapat ditangani sebelum kerusakan pada gigi bertambah parah.

2. Gusi Mudah Berdarah

Darah saat menggosok gigi seringkali dianggap sebagai kecelakaan kecil semata, namun keluar darah ketika menggosok gigi bisa menjadi salah satu tanda adanya masalah pada gusi. Kemungkinan, terjadi peradangan atau iritasi pada gusi. Jika merasakan gejala ini, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan di Poli Gigi.

3. Bau Mulut

Bau mulut atau halitosis umumnya disebabkan oleh kebersihan mulut yang tidak dijaga dengan baik. Apabila bau mulut tetap tercium walaupun sudah menyikat gigi, maka salah satu penyebabnya adalah terdapat lubang pada gigi atau infeksi yang tidak dirawat. Segera periksakan apabila bau mulut tidak kunjung hilang.

4. Gigi Sensitif

Rasa nyeri atau ngilu pada gigi saat mengonsumsi makanan dingin, panas, ataupun asam menandakan gigi sensitif. Hal ini perlu juga menjadi perhatian Anda karena gigi sensitif disebabkan oleh adanya kikisan lapisan pelindung gigi atau enamel, gigi retak, patah, atau berlubang, serta menyusutnya gusi akibat teknik menyikat gigi yang kurang tepat. Periksakan ke Poli Gigi apabila Anda mengalami gejala gigi sensitif.

5. Timbul Luka di Rongga Mulut

Luka di rongga mulut seperti sariawan menjadi salah satu keluhan yang dialami oleh banyak orang. Luka bisa juga disebabkan karena adanya bagian gigi yang tajam, penggunaan perangkat gigi, kurang asupan vitamin, atau perubahan hormonal yang mengakibatkan adanya trauma tergigit.

Hal ini bisa diatasi dengan berkumur air hangat yang dicampur garam atau mengaplikasikan gel penghilang rasa sakit. Namun, apabila luka bertambah besar dan tak kunjung sembuh, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan di Poli Gigi agar mendapatkan penanganan yang sesuai.

6. Mulut Kering

Mulut kering atau xerostomia merupakan kondisi di mana rongga mulut kekurangan air liur. Faktanya, rongga mulut sangat membutuhkan air liur karena berfungsi sebagai pertahanan utama mulut terhadap kerusakan gigi, serta menjaga kesehatan jaringan lunak di rongga mulut. Apabila mulut kering dalam jangka waktu yang lama, segera periksakan ke Poli Gigi untuk mencegah kerusakan pada mulut.

Rutin Mengunjungi Poli Gigi

Penting untuk memeriksakan gigi secara rutin di Poli Gigi. Untuk anak berusia 0-1 tahun, disarankan untuk memeriksakan gigi sejak gigi pertamanya tumbuh. Untuk anak usia 1 (satu) tahun ke atas, sebaiknya melakukan pemeriksaan gigi setiap 6 (enam) bulan sekali, berlaku juga untuk usia remaja dan dewasa. Hal ini bertujuan agar penyakit pada gigi dan mulut dapat dicegah sebelum terjadi kerusakan yang lebih parah. 

Spesialisasi Gigi

Berikut merupakan cabang spesialisasi dokter gigi yang ada di Indonesia.

  • Endodontis atau Spesialis Konservasi Gigi (Sp. KG)
  • Spesialis Penyakit Mulut (Sp. PM)
  • Spesialis Bedah Mulut (Sp. BM)
  • Ortodontis atau Spesialis Ortodonsia (Sp. Ort)
  • Periodontitis atau Spesialis Periodonsia (Sp. Perio)
  • Pedodontis atau Spesialis Kedokteran Gigi Anak (Sp. KGA)
  • Spesialis Prostodonsia (Sp. Pros)

 

Gigi Sehat bersama Bunda

Ternyata, penting sekali untuk memastikan kesehatan gigi di Poli Gigi. Gigi dan mulut yang sehat tentunya akan memberikan kenyamanan bagi Anda ketika melakukan kegiatan sehari-hari, khususnya aktivitas yang menggunakan rongga mulut seperti makan dan minum.

