Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesehatan. Tampilkan semua postingan

Jumat, 11 Agustus 2023

Penyebab Asthenozoospermia: Gejala dan Cara Mengobati

Posted by Bundamedik Healthcare System on 01.30 with No comments

Ada banyak penyebab asthenozoospermia atau kelainan sperma yang terjadi pada pria. Kelainan sperma pada pria menjadi salah satu penyebab sepasang suami istri kesulitan mendapatkan keturunan karena proses pembuahan tidak berjalan secara sempurna. Segera reservasikan diri Anda ke layanan Morula IVF Bunda untuk konsultasi lebih lanjut.

Penting untuk Anda ketahui bahwa penyebab sulitnya wanita hamil bukan hanya dari faktor wanitanya saja, namun juga ada faktor besar dari pria. Bisa jadi rahim wanita sehat, namun sperma pria memang lemah. 

Cairan sperma keluar dari buah zakar pada saat pria mengalami ejakulasi. Sperma bukan satu-satunya cairan dari buah zakar, ada cairan lainnya yang keluar dari organ tubuh tersebut yakni air mani atau semen.

Apa itu Asthenozoospermia?

Asthenozoospermia merupakan kondisi sperma pria lemah pergerakkan sehingga tidak maksimal dalam perjalanannya menuju rahim wanita. Umumnya pria mengeluarkan sperma sehat dengan kemampuan berenang yang baik menuju sel telur wanita.

Jika kemampuan sperma berenang sangat baik maka mudah bagi wanita mengalami kehamilan karena sel telurnya telah dibuahi. Namun, apabila kondisinya sperma manjadi bergerak lemah karena adanya penyebab asthenozoospermia, sperma bisa mati kapan saja sebelum menyentuh indung telur dari wanita.

Anda tentu sering melihat gambaran rombongan sperma berenang menuju indung telur wanita, namun beberapa banyak dari sperma tersebut mati. Dari sekian banyak yang berenang, satu saja bertahan dan menjadi janin hingga akhirnya terlahir dari rahim wanita sebagai bayi.

Sel sperma subur atau fertil ketika memiliki kecepatan berenang 25 mikrometer per detik. Bila kurang dari itu maka harus Anda perlu mencari tahu apa yang menjadi sebab produksi sperma seorang pria tidak menempuh kecepatan tersebut.

Penyebab Asthenozoospermia

Ada banyak jenis gangguan kesuburan pada pria. Dampaknya bukan hanya mengganggu proses pembuahan pada wanita, namun juga menyebabkan kepercayaan diri serta berbagai kondisi fisik lain yang turut menurun.

Sayangnya, beberapa pria mengalami penyebab asthenozoospermia yang dipengaruhi oleh faktor berikut ini:

  • Pola hidup tidak sehat, contohnya mengkonsumsi alkohol terlalu sering dan juga kurang minum air putih dan makan sehat.
  • Terjadi infeksi yang disebabkan oleh paparan bakteri serta virus.
  • Cedera pada bagian testis, hal ini bisa terjadi karena adanya kecelakaan fisik, parah maupun biasa.
  • Bengkak pembuluh darah di skrotum.
  • Kanker testis.
  • Pernah melakukan operasi testis karena adanya penyakit tertentu.
  • Trauma panggul karena pekerjaan, contoh profesi yang sering mengangkat beban berat, seperti kuli bangunan, tukang panggul, dan pekerja lapangan lainnya.
  • Bawaan lahir atau faktor keturunan yang merupakan penyebab paling sulit dihindari.

Selain penyebab asthenozoospermia karena faktor genetik atau bawaan lahir, selebihnya bisa Anda hindari dari sekarang. Ubah pola hidup menjadi lebih sehat untuk menghasilkan sel sperma lebih kuat agar dapat secara mudah membuahi janin pasangan Anda.

Penanganan Asthenozoospermia

Motilitas sperma yang rendah bukan sebuah gangguan fatal yang sama sekali tidak bisa ditangani. Meskipun sebaiknya mencegah, namun ketika sudah menghadapi gejalanya langsung, sudah dipastikan pencegahan tersebut percuma. Untuk itu, kami berikan referensi cara penanganannya untuk para pria:

  • Berhenti mengkonsumsi alkohol dan rokok sepenuhnya. Anda bisa memulainya dengan mengurangi hari demi hari sampai akhirnya betul-betul terlepas dari ketergantungan rokok maupun alkohol secara utuh.
  • Konsumsi makanan bergizi, biasakan diri untuk selalu menerima asupan buah maupun sayur demi menjaga kesehatan tubuh. Konsumsi makanan bergizi juga sebagai cara untuk mengeluarkan racun dalam tubuh.
  • Jaga berat badan ideal supaya sirkulasi darah dan proses seluruh organ tubuh bekerja secara baik.
  • Hindari stress, jauhi apapun penyebab stress yang bisa menyebabkan banyak penyakit bagi tubuh. Stress bukan hanya memicu sakit mental, namun juga perlahan dapat menjadi penyebab asthenozoospermia dan berbagai penyakit lainnya.
  • Lakukan olahraga secara rutin sesuai takaran kebutuhan tubuh. Setiap orang memiliki kapasitas berbeda-beda terkait olahraga, lebih tepatnya sebaiknya konsultasi langsung kepada dokter.
  • Gunakan pakaian dalam longgar untuk menghindari penis terjepit dan sesak. Sirkulasi udara dari pakaian dalam longgar juga lebih baik daripada menggunakan pakaian dalam ketat.
  • Minum suplemen sesuai anjuran dokter. Lihat cara pemakaiannya pada kemasan kemudian konsumsi sesuai kebutuhan tubuh. Jangan berlebihan juga karena tidak baik bagi tubuh.

Solusi lainnya adalah dengan melakukan terapi hormon dan operasi. Dua jalan terakhir ini hanya bisa dilakukan oleh tenaga ahli. Anda harus menemui tenaga medis untuk mendapatkan proses tepat.

Ada banyak penyebab asthenozoospermia atau lemahnya sperma berenang menuju indung telur, atasi sekarang dan cegah bahayanya. Jika Anda mengalami gangguan kesuburan seperti di atas, Anda dapat melakukan reservasi pemeriksaan ke RSIA Bunda Jakarta, RSIA Bunda Ciputat, RSU Bunda Padang, dan RSU Bunda Margonda untuk mendapatkan layanan penanganan infertilitas dari layanan Morula IVF dari tiap unit RS Bunda Group tersebut. Ketahui juga jadwal dokter preferensi Anda untuk menemukan waktu kunjungan yang tepat, dan kunjungi laman informasi kami untuk layanan kesehatan lain.








www.bunda.co.id

Rabu, 09 Agustus 2023

9 Jenis Kelainan Sperma dan Akibatnya pada Kesuburan Pria

Posted by Bundamedik Healthcare System on 14.11 with No comments

Kelainan sperma merupakan salah satu penghalang pasangan dalam berumah tangga. Terjadinya kelainan sperma pada pria dapat menyebabkan kemandulan sehingga sulit untuk memiliki keturunan. Beberapa kelainan memiliki peluang mendapatkan keturunan dengan upaya lebih keras dan butuh terapi hormon untuk penanganan serius, namun beberapa kelainan lainnya akan membutuhkan bantuan.

Kelainan sperma umumnya dilihat dari buruknya mobilitas, atau pergerakkan sperma. Beberapa hal yang menjadi penyebab buruknya kemampuan gerak sperma dapat berasal dari terlalu banyak konsumsi alkohol, terpapar pada zat berbahaya, penyakit, rokok, narkoba, hingga buruknya nutrisi yang masuk ke tubuh. Selain motilitas, minimnya jumlah sel sperma dalam air mani juga dapat menjadi Anda mengalami kelainan ini. Segera reservasikan pemeriksaan diri Anda ke unit RS Bunda Group untuk mendapatkan pemeriksaan yang menyeluruh.

Penjelasan Kelainan Sperma 

Adanya kelainan sperma pada cairan yang dikeluarkan pria pada saat ejakulasi ini hanya bisa ditentukan setelah ada pemeriksaan laboratorium. Tidak boleh ada klaim dari pihak yang bukan ahlinya. Biasanya yang diperiksa di lab adalah jumlah, bentuk, dan juga geraknya.

Bentuk leher, kepala, serta ekor sperma sebaiknya diperhatikan betul untuk melihat apakah sperma sehat atau tidak. Anjuran ini telah diusulkan langsung oleh badan kesehatan dunia atau WHO. 