RS Bunda Group hadir menjadi solusi bagi Anda untuk melakukan pemeriksaan rutin pada gigi dan mulut Anda di Poli Gigi Bunda yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas berteknologi maju dan tim pemeriksaan gigi yang berpengalaman. Ketahui jadwal dokter di unit-unit RS Bunda Group sekitar Anda dan reservasi kunjungan Anda di sini. Demi kemudahan Anda dan keluarga, kunjungi juga laman informasi kami untuk mendapatkan layanan-layanan RS Bunda Group selengkapnya mengenai layanan kesehatan lainnyan sesuai kebutuhan Anda.




 






www.bunda.co.id

Senin, 07 Maret 2022

Klinik Anak untuk Tumbuh Kembang Buah Hati

Posted by Bundamedik Healthcare System on 10.49 with No comments

Kesehatan buah hati tentunya menjadi prioritas bagi para orang tua. Tentunya, menyaksikan pertumbuhan dan perkembangan anak memberikan kebahagiaan tersendiri, terutama ketika anak dapat bertumbuh dengan sehat. Salah satu cara memastikan kesehatan tumbuh kembang anak adalah melalui konsultasi dan pemeriksaan dengan dokter spesialis anak di klinik anak. 

Dokter spesialis anak tidak hanya secara khusus memberikan pengobatan pada anak yang sakit, tapi juga mencegah timbulnya penyakit pada anak yang sehat. Hal ini menunjukkan bahwa kehadiran klinik anak menjadi aspek penting dalam proses tumbuh kembang anak. Lalu, apa saja yang perlu dipersiapkan ketika mengunjungi klinik anak? Simak pembahasannya di bawah ini!

Persiapan Mengunjungi Klinik Anak

Pada dasarnya, apabila orang tua dapat memberikan informasi mengenai riwayat kepada dokter spesialis anak di klinik anak secara lengkap, maka pemeriksaan pada anak akan menjadi lebih mudah. Catatan seperti keluhan atau gangguan yang anak rasakan bisa membantu dokter spesialis untuk mendiagnosis anak. Selanjutnya, beberapa informasi lain yang dapat berguna seperti riwayat kesehatan saat mengandung anak, riwayat persalinan, laporan tumbuh kembang anak, serta riwayat imunisasi anak.

Pemeriksaan Kesehatan di Klinik Anak

Berikut merupakan berbagai bentuk pemeriksaan kesehatan tumbuh kembang anak di Klinik Anak:

  • Evaluasi pertumbuhan dan perkembangan anak, termasuk mendeteksi gangguan yang dialami anak.
  • Edukasi pada orang tua mengenai keamanan, gaya hidup, serta cara pemberian ASI pada bayi.
  • Imunisasi anak.
  • Monitor kondisi bayi prematur serta memberikan penanganan yang dibutuhkan.
  • Diagnosis penyakit dan kondisi tertentu pada anak, meliputi infeksi saluran pernapasan, diare, infeksi telinga, infeksi kulit, alergi, malnutrisi, dan kanker.
  • Penanganan berbagai kondisi yang mampu menyerang anak, seperti kelainan genetik, cedera fisik, alergi, kelainan autoimun, cedera fisik, masalah gizi, serta kanker.
  • Pemeriksaan gangguan mental pada anak dan remaja, termasuk gangguan tumbuh kembang, kecemasan, dan depresi.
  • Rujukan oleh dokter spesialis anak apabila anak membutuhkan perawatan dari dokter spesialis lainnya.

Penyakit yang Ditangani di Klinik Anak

1. Dokter Spesialis Alergi dan Imunologi Anak

Masalah sistem kekebalan tubuh (respon imun) yang menyebabkan alergi pada anak menjadi salah satu penanganan yang ditawarkan oleh dokter spesialis alergi dan imunologi di klinik anak.

2. Onkologi Anak

Pada bidang ini, dokter secara khusus mendiagnosis dan mengobati berbagai jenis kanker anak. 

3. Jantung Anak

Bidang ini berfokus dalam mendiagnosis dan mengobati masalah jantung pada anak.

4. Paru Anak

Dokter spesialis paru anak secara khusus mendiagnosis, merawat, dan menangani anak-anak yang memiliki masalah pernapasan dan penyakit paru-paru.

5. Reumatologi Anak

Pada ahli reumatologi, dokter spesialis mendiagnosis dan menangani gangguan muskuloskeletal, seperti rheumatoid arthritis dan nyeri kronis. 

6. Nefrolog Anak

Ahli Nefrolog berfokus pada pengobatan anak yang memiliki gangguan pada sistem kemih, seperti infeksi saluran kemih dan penyakit ginjal. 

7. Saraf Anak

Dokter spesialis saraf anak secara khusus merawat dan menangani gangguan saraf pada anak.

8. Dokter Anak Neonatal-Perinatal

Spesialis neonatal-perinatal berfokus dalam perawatan kesehatan bayi sebelum, selama, dan setelah bayi lahir.

9. Gastroenterologi

Dalam bidang ini, dokter spesialis secara khusus menangani kesehatan sistem pencernaan pada anak.

10. Endokrin Pediatrik

Dokter spesialis endokrin pediatrik secara khusus menangani sistem endokrin dan hormon pada anak. Salah satu kondisi yang ditangani oleh dokter spesialis ini adalah anak yang mengidap diabetes.

Topik Konsultasi

Berikut merupakan beberapa topik terkait tumbuh kembang anak yang bisa Anda konsultasikan bersama dengan dokter spesialis anak di klinik anak.

  • Keterlambatan motorik, baik kasar maupun halus.
  • Keterlambatan bicara bahasa.
  • Gangguan sosial.
  • Masalah perilaku dan kecerdasan.
  • Masalah makan.
  • Tak hanya itu, Anda juga bisa melakukan konseling bersama dengan dokter spesialis anak di luar pembicaraan mengenai tumbuh kembang anak, seperti:
  • Konseling prenatal mengenai pemberian ASI
  • Konsultasi laktasi

Melalui pembahasan mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan tumbuh kembang anak di Klinik Anak. Klinik Anak RSIA Bunda Jakarta hadir siap melayani Anda dan buah hati. Ketahui jadwal dokter di unit-unit RS Bunda Group sekitar Anda dan reservasi kunjungan Anda di sini. Demi kemudahan Anda dan keluarga, kunjungi juga laman informasi kami untuk menemukan layanan-layanan kesehatan lainnya.











www.bunda.co.id

Rabu, 02 Maret 2022

Fungsi Klinik Laktasi Bagi Kesehatan Bunda

Posted by Bundamedik Healthcare System on 09.58 with No comments

Pemberian ASI adalah salah satu aspek penting di masa pertumbuhan bayi, khususnya pada 6 (enam) bulan pertama. Akan tetapi, tidak jarang rasa sakit atau tekanan yang mereka alami menyebabkan Bunda menghentikan pemberian ASI pada bayi. Oleh karena itu, penting bagi Bunda untuk mendapatkan edukasi menyusui melalui konsultasi di Klinik Laktasi. Berikut penjelasan lengkap mengenai Klinik Laktasi.

Apa itu Klinik Laktasi?

Klinik Laktasi adalah salah satu tempat Bunda berkonsultasi dengan ahli laktasi dengan memberikan penyuluhan, dukungan, dan pelatihan sehingga Bunda dapat teredukasi mengenai ASI dan cara menangani masalah pemberian ASI. Walau terdengar sederhana, dampak kunjungan dan konsultasi dengan Klinik Laktasi bagi kesehatan Bunda cukup besar. Pasalnya, Bunda mendapatkan sosok yang mengerti apa yang Bunda rasakan ketika menyusui dan mampu memberikan solusi yang berguna bagi Bunda dan bayi. 

Tak hanya itu, Bunda juga bisa bertemu dan bertukar pikiran dengan Bunda lain yang memiliki kendala dalam pemberian ASI di Klinik Laktasi. Sebagian besar jawaban dari kendala yang Bunda alami ketika melakukan pemberian ASI dapat ditemukan di Klinik Laktasi.