Pemeriksaan bisa cukup satu kali saja, namun beberapa orang mungkin butuh pemeriksaan lanjutan minimal 3 minggu setelah pemeriksaan awal. Umumnya, sebelum melakukan pemeriksaan, pasangan suami istri harus menunda hubungan seks selama 2-7 hari.

9 Kelainan Sperma yang Perlu Diketahui

Bukan hanya terdiri dari satu jenis gangguan, adanya ketidaknormalan pada sperma juga dapat dikelompokkan menjadi 9 jenis. Kesembilan jenis gangguan tersebut dapat dibedakan melalui penjelasan berikut ini:

1. Pyospermia 

Disebut juga sebagai leukocytospermia, kelainan ini menyebabkan volume sel darah putih lebih mendominasi pada sperma. Penyebab terjadinya gangguan ini karena ada penurunan kondisi kesehatan atau penyakit autoimun.

2. Necrozoospermia

Dalam kondisi ini, sperm pada pria mati sehingga tidak bisa melakukan pergerakan sama sekali. Penyebab pastinya belum ditemukan hingga saat ini.

3. Oligoasthenoteratozoospermia (OAT)

OAT adalah kondisi yang mencakup oligozoospermia (jumlah sperma sedikit), asthenozoospermia (pergerakan sperma tidak normal), and teratozoospermia (bentuk sperma abnormal). Kondisi ini merupakan salah satu penyebab gangguan kesuburan yang paling sering ditemukan pada pria. 

4. Teratozoospermia 

Gangguan ini ditandai dengan abnormalitas bentuk kepala dan ekor. Jika bentuk biasa hanya memiliki satu kepala dan ekor, gangguan ini menyebabkan sperma memiliki dua kepala.

5. Asthenozoospermia 

Kondisi ini menyebabkan pergerakan sperma tidak teratur atau tidak sesuai jalurnya. Biasanya kondisi ini banyak disebabkan oleh alkohol, paparan racun, narkoba, rokok, dan lainnya.

6. Oligozoospermia 

Oligozoospermia  terjadi karena jumlah air mani yang tidak sesuai atau sangat kurang dari semestinya. Untuk tingkat keparahannya terbagi ke dalam 4 tingkatan, yakni ringan, sedang, parah, dan ekstrem.

7. Azoospermia 

Kelainan ini datang dari kondisi kosongnya air mani. Kondisi azoospermia tipe ini bisa disebabkan oleh gangguan hormon yang membuat pria tidak bisa menghasilkan sperma, adanya kelainan pada testis, atau kondisi lain seperti hipogonadisme, hiperprolaktinemia, dan sindrom Kallmann.

8. Hypospermia 

Ini adalah kondisi dimana air mani keluar sedikit, yakni kurang dari 1,5 ml. Gangguan ini terjadi karena adanya kelainan genetik, hormon tidak seimbang, adanya kecacatan pada organ, serta ejakulasi retrograde (sperma tidak keluar melalui ujung penis dan masuk ke kandung kemih saat orgasm).

9. Aspermia

Gangguan terakhir aspermia, yakni kosongnya air mani sehingga cairan ejakulasi yang keluar sama sekali tidak mengandung air mani.

Dalam kondisi ringan, beberapa gangguan bisa diatasi sendiri tanpa bantuan medis. Sedangkan beberapa kondisi yang telah mengarah ke tingkat serius sebaiknya segera hubungi unit medis terdekat agar petugas kesehatan dapat mengarahkan pasien untuk melakukan pemeriksaan laboratorium untuk melihat jenis kelainan yang dialami. 

Mengatasi Kelainan Sperma Pada Pria

Untuk menjaga kesehatan alat reproduksi, pria bisa melakukan pencegahan sedini mungkin dengan menjalankan pola hidup sehat. Beberapa hal bisa menjadi solusi penanganan tepat apabila ada indikasi kelainan pada air mani, seperti:

  • Konsumsi makanan bernutrisi, hindari junk food dan makanan lain yang tidak sehat. Perbanyak makan sayur dan buah untuk memenuhi kebutuhan vitamin alami.
  • Olahraga sesuai kebutuhan tubuh dapat mencegah kelainan sperma. Jangan tidak berolahraga sama sekali, juga jangan berolahraga berlebihan karena berpengaruh pada produksi air mani dari tubuh.
  • Kegemukan bisa menjadi salah satu penyebab gangguan pada alat reproduksi. Mulailah diet sehat untuk mendapatkan bobot tubuh ideal.
  • Konsumsi vitamin C, D, E, dan C0Q10 untuk meningkatkan kesehatan organ reproduksi pada pria.

Memiliki permasalahan pada organ reproduksi membuat pria kerap kali merasa tidak percaya diri saat berhubungan intim. Berbagai kelainan sperma pada pria bisa ditangani cepat jika berobat cepat juga, sehingga sebaiknya Anda tidak menyembunyikan masalah Anda.

Reservasikan kunjungan Anda ke unit-unit RS Bunda Group terdekat untuk menerima pelayanan dan pemeriksaan mendetail. Anda juga dapat merujuk pada dokter pilihan Anda sesuai dengan jadwal dokter yang tersedia. Jika Anda memiliki keluhan kesehatan ain, silakan kunjungi laman informasi kami.














Senin, 07 Agustus 2023

Penyebab Kelahiran Prematur: Waspadai Tiap Faktornya!

Posted by Bundamedik Healthcare System on 14.19 with No comments

Kelahiran prematur bukan hal asing yang bisa terjadi pada ibu hamil. Kondisi tersebut dikabarkan bahkan dialami juga oleh pasangan selebriti tanah air, Lesty Kejora. Melahirkan dini merupakan kondisi dimana waktu melahirkan yang kurang dari waktu melahirkan pada umumnya. dalam kondisi kelahiran yang belum cukup bulan.

Setelah masa hamil selesai, wanita yang baru pertama kali menjadi seorang ibu dan keluarga harus memaksimalkan upaya untuk merawat dan menjaga bayi.

Jika anak terlahir prematur, maka ibu dan ayah juga memiliki tanggung jawab lebih besar, dari segi medis serta segi perawatan. Untuk menghindari kondisi prematur ini, Anda dapat mereservasikan kunjungan ke unit RSIA Bunda dan mengkonsultasikan kondisi Anda sebelum memulai program hamil.

Apa Itu Kelahiran Prematur?

Singkatnya kelahiran ini adalah kondisi dimana bayi terlahir ke dunia sebelum 9 bulan atau sebelum 40 minggu usia kehamilan.

Kasus kelahiran prematur ini memang bisa saja terjadi, namun jika tidak dicegah sedari hamil maka bayi berpotensi mengalami kondisi buruk. Pada kebanyakan kasus kelahiran prematur, Bunda dan bayi dapat menyelesaikan proses dengan selamat, namun dalam tumbuh kembangnya, anak akan rentan terpapar penyakit.

Lahir prematur merupakan salah satu penyebab terjadinya gangguan saraf pada bayi dan pemicu terjadinya kematian usia bayi di seluruh dunia. Melalui pengetahuan ini, kami akan mengajak Anda untuk memahami dan melakukan pencegahan dini pada masa kehamilan.

Faktor Penyebab Terjadinya Persalinan Dini

Tanda bayi lahir sebelum waktunya adalah ketika sudah terjadi kontraksi dan bayi harus dikeluarkan pada usia kandungan 37 minggu atau kurang dari itu. Adapun berbagai sebab kelahiran prematur yang menimpa ibu hamil bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Diantaranya faktor penyebab itu dapat dijabarkan dalam penjelasan berikut:

  • Persalinan terlalu dini, salah satunya disebabkan oleh infeksi pada saluran berkemih ibu hamil. Beberapa infeksi yang dimaksud adalah rubella, herpes simpleks, trikomoniasis, klamidia, toksoplasmosis, infeksi selaput ketuban, infeksi saluran kemih, dan infeksi bakteri vagina.
  • Mengalami penyakit tertentu, seperti solusio plasenta atau terlepasnya plasenta dari dinding rahim. Bisa juga mengalami inkompetensi serviks atau lemahnya rahim yang bisa terbuka sebelum waktunya. Pernah operasi pada rongga perut juga akan meningkatkan resiko kelahiran prematur.
  • Gaya hidup calon ibu yang tidak sehat ibu dapat mempengaruhi persalinan terlalu dini. Konsumsi alkohol semasa hamil, merokok, dan mengalami kelebihan berat badan juga memicu terjadinya persalinan belum cukup bulan.
  • Bisa juga karena adanya berbagai sebab lain, seperti hamil anak kembar, jarak kehamilan dari sebelumnya kurang dari 6 bulan, program bayi tabung, ada riwayat kelahiran prematur, mengalami trauma fisik saat hamil, usia ibu kurang dari 17 tahun atau lebih dari 35 tahun.