Apa saja yang bisa dipelajari di Klinik Laktasi? Bunda akan diajari mengenai pentingnya pemberian ASI Eksklusif pada bayi, teknik pemberian ASI secara ideal, teknik memerah dan menyimpan ASI, dan juga cara menangani masalah atau kendala yang dialami ketika menyusui.

Pentingnya ASI Bagi Bunda dan Anak

Mengapa ASI sangat dianjurkan sebagai makanan terbaik bagi bayi? Hal ini dikarenakan kandungan zat gizi yang dimiliki ASI sangat sesuai untuk tumbuh kembang bayi. ASI mengandung protein, karbohidrat, lemak, dan mineral yang dibutuhkan bayi dalam jumlah yang proporsional.

Mengingat pentingnya asupan ASI bagi bayi, pemerintah juga telah menetapkan anjuran untuk memberikan ASI Eksklusif bagi bayi hingga berusia 6 (enam) bulan, tanpa menambahkan dan/atau menggantikan dengan makanan atau minuman lain.

Selain, ASI juga memiliki peran penting yang bermanfaat bagi Bunda, baik dalam segi kesehatan maupun emosional. Berikut manfaat penting ASI yang perlu kamu ketahui:

  • Dapat mengurangi tingkat depresi pada Ibu.
  • Meningkatkan sistem imun/kekebalan tubuh bayi.
  • Membantu memperkuat ikatan emosional antara Bunda dan bayi.
  • Meningkatkan kecerdasan anak.
  • Mengurangi risiko obesitas pada bayi.
  • Menjaga berat badan Ibu.

Kesalahan Umum dalam Menyusui

Walaupun menyusui menjadi salah satu proses alami antara Bunda dan bayi, seringkali masih ditemukan beberapa kesalahan umum yang kerap kali terjadi tanpa Bunda sadari, seperti:

  • Posisi menyusui kurang tepat.
  • Kurang memperhatikan kesehatan diri.
  • Mengabaikan stress.
  • Kurang mengosongkan payudara.
  • Tidak meminta bantuan.
  • Memberikan dot terlalu dini.
  • Tidak menyusui dalam rentang waktu lama.

Bunda dapat mengatasi masalah-masalah tersebut dengan berkonsultasi pada ahli atau tenaga medis di klinik laktasi. Selain itu, kunjungan Bunda ke klinik laktasi dapat mempertemukan Bunda dengan orang tua yang memiliki pengalaman serupa. Pertemuan ini dapat menjadi dukungan emosional bagi Bunda dengan mengetahui bahwa Bunda bukan satu-satunya orang tua yang kesulitan dengan ASI.

Konsultasi Laktasi

Bunda dapat berkonsultasi dengan tenaga medis yang memiliki pengetahuan mengenai serba serbi pemberian ASI di klinik laktasi. Di tempat ini, tenaga medis akan memberikan penyuluhan, dukungan, dan pelatihan pada Ibu untuk mendapatkan informasi dan untuk mengatasi masalah pemberian ASI.

Umumnya Bunda akan berkunjung hingga dua hingga tiga kali, selama 45 menit hingga 1 jam setiap kunjungannya. Sebagian besar masalah pemberian ASI dapat Bunda selesaikan dengan konsultasi di klinik ini.

Di klinik ini, tenaga medis terlatih akan menangani langsung masalah Bunda dalam memberikan ASI, dari posisi pelekatan mulut bayi ke payudara, cara melakukan penekanan pada payudara saat si Kecil, hingga bagaimana memposisikan si Kecil pada payudara yang sediaan ASI Bunda lebih banyak.

Pelekatan payudara dalam proses menyusu ini sangat penting karena mendukung keberhasilan pemberian ASI. Bila mulut anak kesulitan melakukan pelekatan pada payudara Bunda, sebaiknya jangan memaksanya untuk terus menyusu. Lepaskanlah lebih dulu mulut si Kecil dari payudara Ibu dan mulailah kembali.

Lakukan langkah beberapa kali bila anak belum bisa melakukan pelekatan dengan baik. Memaksa si Kecil menyusu pada payudara tidak akan berhasil. Pemaksaan akan justru menyebabkan bayi menjadi marah dan menolak menyusui.