Berbagai penyebab tersebut dapat memicu persalinan tidak pada waktunya pada ibu hamil. Untuk beberapa sebab yang bisa dicegah, seperti konsumsi alkohol dan rokok sebaiknya dihentikan dari saat diketahui sedang mengandung.

Pencegahan ini demi kesehatan bayi semasa dalam kandungan dan tumbuh kembang kesehatan anak selama mereka hidup. Para ibu bisa berhenti dari kebiasaan kurang sehat setidaknya selama hamil dan menyusui ASI eksklusif 2 tahun.

Cara Mencegah Terjadinya Kelahiran Prematur

Edukasi diri sebanyak mungkin dari sumber terpercaya merupakan bekal sebelum masa persalinan. Salah satunya dengan membaca detail cara mencegah kemungkinan kelahiran prematur berikut ini:

  • Perhatikan jarak kehamilan dari anak sebelumnya. Akan sangat beresiko jika ibu sudah hamil kembali sementara jaraknya belum ada 18 bulan dari kelahiran anak yang juga prematur sebelumnya.
  • Jangan pernah mengkonsumsi alkohol dan rokok untuk sementara waktu jika memang tidak bisa menghilangkannya sepenuhnya. Ibu juga harus berhenti konsumsi narkoba karena kandungan dari zat-zat tersebut akan menyebabkan ketergantungan pada bayi yang baru lahir.
  • Jaga kesehatan dan kebersihan akses kelahiran untuk menghindari terjadinya infeksi pada saluran lahir bayi. Anda bisa menggunakan handuk baru untuk membersihkan area vagina setiap setelah buang air kecil. Bisa juga menggunakan tisu baru untuk menjaga kebersihan.
  • Perbanyak konsumsi asam folat untuk menutrisi bayi dan juga menjaga kesehatan kandungan. Biasanya asam folat ini akan diberikan oleh bidan ketika Anda melakukan kontrol kehamilan rutin.
  • Jaga selalu berat badan agar tetap sehat selama hamil. Jangan sampai berat badan ibu bertambah banyak, namun janin tidak bertambah sama sekali.
  • Untuk mencegah terjadinya persalinan dini selanjutnya adalah kendalikan masalah kesehatan bawaan. Contoh, ada riwayat darah tinggi atau diabetes, dsb. Lakukan pencegahan agar penyakit tidak kambuh dan tidak perlu konsumsi obat.

Inti dari semua pencegahan adalah menjalani pola hidup sehat secara lebih disiplin. Ketika hamil, ibu bukan hanya memikirkan kesehatan sendiri, namun juga harus memberikan nutrisi cukup bagi bayi. Pastikan ibu melakukan pencegahan kelahiran prematur secara tepat dan cepat.

Jika Anda memiliki risiko kehamilan prematur, segera reservasikan pemeriksaan diri Anda ke unit RSIA Bunda untuk mendapatkan pelayanan yang lebih spesifik. Dapatkan jadwal dokter preferensi Anda dan kunjungi juga laman informasi kami untuk mengetahui pelayanan-pelayanan kesehatan lainnya.


















Rabu, 02 Agustus 2023

Mengenal Apa Itu Tes AMH untuk Mendukung Program Kehamilan

Posted by Bundamedik Healthcare System on 14.24 with No comments

Salah satu langkah untuk mendukung keberhasilan program kehamilan adalah dengan melakukan tes AMH. AMH sendiri merupakan kepanjangan dari anti-mullerian hormone, yakni berfungsi mengukur kadar hormon anti mullerian dalam darah. 

Pemeriksaan AMH dapat dilakukan baik kepada pria maupun wanita. Hormon tersebut dihasilkan oleh organ reproduksi sejak lahir. Laki-laki menghasilkan AMH dalam jumlah tinggi sejak bayi hingga masa pubertas.

Sementara pada wanita, jumlah hormon anti mullerian yang dihasilkan saat sebelum puber hanya sedikit. Kadarnya akan meningkat ketika wanita memasuki masa pubertas dan menurun kembali saat menopause.  Jika Anda ingin melakukan tes AMH, silahkan reservasikan kunjungan Anda ke unit-unit RS Bunda Group terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan yang menyeluruh dan detil.

Pengertian Tes AMH

Lantas, apa yang dimaksud dengan tes Anti-Mullerian Hormone? Berkaitan dengan program kehamilan, pemeriksaan satu ini seringkali dilakukan untuk keperluan program bayi tabung atau fertilisasi in vitro. 

Program ini banyak dilakukan oleh pasangan suami istri yang mengalami kesulitan mendapatkan kehamilan. Pada program bayi tabung, pemeriksaan AMH dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui cadangan sel telur (ovum) yang dimiliki calon ibu. 

Dengan mengetahui cadangan ovum pada calon ibu, dokter bisa memperkirakan tingkat keberhasilan program bayi tabung secara lebih akurat. Melalui tes cadangan ovum, dokter bisa melihat bagaimana kualitas serta kuantitas sel telur calon ibu.

Apabila cadangannya tinggi serta kualitasnya baik, maka tingkat keberhasilan program bayi tabung juga tinggi. Anda perlu melakukan tes AMH jika ingin melakukan program hamil dengan bayi tabung.

Tujuan Tes

Secara umum, tes ini bisa dilakukan pada siapa saja, namun bagi orang dengan kondisi kelainan pembekuan darah atau sedang mengonsumsi obat pengencer darah perlu berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Pemeriksaan AMH dilakukan dengan cara mengambil sampel darah pasien, sehingga pada dua kondisi di atas memerlukan penanganan tersendiri. 

Pada dasarnya, pemeriksaan yang dilakukan dengan pengambilan sampel darah tersebut bukan hanya bertujuan untuk mendukung program kehamilan, namun tetapi juga bisa diaplikasikan pada kondisi lainnya. Pemeriksaan Anti Mullerian Hormone juga digunakan untuk tujuan berikut ini:

Memprediksi masa menopause dan penyebab menopause dini pada wanita
Mencari tahu penyebab tidak menstruasi
Membantu diagnosis PCOS (Polycystic Ovary Syndrome)
Pemeriksaan pada kasus ambiguous genitalia
Memantau pasien kanker ovarium

Persiapan, Prosedur dan Komplikasi

Sebelum melakukan pemeriksaan apapun, ada baiknya Anda mengetahui bagaimana langkah persiapan, prosedur, hingga risiko komplikasi. Berikut adalah penjelasan lengkapnya. 

1. Persiapan Tes AMH

Tidak ada persiapan secara khusus yang diperlukan sebelum melakukan tes ini. Namun apabila dilakukan untuk mendukung program bayi tabung, maka tes hormon AMH perlu berjalan dengan rangkaian pemeriksaan lainnya.

Tes tersebut diantaranya meliputi pemeriksaan penyakit infeksi, kondisi uterus, analisis semen pria, tes hormon FSH, LH, serta hormon lainnya. Pemeriksaan tersebut dijalankan pra prosedur pengambilan sel telur untuk dibuahi.

2. Prosedur Tes AMH

Pemeriksaan Anti Mullerian Hormone dilakukan dengan cara mengambil sampel darah pasien untuk kemudian menganalisisnya. Untuk keperluan mendukung program hamil, maka pasien dalam hal ini adalah calon ibu. 

Pertama-tama, tenaga medis akan mengikat lengan atas pasien dengan tujuan memperlambat aliran darah pada vena. Setelah itu, tenaga medis membersihkan area yang akan disuntuk untuk mengambil sampel darah menggunakan antiseptik. 

Setelah itu, tenaga medis menyuntikkan jarum steril ke pembuluh vena untuk mengambil sampel darah. Sampel darah tersebut disimpan dalam tabung tertentu yang diberi zat khusus sehingga darah awet dan tidak membeku. 

Apabila sampel sudah cukup, maka jarum dicabut dari area penyuntikan. Kemudian area tersebut dipasangi perban steril untuk menghindari infeksi maupun perdarahan. Tabung berisi sampel darah selanjutnya akan dianalisis di laboratorium.