Dalam beberapa kasus, tenaga medis juga akan menganjurkan konsumsi obat pelancar ASI. Demikian juga dengan pemakaian penyambung puting (nipple shield) yang kurang tepat dan sebetulnya tidak dianjurkan, terlebih sebelum produksi ASI melimpah (pada hari ke-4 atau ke-5 setelah melahirkan), karena dapat mengurangi produksi ASI.

Proses pemberian ASI oleh Bunda pada bayi memang tidak selalu berjalan mulus. Namun Bunda tidak perlu khawatir lagi, karena dengan klinik laktasi, Bunda telah memiliki tempat untuk berkonsultasi dan memeriksakan diri terkait dengan laktasi Bunda.

Ketahui juga jadwal dokter di unit-unit RS Bunda Group sekitar Anda dan reservasi kunjungan Anda di sini. Demi kemudahan Anda dan keluarga, kunjungi juga laman informasi kami untuk mendapatkan layanan-layanan RS Bunda Group selengkapnya mengenai layanan kesehatan lainnyan sesuai kebutuhan Anda.











www.bunda.co.id

Rabu, 16 Februari 2022

Poli OBGYN untuk apa? Berikut Perbedaan Obstetri dan Ginekologi

Posted by Bundamedik Healthcare System on 10.33 with No comments

Pada dasarnya OBGYN adalah unit kesehatan yang mengatasi semua masalah wanita terkait persalinan sampai ke organ reproduksi wanita. Klinik atau dokter spesialis ini sendiri dibagi ke dalam dua jenis sub spesialis, yaitu Obstetri dan Ginekologi. 

Obstetri adalah ilmu yang mempelajari tentang persalinan atau kehamilan baik itu dari proses konsultasi sebelum pembuahan sampai ke proses melahirkan. Sedangkan Ginekologi lebih dikhususkan ke ilmu organ reproduksi wanita seperti rahim, vagina, ovarium serta tuba falopi. Karena kedua ilmu ini berkaitan, poliklinik spesialis janin dan wanita akhirnya terbentuk dan sampai sekarang dikenal sebagai Poli OBGYN 

Pemeriksaan Obstetri Selama Masa Kehamilan

Berikut ini adalah sejumlah tugas yang dijalankan selama dokter Poli OBGYN memantau dan memeriksa pasiennya:

  • Memantau kesehatan dan perkembangan janin dengan menggunakan alat khusus yang biasa dikenal dengan USG (Ultrasonografi) secara rutin.
  • Memeriksa kondisi Bunda dan janin untuk memastikan bahwa nutrisi yang diberikan kepada anak cukup.
  • Memeriksa kondisi khusus yang dapat menimbulkan masalah untuk janin dan Bunda, seperti tekanan darah hingga kelainan genetik.
  • Memberikan arahan mengenai keluhan selama masa kehamilan.
  • Menjawab pertanyaan mengenai konsultasi seputar janin, kehamilan, masa persalinan dan nutrisi yang dibutuhkan untuk kedepannya.
  • Memastikan kapan waktunya anak akan dilahirkan dengan proses persalinan yang telah direkomendasikan.

Poli OBGYN juga menjadi tempat untuk pasien mengkonsultasikan seputar kesehatan wanita ataupun Bunda serta janin. Poli ini juga melayani berbagai macam pemeriksaan terkait alat reproduksi wanita, sehingga wanita pada usia awal pubertas juga boleh mengunjungi poli ini untuk mengetahui apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum memasuki usia dewasa. 

Masalah Kesehatan Organ Reproduksi Wanita

Selain mengatasi masalah kandungan, klinik Poli OBGYN juga mengatasi tipe gangguan di sistem reproduksi wanita. Ahli ginekologi memiliki prioritas untuk menangani semua jenis masalah yang dihadapi oleh wanita baik itu fisik atau psikologis. Berikut beberapa hal yang biasanya ditangani langsung oleh dokter sub spesialis ginekologi di dalam klinik OBGYN:

  • Masalah kesuburan.
  • Mengatasi masalah seputar menstruasi dan menopause.
  • Merencanakan program keluarga berencana.
  • Mengatasi masalah seputar disfungsi seksual.
  • Menyarankan penggunaan kontrasepsi dan sterilisasi saat berhubungan.
  • Mengatasi masalah yang berhubungan dengan penyakit menular tentang seksual.
  • Mengatasi masalah seputar tumor jinak dalam sistem reproduksi wanita seperti fibroid, kanker, atau kista ovarium.