3. Komplikasi Tes AMH

Pemeriksaan Anti Mullerian Hormone adalah prosedur sederhana dan umum dilakukan. Meski demikian, ada beberapa risiko yang jarang terjad,i namun masih mungkin Anda alami karena melibatkan pengambilan sampel darah. Risiko tersebut antara lain:

  • Rasa nyeri serta lebam di area penyuntikan
  • Infeksi 
  • Perdarahan
  • Penumpukan darah di bawah kulit (hematoma)
  • Pingsan

Tujuan Adanya Pemeriksaan Tes AMH

Pada saat menjalankan program hamil dengan fertilitas in vitro atau bayi tabung, calon ibu memerlukan tes anti mullerian hormone untuk mengetahui bagaimana kuantitas serta kualitas ovariumnya.

Sehingga kemampuan ovarium menghasilkan sel telur berkualitas dan dapat dibuahi oleh sperma dapat diprediksi secara lebih akurat. Pada pasangan yang sulit mendapatkan kehamilan, terkadang penyebabnya adalah pada masalah kesuburan dan kualitas sel telur. 

Melalui tes ini, jumlah sisa sel telur serta tingkat kesuburan dapat diperkirakan. Selain untuk program hamil, pemeriksaan AMH juga berguna untuk keperluan lainnya. Seperti diagnosis PCOS, penyebab tidak menstruasi, hingga penyebab menopause dini. 

Wanita dengan gejala PCOS atau polycystic ovary syndrome juga direkomendasikan melakukan tes satu ini. Gejala-gejala pada wanita dengan PCOS antara lain gangguan menstruasi, timbul jerawat, hingga kenaikan berat badan. 

Tes hormon AMH penting untuk mengetahui kemungkinan kesuksesan program bayi tabung yang akan dijalani. Reservasikan pemeriksaan Anda ke rumah sakit dengan spesialis kandungan dan fertilitas seperti unit-unit RS Bunda Group. Bila ingin mengetahui lebih lanjut, Anda juga bisa berkonsultasi pada ahli  atau dokter pilihan. Kunjungi laman jadwal dokter dan pilih waktu kunjungan Anda, atau laman informasi kami untuk pelayanan kesehatan lainnya.















Rabu, 27 April 2022

Menstruasi Tidak Teratur? Waspada! Berikut 10 Penyebabnya

Posted by Bundamedik Healthcare System on 14.03 with No comments

Siklus menstruasi tidak teratur umumnya terjadi pada wanita lanjut usia atau mereka yang memasuki fase menopause. Beberapa wanita muda juga berkemungkinan memasuki fase menopause dini sehingga jadwal mens berantakan. Segera reservaskan kunjungan Anda ke GynROSE Clinic untuk pemeriksaan menyeluruh.

Normalnya siklus mens berjarak 24 sampai 38 hari dari periode sebelumnya. Ada beberapa perempuan mengalami siklus tidak menentu, hal tersebut merupakan kondisi tidak teraturnya siklus datang bulan. Sebagian mungkin tidak mempermasalahkannya.

Namun, ketika masuk masa pernikahan dan berencana ingin memiliki anak, terkadang jadwal mens bertindak sebagai landasan program hamil dan penentuan usia kandungan. Akhirnya, butuh penanganan cukup serius untuk membuat jadwal haid teratur.

Kenali apa saja penyebab mens berantakan dan bagaimana cara mengatasinya secara tepat. Pastikan tidak perlu menunggu kondisi parah untuk melakukan pencegahan maupun penanganannya. 

Penyebab Menstruasi Tidak Teratur

Kondisi kesehatan perempuan, terutama pada alat reproduksi sangat berkaitan dengan terjadwal atau tidaknya waktu datang bulan. Jika Anda merupakan salah satu orang dengan siklus mens berantakan, beberapa faktor berikut ini dapat menjadi penyebabnya:

Gangguan pada kelenjar tiroid menyebabkan metabolisme tubuh ikut terganggu. Ketika metabolisme terganggu maka siklus menstruasi tidak teratur akhirnya rentan dialami oleh para wanita.
PCOS atau polycystic ovary syndrome, yakni kondisi kelainan hormon pada metabolisme tubuh. Syndrome ini membuat kinerja indung telur tidak berfungsi secara sempurna.
Penggunaan alat kontrasepsi sudah menjadi rahasia umum dapat mempengaruhi siklus mens pada wanita. Ada yang terus-menerus pendarahan selama beberapa waktu, ada juga yang justru lama tidak mengalami datang bulan.
Ketidakseimbangan hormon pada tubuh menjadi salah satu penyebab terjadinya gangguan sistem reproduksi pada wanita. Jalan penyelesaian dari gangguan ini adalah terapi hormon.
Amenorrhea adalah tidak terjadinya menstruasi pada suatu periode tertentu. Kondisinya bisa menimpa perempuan di atas 16 tahun belum juga haid. Atau lewat dari 3 sampai 6 bulan masa mens pertama, darah kotor tidak lagi keluar.
Pola hidup sehari-hari, salah satunya olahraga berlebihan menyebabkan menstruasi tidak teratur pada wanita. Olahraga memang bagus bagi kesehatan, namun harus juga memperhatikan proposional waktu dan intensitas latihan.
Mengalami kanker rahim menyebabkan seseorang mengalami siklus mens tidak terjadwal sampai kesulitan mendapatkan keturunan. Bahkan parahnya sampai tidak bisa memiliki anak sama sekali.
Adanya penyakit kronis pada tubuh, salah satunya kondisi gula darah terlalu banyak atau diabetes. Hal ini menjadi pemicu kesuburan wanita berkurang.
Penyakit autoimun celiac yang dapat membuat tubuh mengkonsumsi gluten sehingga menyebabkan rusaknya usus halus. Ketika usus halus rusak maka menyebabkan penurunan kondisi kesehatan pada wanita.
Penyebab menstruasi tidak teratur terakhir adalah adanya kista atau benjolan pada rahim sehingga darah kotor sulit keluar melalui jalan semestinya. Anda dapat menangani gangguan dengan konsumsi obat atau pengangkatan benjolan melalui operasi.

Beberapa orang dengan siklus mens tidak terjadwal merasa baik-baik saja selama bisa bereproduksi secara baik dan sesuai rencana. Namun, beberapa lainnya merasa membutuhkan penanganan medis karena tujuan tertentu.

Paling banyak perempuan melakukan konsultasi terkait jadwal haid kepada dokter kandungan setelah ada program hamil. Padahal, pemeriksaan perlu dilakukan sedini mungkin agar pengobatan juga dapat memberi hasil semaksimal mungkin.

Tips Membuat Jadwal Menstruasi Teratur

Jangan dulu panik ketika siklus menstruasi tidak teratur karena pada kondisi tertentu, Anda bisa mengatasinya sendiri di rumah. Lakukan berbagai tips ini untuk mendapatkan kembali jadwal mens terkendali:

  • Yoga memberikan banyak manfaat untuk kesehatan fisik maupun mental. Ternyata olahraga ini juga memberikan banyak manfaat baik, salah satunya untuk menjaga kesuburan organ reproduksi wanita.
  • Rutin melakukan olahraga sesuai kebutuhan tubuh. Jangan terlalu berlebihan karena justru hal tersebut membebankan badan.
  • Konsumsi buah nanas minimal 80 gram per hari dapat membantu Anda mendapatkan jadwal haid teratur. Nanas mengandung banyak protein dan vitamin yang penting bagi tubuh.
  • Menambah asupan vitamin D dan B karena biasanya faktor penyebab tubuh kurang subur karena kekurangan kedua asupan vitamin tersebut.
  • Paling sering menjadi kendala adalah bobot tubuh berlebih sehingga menyebabkan infertilitas organ reproduksi. Demi mengatasinya, Anda perlu melakukan diet sehat.

Jangan abai ketika jadwal menstruasi tidak teratur, meskipun Anda sedang tidak dalam program hamil. Kunjungi rumah sakit dengan spesialisasi kandungan seperti unit-unit RS Bunda Group untuk mendapatkan penanganan terbaik. Reservasikan kunjungan Anda jika dirasa siklus menstruasi mulai tidak seperti biasanya. Jika Anda ingin mengunjungi dokter pilihan, pelajari jadwal dokter untuk menemukan waktu kunjungan terbaik. Anda juga dapat menemukan layanan kesehatan lainnya di laman informasi kami.