Poli OBGYN untuk Apa Saja?

Masalah kesehatan memang perlu diperhatikan dengan lebih seksama apalagi jika berhubungan dengan sistem reproduksi. Sekarang ini klinik OBGYN bisa dikunjungi oleh siapa saja jika memang menghadapi kendala-kendala seperti berikut ini:

  • Pendarahan menstruasi tidak normal
  • Memeriksa kista dan fibroid rahim (pertumbuhan massa yang bersifat non-kanker di dalam rahim atau di luar rahim)
  • Menghadapi masalah pada bagian panggul
  • Butuh konsultasi mengenai program kehamilan
  • Butuh pengobatan masalah kesuburan atau infertilitas
  • Konsultasi jika aktif berhubungan seksual secara rutin
  • Memeriksakan masalah pada organ wanita

Sebenarnya, jika ditanyakan Poli OBGYN untuk apa, terdapat banyak ragam jawaban yang tentunya juga dapat menguntungkan Anda jika dijawab dengan tepat dan akurat. Ketahui jadwal dokter di unit-unit RS Bunda Group sekitar Anda dan reservasi kunjungan Anda di sini. Demi kemudahan Anda dan keluarga, kunjungi juga laman informasi kami untuk mendapatkan layanan-layanan RS Bunda Group selengkapnya. genai layanan kesehatan lainnya sesuai kebutuhan Anda.










www.bunda.co.id

Rabu, 09 Februari 2022

Percepat Pemulihan Pasca Persalinan dengan Teknik ERAS, Apa itu?

Posted by Bundamedik Healthcare System on 10.20 with No comments

Enhanced Recovery After Surgery atau ERAS adalah metode operasi untuk perawatan bedah guna mempercepat perawatan dan penyembuhan pasca operasi dan persalinan. Metode ini memungkinkan pasien untuk cepat pulih setelah tindakan operasi sehingga pasien tidak perlu berlama-lama di rumah sakit. Dan metode ini memang terbukti secara nyata.

Di berbagai negara maju lama penyembuhan dan perawatan setelah operasi memang menjadi suatu hal yang cukup memprihatinkan. Banyak ahli telah berupaya untuk bisa mempersingkat waktu penyembuhan dan perawatan pasca operasi. Maka dari itu kemudian metode ERAS mulai digunakan di berbagai negara untuk mempercepat masa kesembuhan pasca operasi. 

Apa Itu ERAS?

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, ERAS merupakan sebuah teknik yang dilakukan untuk mempersingkat waktu perawatan dan penyembuhan pada pasien pasca tindakan operasi. 

Metode ini menggabungkan berbagai teknik untuk dapat mempercepat kemampuan mobilisasi dini pada pasien saat sedang menjalani perawatan yang mana hal ini menyebabkan dapat menurun selama operasi sedang berlangsung.

Teknik ERAS umumnya menggunakan pisau sayatan yang khusus sehingga ketika digunakan pada saat proses operasi, tidak banyak merusak jaringan kulit. Hal ini tentu berdampak pada proses pemulihan pasca operasi. Dokter operator biasanya juga akan menjahit fascia dengan teknik jahitan satu-satu, sehingga jaringan yang rusak bisa lebih mudah untuk membentuk jaringan kulit yang baru. 

Selain itu, pasien ERAS biasanya juga akan diberikan minuman yang mengandung gula 2 jam sebelum operasi dilakukan. Hal ini bertujuan untuk dapat membantu proses mobilisasi tindakan operasi pada pasien.

ERAS juga memiliki varian ERACS atau Enhanced Recovery After Caesarean Surgery yang merupakan metode operasi untuk bedah persalinan demi keselamatan ibu dan anak. 

Rangkaian Proses Melahirkan dengan Metode ERAS 

  • ERAS juga dapat diaplikasikan pada Bunda dalam proses melahirkan agar dapat pulih dengan cepat. Namun, sebelum melakukan prosedur, penting untuk mengetahui beberapa rangkaian proses yang harus dilalui, yaitu:
  • Dua jam sebelum tindakan operasi, Anda harus mengonsumsi minuman yang mengandung gula sebagai sumber tenaga pada saat menjalani rangkaian operasi. Evaluasi perioperatif (penilaian untuk mendapatkan informasi kelayakan pasien untuk anestesi dan operasi serta menilai risiko pembedahan pasien) juga dilakukan oleh dokter yang akan menangani.
  • Dokter anestesi akan melakukan penilaian preoperatif yang mana anestesi akan dipilih dengan yang paling sesuai, juga melakukan anestesi menggunakan jarum spinal ukuran kecil agar tidak nyeri saat proses pembiusan.
  • Dokter kandungan akan melakukan operasi sesuai dengan peran dan ketentuannya. Teknik operasi yang digunakan juga teknik yang paling optimal sehingga operasi lebih cepat dan nyaman.
  • Selain melakukan anestesi, dokter anestesi juga ikut mengawasi dan memastikan agar setelah proses operasi rasa nyeri dan proses pemulihan kemampuan tubuh untuk bergerak dengan leluasa akan bisa lebih cepat tanpa terjadinya komplikasi yang serius.

Tahap Pemulihan

Setelah Anda melalui proses persalinan, Anda akan memasuki tahap pemulihan. Di tahap ini Anda akan pulih lebih cepat dan sudah bisa pulang dalam 24 jam kedepan. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat Anda lakukan setelah prosedur:

  • 2 Jam kedepan Anda sudah bisa duduk.
  • 6 Jam kedepan kateter dapat dilepas.
  • 10 Jam ke depan Anda sudah bisa pergi ke kamar mandi sendiri.
  • 24 Jam ke depan Anda bisa pulang.

Dengan metode ini juga para pasien dapat dengan cepat untuk pulang dan beristirahat di rumah. Anda juga dapat berkonsultasi lebih lanjut terkait teknik ERAS di RSIA Bunda Ciputat dan RSIA Bunda Jakarta. Ketahui jadwal dokter di unit-unit RS Bunda Group sekitar Anda dan reservasi kunjungan Anda di sini. Demi kemudahan Anda dan keluarga, kunjungi juga laman informasi kami untuk mendapatkan layanan-layanan RS Bunda Group selengkapnya. genai layanan kesehatan lainnya.















Kamis, 02 Desember 2021

Metode ERACS, Percepat Masa Pemulihan Setelah Persalinan

Posted by Bundamedik Healthcare System on 09.06 with No comments

Kekhawatiran Bunda tetang lamanya proses mobilitas dan pemulihan pasca persalinan caesar akan hilang dengan adanya metode Enhanced Recovery After Caesarean Surgery (ERACS), yakni metode pemulihan singkat setelah operasi sectio cesarea (SC).

Hal ini sudah dibuktikan oleh Bunda Nagita Slavina yang mempercayakan proses kelahiran anak keduanya di RSU Bunda Jakarta pada hari Jumat, 26 November 2021.

Metode ini membantu pasien mobilisasi dini dan beraktifitas secara normal segera setelah operasi sehingga memungkinkan proses pemulihan berlangsung cepat dan Bunda dapat segera menyusui dan merawat bayinya dengan nyaman.

Baca Juga: Percepat Pemulihan Pasca Persalinan dengan Teknik ERAS, Apa itu? 

Dokter anestesi akan memberikan jenis pereda nyeri yang baik dan aman bagi ibu dan bayi. Dengan meminimalisir rasa nyeri diharapkan mobilisasi dapat segera dilakukan seperti berjalan ke kamar mandi, menyusui si kecil, serta duduk dengan nyaman.

Penerapan metode ERACS untuk setiap Caesarean delivery di RS Bunda group memungkinkan lama perawatan rumah sakit yang lebih singkat dengan rasa nyeri yang minimal.