Rabu, 20 April 2022

Apa Itu Medical Body Composition Analyzer? Ini Manfaatnya untuk Tubuh

Posted by Bundamedik Healthcare System on 11.31 with No comments

Body composition analyzer merupakan sebuah sistem medical check up yang digunakan untuk mengukur massa lemak, kondisi air dalam tubuh, otot, rangka, hingga berbagai macam jaringan dalam tubuh. Analisis ini digunakan untuk mengukur kadar nutrisi yang sebenarnya seseorang buthkan.

Komposisi tubuh mengacu pada segala sesuatu di tubuh dan umumnya diketagorikan menjadi beberapa kompartemen yang berbeda. Dua kompartemen yang umum digunakan adalah massa lemak dan massa non-lemak.

Jika keduanya berubah sekaligus, Anda mungkin tidak melihat adanya perubahan pada berat badan.

Misalnya, jika Anda mulai berolahraga, Anda mungkin mendapatkan dua pon otot di bulan pertama. Pada saat yang sama, Anda mungkin kehilangan dua pon lemak karena membakar lebih banyak kalori melalui olahraga atau perubahan pola makan. Reservasikan kunjungan Anda ke unit-unit RS Bunda Group terdekat untuk mendapatkan pemeriksaan Body Composition Analyzer yang menyeluruh. 

Menentukan Komposisi dalam Tubuh

Body composition analyzer dapat membantu menentukan massa indeks tubuh yang sehat dan mencegah datangnya berbagai macam penyakit. Berikut cara terbaik dalam melakukan pengukuran secara efektif dan akurat.

1. Kapiler Kulit (Skin Calipers)

Tes ini menggunakan alat yang berbentuk seperti jangkat untuk mengukur lemak dan tempat lemak itu berada. Hasilnya bisa dilihat langsung pada alat dan sangat akurat. Alat ini mengukur ketebalan lipatan kulit yang menggambarkan tebal lapisan lemak subkutan. Setelah angkat didata dan dirumuskan, hasil pengukuran ketebalan lipat kulit ini dapat digunakan untuk memperkirakan persentase lemak tubuh.

2. Penimbangan Bawah Air (Underwater Weighing)

Penimbangan bawah air atau pengujian hidrostatik adalah metode penentuan komposisi tubuh. Metode ini digunakan untuk mengukur kepadatan tubuh total seseorang menggunakan prinsip Archimedes yang menyatakan bahwa gaya apung pada objek yang tenggelam sama dengan berat cairan yang dipindahkan oleh objek.

Anda dapat menggunakan prinsip ini untuk menentukan persentase lemak tubuh seseorang karena kepadatan massa lemak dan massa bebas lemak bersifat konstan. Jaringan seperti tulang dan otot, lebih padat daripada air, dan jaringan lemak kurang padat daripada air, oleh karena itu, seseorang dengan lebih banyak lemak tubuh akan lebih ringan di bawah air, dan orang dengan lebih banyak otot akan lebih berat di bawah air.

3. Pod Tubuh (Bod Pod)

Pod tubuh merupakan metode body composition analyzer yang lebih nyaman digunakan dibandingkan dengan penimbangan bawah air. Sesuai namanya, pengukuran ini menggunakan alat semacam pod (tabung besar) yang akan pasien masuki untuk diukur dengan memanfaatkan udara.

4. Dual X-Ray Absorptiometry (DXA) Scan

Metode ini menggunakan alat sinar X tingkat rendah atau disebut juga dengan DEXAN Scan. Prosesnya dilakukan ke seluruh tubuh. Dengan begini dokter bisa mengetahui dimana saja kadar lemak terbanyak. Penilaiannya tergolong efektif karena jika sudah didata, dokter atau penguji biasanya langsung diberikan solusi apa yang harus dilakukan agar penurunan bisa terjadi.

5. Impedansi Bioelektrik (Bioelectrical Impedance)

Bioelectrical Impedance menentukan komposisi tubuh dengan mengalirkan arus listrik kecil ke seluruh tubuh. Berbagai jaringan tubuh (misalnya otot, lemak, tulang, dll.) memiliki kandungan konduktivitas listrik yang berbeda antara karena variasi kandungan airnya.

Perbedaan ini yang dimanfaatkan dalam pengujian dengan menganalisis kecepatan arus listrik kecil yang melewati jaringan. Dengan menghitung impedansi (hambatan arus listrik [Z]) dari arus listrik dari tiap jaringan, mesin dapat memperkirakan komposisi tubuh.

Manfaat Medical Body Composition Analyzer 

1. Menentukan Perencanaan yang Tepat dalam Mengurangi Lemak dan Meningkatkan Massa Otot

Body composition analyzer mampu memberikan angka secara pasti berapa kadar lemak dalam tubuh. Dengan demikian, Anda dapat melakukan perencanaan konsumsi nutrisi yang terbaik untuk Anda.

Selain itu, dari angka tersebut ada langkah terbaik untuk melakukan diet dengan peningkatan massa otot. Caranya dengan melakukan berbagai aktivitas sesuai dengan tingkat penumpukan lemaknya.

2. Memahami Risiko Munculnya Osteoporosis

Body composition juga akan menghitung juga berapa kepadatan tulang dalam tubuh sehingga membantu Anda dan petugas medis mengatasi osteoporosis. Jika hasil analisis mengindikasi adanya kerapuhan, setiap pasien bisa mencoba mencegahnya dengan diet makanan bergizi atau berolahraga sesuai dengan kebutuhan. Inilah pentingnya melakukan analisa terhadap komposisi tersebut.

3. Mengidentifikasi Risiko Kesehatan Tubuh untuk Jangka Panjang

Manfaat berikutnya dari body composition analyzer untuk mengidentifikasi risiko kesehatan Anda dalam jangka panjang. Perlu diketahui, bila ada satu saja masalah dalam tubuh, biasanya akan menjalar.

Hal ini terjadi karena adanya sebab dan akibat, contohnya saja lemak yang tertimbun di sekitar perut, bisa saja merupakan indikasi resiko gangguan jantung dan dapat menimbulkan gejala yang berat. 

Risiko kondisi kesehatan tidak terjadi begitu saja, melainkan secara perlahan dan memiliki efek yang akan bertahan dalam waktu yang cukup lama. Dengan mengetahui kadar lemak membuat Anda mengerti harus bagaimana agar kesehatan tetap terjaga.

Tips Memperbaiki Komposisi Tubuh

Untuk bisa memperbaiki komposisi tubuh ini, setiap orang harus melakukan latihan. Misalnya, melakukan olahraga. Intinya bagaimana caranya lemak dalam tubuh bisa terbakar sempurna, sehingga mampu mengubahnya menjadi energi.

Jaga pola makan agar hasil body composition analyzer bisa sesuai dengan keinginan dan kesehatan akan terus terjaga. Jika Anda ingin melakukan pemeriksaan tubuh, tiap unit RS Bunda Group siap melayani reservasi Anda. Terdapat jadwal dokter yang dapat Anda pelajari untuk menemukan waktu kunjungan terbaik, atau kunjungi laman informasi kami untuk menemukan layanan kesehatan yang sesuai dengan Anda.















Senin, 18 April 2022

Wajib Tahu! Proses Hemodialisis di RSU Bunda Jakarta

Posted by Bundamedik Healthcare System on 10.49 with No comments

Proses hemodialisis sekarang dapat dilakukan dengan mudah karena, tidak lagi menggunakan  cara manual namun dengan peralatan canggih. Dalam kedokteran modern, prosedur hemodialisis juga sudah menjalani riset panjang terlebih dulu agar tidak mengganggu fungsi berbagai organ. Reservasikan kunjungan Anda ke RSU Bunda Jakarta untuk konsultasi lebih mendetail mengenai hemodialisis.

Pengertian Hemodialisis

Hemodialisa atau hemodialisis adalah terapi cuci darah di luar tubuh untuk pengidap masalah ginjal. Tubuh manusia dapat mencuci darah secara alami, namun jika ada komplikasi yang parah pada ginjal, maka tubuh manusia akan sulit mencuci darah dengan baik.

Ginjal bertanggung jawab menyaring darah dan membentuk zat-zat yang menjaga tubuh agar tetap sehat. Ketika ginjal tidak mampu bekerja dengan baik, maka pemilik ginjal akan membutuhkan proses cuci darah menggunakan bantuan alat medis. Dengan kata lain, hemodialisis menggantikan peran ginjal agar manusia tetap dapat memiliki darah bersih.

Proses Prosedur Hemodialisis

Cara yang dilakukan adalah menggunakan mesin menyerupai ginjal buatan yang menggantikan peran organ manusia tersebut sehingga aliran darah tidak mengandung garam, kelebihan air, dan berbagai zat racun yang membahayakan tubuh.

Sebelum melakukan tugasnya, dokter hemodialisis akan memasukkan terlebih dulu jarum sebagai penghubung antara aliran darah dengan mesin hemodialisis. Selanjutnya, aliran darah akan dibersihkan dan dialirkan kembali sebagaimana fungsinya.

Bagi penderita gagal ginjal, teknik ini harus dilakukan setidaknya 4 jam per sesi. Dokter akan menetapkan dalam waktu satu minggu proses hemodialisis bisa dilakukan 1 hingga3 sesi agar kesehatan organ lain tetap terjaga.

Efek Samping dari Hemodialisis

Walau terlihat praktis dan mudah, sebenarnya dapat  menimbulkan efek samping yang perlu diketahui. Respons setiap pasien berbeda-beda, bahkan ada juga tidak merasakan apa-apa, semua kembali ke diri penderita. Beberapa efek samping yang umum muncul adalah:

1. Akses Vaskular Bermasalah

Efek samping pertama adalah akses vaskular yang bermasalah. Untuk membawa darah dalam jumlah besar ke dalam mesin dialiser selama proses hemodialisis, diperlukan pembuluh darah besar dengan aliran yang cukup kuat. Setelah dicuci dalam mesin ini, selanjutnya darah akan dikembalikan ke dalam tubuh melalui akses vaskular.

Akses vaskular inilah yang jarang mendapat perhatian. Kurangnya perhatian terhadap akses vaskular membuat bagian tersebut jarang dibersihkan, dan hal ini bisa menyebabkan infeksi akibat masuknya bakteri ke dalam tubuh melalui akses tersebut.

2. Tekanan Darah Rendah (Hipotensi)

Setelah melakukan proses hemodialisis biasanya Anda akan mengalami hipotensi atau disebut juga sebagai tekanan darah rendah. Kondisi ini memang sering terjadi, dan bagi penderita diabetes, kemungkinannya sangat tinggi.

Hal ini terjadi karena pada proses penyaringan kadar garam, air akan dikeluarkan sehingga,tubuh akan mengalami kekurangan volume air. Jika tubuh tidak mengkonsumsi air sesuai dengan kebutuhan, bisa terjadi dehidrasi sehingga mengalami mual atau muntah.

Selain itu, bisa saja pada saat proses penyaringan ada beberapa vitamin tubuh ikut tersaring. Kekurangan seperti ini bisa menimbulkan tekanan darah menjadi drop atau turun.

3. Detak Jantung Tidak Normal

Pasien yang menjalani hemodialisis tidak jarang merasakan irama detak jantung menjadi tidak normal. Ketidaknormalan ini dapat terjadi akibat peningkatan kadar kalium di dalam darah (hiperkalemia) karena tidak terbuang dengan baik.

Apabila tidak segera ditangani, gangguan pada detak jantung dapat menyebabkan kondisi yang lebih parah. Oleh sebab itu, kondisi ini akan dipantau dengan ketat oleh petugas medis RS Bunda untuk mendapatkan penanganan khusus agar ritme detak jantung kembali normal.

4. Anemia

Seperti faktor penyebab dari tekanan darah rendah, dimana saat proses penyaringan bisa saja ada beberapa mineral dan vitamin dalam tubuh ikut tersaring. Jadi, darah kekurangan vitamin dan mineral untuk disalurkan.

Kondisi ini perlu ditangani karena kebutuhan akan vitamin serta mineral tersebut berkurang drastis. Produksi darah akan berkurang, tidak heran bila proses hemodialisis ini dapat membuat Anda menjadi lemas.

Kondisi kekurangan darah akan terjadi beberapa jam setelah proses selesai. Bila cadangan dalam tubuh masih cukup, maka kondisi ini tidak akan terjadi. Oleh karena itu, usahakan untuk memenuhinya kembali.

5. Kram Otot dan Sendi Kaku

Efek samping terakhir adalah kram otot dan sendi kaku, hal ini terasa wajar karena aliran darah kurang lancar. Untuk meredakannya, Anda dapat mengompres di bagian yang terasa kram atau kaku agar sirkulasi yang terhambat bisa kembali lagi seperti semula.

Hemodialisis umum dibutuhkan oleh penderita gagal ginjal ataupun penderita jantung kronik. Anda juga bisa memulai penanganan hemodialisis jika Anda memiliki gejala gagal ginjal seperti mual, kelelahan, tingginya tekanan darah, atau hingga pembengkakan pada tungkai. 

Anda dapat melakukan pemeriksaan laboratorium untuk menentukan perlu atau tidaknya seseorang menjalani hemodialisis. Bila tes laboratorium menunjukkan tingkat zat beracun yang tinggi dalam darah, hemodialisis perlu dilakukan.

Oleh karena itu, disarankan melakukan hemodialisis di rumah sakit dan pastikan tenaga medis yang menangani Anda sudah mengetahui secara benar semua prosedur baik sebelum dan sesudah melakukan tindakan seperti yang unit-unit RS Bunda Group lakukan. Jika Anda membutuhkan penanganan hemodialisis, RSU Bunda Jakarta siap menerima reservasi Anda. Untuk konsultasi sebelum prosedur, ketahui jadwal dokter untuk menemukan waktu kunjungan yang tepat. Anda juga dapat menemukan layanan kesehatan lainnya di laman informasi kami.



















Rabu, 13 April 2022

Hernia Lipat Paha Pada Anak

Posted by Bundamedik Healthcare System on 11.33 with No comments

Hernia lipat paha atau Hernia Inguinalis pada anak merupakan hernia yang paling sering di temukan pada anak laki-laki daripada perempuan dengan perbandingan 10 banding 1. Angka kejadian pada bayi premature lebih tinggi, yaitu 13% pada kelahiran < 32 minggu, dan 30% pada kelahiran < 1.000 gram.

Mengapa Bisa Timbul Hernia Inguinalis?

Hernia Inguinalis terjadi ketika bayi masih dalam kandungan. Proses dimulai dengan timbulnya penojolan lapisan terdalam rongga perut yang disebut Peritoneum dan masuk kedalam scrotum (kantong kemaluan pada laki-laki) atau labium (bibir kemaluan pada perempuan). Penonjolan peritoneum dimulai pada minggu ke 12 kehamilan dan menutup spontan pada minggu ke 36-40 kehamilan.

Pada janin laki-laki, kantong peritoneum terjadi akibat tarikan testis (buah zakar) yang awalnya terletak dalam rongga perut, dan akan turun ke scrotum. Pada anak perempuan kantongterjadi saat pembentukan ligament yang akan mempertahankan posisi uterus (Rahim). Akibat terbentuknya kantong tsb., terdapat hubungan antara rongga perut dengan seluruh isinya (usus dll) dengan scrotum atau labium. Setelah penurunan testis atau pembentukan ligament selesal, kantong akan menutup dan hubungan dengan rongga perut hilang. Bila kantong tidak menutup sampai setelah lahir, akan timbul hernia lipat paha.

Gejala yang terlihat adalah bila terjadi kenaikan tekanan rongga perut misalnya saat menangis atau saat mengedan, usus akan terdorong masuk scrotum melalui lubang yang tidak menutup. Secara klinis akan terlihat timbulnya benjolan di lipat paha. Bila penderita berhenti menangis dan tekanan dalam perut menurun, benjolan akan hilang karena usus sudah masuk kembali kedalam perut.

Bagaimana Penanganannya?

Hernia lipat paha tidak bisa menutup sendiri sehingga untuk menghilangkan heria, kantong tsb harus ditutup. Penutupan dapat dilakukan dengan operasi "terbuka" atau dengan alat laparoscopy. Untuk Hernia, kedua teknik membuat luka kecil. Akhir-akhir ini Laparoskopi menjadi teknik popular terutama untuk operasi besar. Bila dilakukan dengan teknik "terbuka" operasi besar harus membuat sayatan besar. Operasi besar dengan laparoskopi ,lebar luka hanya beberapa centimeter, dengan nyeri yang ringan, sehingga lama perawatan dapat lebih singkat.

















Rabu, 06 April 2022

Pentingnya Vaksin HPV Pada Anak dan Dewasa

Posted by Bundamedik Healthcare System on 11.04 with No comments

Human papillomavirus atau HPV menyebabkan infeksi kulit termasuk kutil alat reproduksi. HPV juga menyebabkan beberapa jenis kanker di bagian belakang tenggorokan, pangkal lidah, amandel, dan organ kelamin. HPV menular melalui kontak langsung dengan penderita terutama saat berhubungan seksual. Oleh karena itu, penting untuk mendapatkan vaksin HPV bagi anak maupun dewasa.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) memasukkan vaksin HPV ke imunisasi dasar lengkap atas rekomendasi. Vaksin HPV ini bermanfaat untuk mencegah dan menurunkan jumlah kasus kanker genital, terutama kanker serviks. Vaksin ini juga penting untuk diberikan pada anak-anak yang memasuki masa remaja, juga dewasa yang belum pernah atau belum lengkap mendapatkan vaksin HPV.

Pentingkah Vaksin HPV?

Vaksinasi HPV  sendiri merupakan bentuk pencegahan penyakit yang disebabkan oleh Human Papilloma Virus (HPV) yang bisa ditularkan dari hubungan seksual. Penyakit yang disebabkan oleh HPV dapat dialami baik pada wanita maupun pria di antaranya kutil pada kelamin, kanker serviks pada wanita, kanker penis pada pria, serta kanker anus. HPV juga dapat menyerang pria karena selama ini banyak yang masih mengetahui HPV sebagai pemicu kanker serviks saja.

Berapa kali HPV diberikan?

Jika diberikan pada usia 9-13 tahun, vaksinasi sebaiknya dilakukan 2 kali dengan jarak 6-12 bulan. Sementara untuk mencapai proteksi yang optimal pada rentang usia 14-44 tahun, vaksinasi sebaiknya dilakukan sebanyak 3 kali, dengan masing–masing jadwal pemberian sebagai berikut:

  • Pada 1 atau 2 bulan setelah vaksin pertama, tergantung dari jenis vaksin yang digunakan. 
  • 6 bulan setelah vaksin pertama.

Pada bulan 0

Sebelum vaksinasi, dokter akan melakukan pemeriksaan terlebih dahulu untuk memastikan kondisi Anda dalam keadaan sehat. Jika sebelumnya sudah pernah melakukan hubungan seksual, maka Anda wajib melakukan pemeriksaan pap smear terlebih dahulu untuk mengetahui apakah Anda sudah terpapar kanker serviks. Apabila hasilnya bagus, maka vaksin dapat dilakukan sesegera mungkin.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Vaksinasi?

Vaksin HPV dapat diberikan kepada anak-anak, baik perempuan maupun laki-laki. Usia yang tepat untuk menerima vaksin ini adalah 10–13 tahun. Akan tetapi, orang dewasa yang belum pernah melakukan vaksinasi sebelumnya atau belum pernah berhubungan seksual juga masih boleh mendapatkan vaksinasi.

Efek Samping 

Efek samping yang paling umum setelah vaksinasi adalah reaksi lokal pada tempat injeksi, seperti nyeri, kemerahan, memar, dan bengkak. Selain itu, efek samping lainnya yang dapat terjadi, antara lain demam, sinkop, sakit kepala, mual, myalgia, ruam, urtikaria, pusing, dan rasa lelah.

Terjadinya sinkop terkadang dikaitkan dengan gerakan tonik-klonik atau seizure-like activity, dilaporkan setelah vaksinasi kuadrivalen (untuk mencegah infeksi HPV tipe 6,11,16, dan 18) sehingga dapat menyebabkan terjadinya cedera. Selain itu, vaksin HPV juga dapat memiliki efek samping yang berpotensi fatal atau mengancam jiwa, yakni reaksi hipersensitivitas atau anafilaksis, sehingga diperlukan observasi selama 15 menit setelah pemberian dosis.

Peringatan Sebelum Menerima Dosis

Vaksin HPV umumnya tidak direkomendasikan atau ditunda pemberiannya pada orang dengan kondisi berikut:

  • Memiliki atau pernah mengalami reaksi alergi yang parah terhadap vaksin HPV
  • Memiliki alergi terhadap lateks atau ragi
  • Sedang hamil, meskipun vaksin ini tidak memberikan efek yang buruk terhadap ibu hamil dan janin
  • Menderita penyakit berat

Vaksin HPV penting untuk didapat anak dan orang dewasa karena dapat melindungi diri dari potensi kanker. Ketahui jadwal dokter di unit-unit RS Bunda Group sekitar Anda dan reservasi kunjungan Anda di sini. Kunjungi juga laman informasi kami untuk menemukan layanan-layanan kesehatan lainnya.








Senin, 04 April 2022

Kehamilan di Masa Pandemi Covid-19

Posted by Bundamedik Healthcare System on 10.50 with No comments

Saat ini dunia sedang dilanda Pandemi COVID-19 (Corona Virus Disease 2019). Penyakit ini adalah penyakit menular yang disebabkan oleh Virus Corona SARS-CoV-2 yang mengakibatkan sindrom pernafasan akut yang parah. Covid pertama kali diidentifikasi pada Desember 2019 di Wuhan, Cina, dan sejak itu menyebar secara global, mengakibatkan pandemi yang berkelanjutan. Bagaimana kondisi kehamilan dapat melewati masa ini dengan lebih aman?

Penularan Covid-19 hanya dari manusia ke manusia melalui droplets yang bisa berasal dari batuk dan bersin penderita. Sebagian besar kasus menghasilkan gejala ringan atau bahkan tanpa gejala (asimptomatik), dan sekitar 10-15% perkembangan menjadi bentuk yang tidak biasa dari sindrom pernapasan akut (ARDS).

Sindrom ini kemungkinan dipicu oleh badai sitokin, kegagalan multi organ, syok septik, dan pembekuan darah, terutama pada pasien yang memiliki komorbid (penyakit penyerta) sebelumnya dan lanjut usia. Gejala umum termasuk demam, batuk, kelelahan, sesak napas, nyeri kepala dan kehilangan indra penciuman (Anosmia). Waktu dari paparan hingga timbulnya gejala (masa inkubasi) biasanya sekitar lima hari tetapi dapat berkisar dari dua hingga empat belas hari.

Apakah Ibu Hamil Beresiko Terkena Covid-19?

Menurut WHO, masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengerti lebih dalam dampak infeksi Covid-19 pada wanita hamil. Data penelitian masih terbatas, sehingga untuk saat ini belum ada bukti bahwa ibu hamil lebih beresiko dibandingkan populasi umum.

Meskipun demikian, Anda perlu tetap berhati-hati kehamilan itu sendiri membuat perubahan-perubahan di dalam tubuh dan sistem kekebalan tubuh. Data juga mengatakan bahwa dalam masa kehamilan, orang dapat sangat terpengaruh oleh beberapa infeksi saluran pernafasan. Hasil ini melaporkan kemungkinan gejala-gejala yang tidak jauh berbeda dengan populasi umum ke penyedia layanan kesehatan.

The New England Journal of Medicine juga melaporkan hasil swab screening universal untuk SARS-CoV-2. Dari hasil tersebut, wanita yang akan melahirkan di RS memiliki 84,6% hasil negatif, 13,5% hasil positif (tanpa gejala), dan 1,9% hasil positif dengan gejala.

Data ini menunjukkan potensi penularan dari ibu hamil kepada pasien lain dan tim medis yang membantu persalinan. Dengan demikian, sangat penting untuk rumah sakit melakukan screening pada setiap pasien dan memandu tim medis dalam menggunakan Alat Pelindung Diri (APD).

Bagaimana Ibu Hamil Melindungi Diri Terhadap Covid-19? 

Ibu hamil melindungi diri dari infeksi Covid-19 dengan melakukan pencegahan yang sama seperti populasi umum. Ibu hamil juga dianjurkan untuk menunda periksa kehamilan rutin kecuali keadaan darurat.

Anda direkomendasikan juga untuk mengkonsumsi Vitamin C, Vitamin D dan Zinc (Seng). Lakukan olahraga dan berjemur di pagi hari untuk memperoleh vitamin D dari paparan sinar matahari yang bisa membantu penyerapan Calcium dalam tubuh dan meningkatkan fungsi sel – sel imun tubuh. Olahraga sendiri tetap perlu untuk tetap menjaga sirkulasi kardiovaskuler dan otot – otot panggul lebih rileks.

Kapan Ibu Hamil Harus Memeriksakan Kehamilannya?

Untuk melindungi ibu hamil dari virus corona, Perhimpunan Obstetri dan Ginekologi Indonesia Jakarta Raya (POGI JAYA) menyarankan ibu hamil untuk menunda pemeriksaan rutin ke rumah sakit sementara waktu di masa-masa pandemi ini kecuali mengalami keadaan darurat. Jika memungkinkan, ibu hamil juga dapat memanfaatkan layanan Telemedicine untuk melakukan komunikasi dengan dokter yang bersangkutan tanpa harus ke rumah sakit.

Keadaan darurat kebidanan merupakan kondisi yang harus ditangani segera antara lain seperti perdarahan, kontraksi/nyeri perut hebat, pecah ketuban, mual dan muntah yang hebat, tekanan darah tinggi, nyeri kepala hebat, kejang dan tidak merasakan gerakan janin.

Apakah ibu hamil yang terinfeksi Covid-19 bisa menularkan  ke bayi didalam kandungan?

Sampai saat ini belum ada bukti adanya transmisi vertikal dari ibu hamil yang terinfeksi Covid-19 terhadap bayi yang dikandungnya. WHO juga mengatakan bahwa tidak ditemukan virus aktif pada sampel cairan ketuban dan air susu ibu (ASI). Meskipun demikian, Anda tetap harus berhati-hati dan menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin.

Syarat Vaksinasi Covid-19 Bagi Ibu Hamil

1. Suhu Tubuh 

Seperti peserta vaksin pada umumnya, ibu hamil yang hendak divaksin suhu tubuhnya harus di bawah 37,5 derajat Celsius. 

2. Tekanan Darah 

Tekanan ibu hamil harus di bawah angka 140/90 mmHg. Apabila hasilnya di atas 140/90 mmHg, maka dilakukan pengukuran ulang dengan jeda waktu minimal 10 menit. Jika masih tinggi, harus ditunda. 

3. Usia Kehamilan 

Usia kandungan ibu hamil harus setidaknya berada di trimester kedua, atau di atas 13 minggu. 

4. Tidak Ada Tanda-Tanda Preeklamsia 

Preeklamsia adalah komplikasi kehamilan yang terjadi karena adanya kondisi peningkatan tekanan darah disertai dengan adanya protein dalam urine. 

Tanda-tanda Preeklamsia meliputi kaki bengkak, sakit kepala, nyeri ulu hati, pandangan kabur, dan tekanan darah di atas 140/90 mmHg.

5. Tidak Memiliki Riwayat Alergi Berat 

Ibu hamil yang memiliki riwayat alergi berat juga harus menunda jadwal vaksinnya. Ciri reaksi alergi berat adalah seperti sesak napas, bengkak, atau bidur (titik atau bentol) di seluruh tubuh. 

6. Ibu Hamil Dengan Penyakit Penyerta Atau Komorbid 

Bagi ibu hamil yang memiliki penyakit seperti jantung, diabetes, asma, penyakit paru, HIV, hipertiroid/hipotiroid, penyakit ginjal kronik, atau penyakit liver sudah harus dalam keadaan terkontrol dan tidak ada komplikasi akut. 

7. Ibu Hamil Dengan Penyakit Autoimun

Ibu hamil yang mengidap autoimun atau tengah menjalani pengobatan seperti lupus, juga harus dalam kondisi terkontrol dan tidak ada komplikasi akut. 

8. Tidak Sedang Menjalani Pengobatan 

Terhadap ibu hamil yang sedang menjalani terapi pengobatan khusus seperti gangguan pembekuan darah, kelainan darah, defisiensi imun, dan penerima produk atau transfusi darah juga tidak diperkenankan menjalani vaksinasi hingga masa pengobatan selesai. 

9. Tidak Sedang Menerima Pengobatan Imunosupresan 

Ibu hamil dengan kondisi ini tidak dapat melakukan vaksin karena obat-obatan dikonsumsinya dapat melemahkan sistem imun tubuh. Contoh pengobatan imunosupresan adalah kortikosteroid dan kemoterapi. 

10. Tidak Terkonfirmasi Positif Covid-19 

Terakhir, ibu hamil juga tidak boleh dalam keadaan terinfeksi Covid-19. Jika pernah terinfeksi, minimal ibu hamil sudah negatif dalam waktu 3 bulan.

Untuk keamanan, Anda dapat memeriksakan diri ke rumah sakit yang menyediakan layanan telemedicine seperti unit-unti RS Bunda Group. Ketahui juga jadwal dokter di unit-unit RS Bunda Group sekitar Anda dan reservasi kunjungan Anda di sini. Kunjungi juga laman informasi kami untuk menemukan layanan-layanan kesehatan lainnya.
















Rabu, 30 Maret 2022

Waspada! Yuk Kenali Jenis Hepatitis dan Gejalanya

Posted by Bundamedik Healthcare System on 09.44 with No comments

Hepatitis adalah penyakit yang berhubungan dengan organ hati, atau peradangan pada organ hati atau liver. Hepatitis umumnya disebabkan oleh infeksi virus, tetapi dapat juga berasal dari kebiasaan minum alkohol, penyakit autoimun, serta zat racun atau obat-obatan tertentu.

Pencegahan sakit hepatitis A sampai E bisa dilakukan dengan menerapkan gaya hidup sehat sedari dini. Hindari berbagai penyebab datangnya penyakit karena jika sudah terpapar, tubuh harus terus bergantung pada obat dan wajib melalui serangkaian tes medis secara berkala.

5 Penyakit Hepatitis yang Disebabkan oleh Infeksi Virus

Ada dua sebab terjadinya peradangan hati pada tubuh seseorang. Pertama disebabkan virus, dan bukan karena virus. Untuk sakit yang disebabkan oleh paparan virus, ada beberapa jenis bisa diidentifikasi, diantaranya:

1.  Hepatitis A

Pertama ada jenis hepatitis A (HAV) yang menjadi endemik di negara-negara berkembang. Penyebab kemunculan penyakit ini karena adanya lingkungan tidak bersih dan kurang memperhatikan aspek kesehatan. Jenis hepatitis ini dapat menular melalui makanan, penggunaan air, dan juga kontak langsung dengan penderita. Jika dibiarkan maka peradangan hati ini akan semakin memburuk.

2.  Hepatitis B

Jenis hepatitis B atau HBV disebabkan oleh kontak langsung melalui darah, air mani, serta cairan tubuh dari orang yang telah terkontaminasi virus lainnya. Indikasi penularannya bisa melalui transfusi darah, penggunaan jarum suntik, dan penularan dari ibu ketika melahirkan sang anak. 

Potensi pengguna narkoba dengan kebiasaan bergantian menggunakan jarum suntik satu sama lain juga bisa terpapar HBV. Dari penggunaan obat terlarangnya sudah salah, ditambah lagi tidak safety dalam bertindak, tubuh otomatis akan bereaksi keras terhadap perbuatan manusianya.

3.  Hepatitis C

Disebut juga sebagai HCV (Hepatitis C Virus), jenis hepatitis ini terjadi karena adanya infeksi pada organ hati dimana proses penularannya tidak jauh berbeda dari kedua jenis sebelumnya. Proses penularan bisa melalui jarum suntik maupun alat seksual ketika berhubungan intim. Hingga saat ini, belum tersedia vaksin bagi penderita HCV.

4.  Hepatitis D

Varian D, atau HDV, termasuk varian jenis delta yang sebenarnya jarang ditemukan dan sama berbahayanya dengan virus lain. HDV untuk ditemukan pada penderita HBV karena keduanya butuh virus sama untuk berkembang biak. Belum ada vaksin untuk varian penyakit ini.

5.  Hepatitis E

Jenis hepatitis E adalah jenis terakhir. Penularannya sama seperti HAV, namun tingkat keparahannya bisa melebihi HAV, dan mudah ditemukan di negara berkembang seperti Indonesia. Belum ada vaksin untuk hepatitis ini, oleh karena itu menjaga pola hidup sehat merupakan kunci menghindari HEV berikut berbagai penyakit lainnya.

Jenis Hepatitis yang Tidak Disebabkan oleh Infeksi Virus

Faktor lain penyebab datangnya penyakit peradangan hati ini bisa juga karena bukan virus. Jika bukan karena paparan virus, maka ada dua varian harus diwaspadai, di antaranya adalah:

1.  Hepatitis Alkoholik

Hepatitis alkoholik adalah peradangan hati yang diakibatkan karena terlalu banyak mengonsumsi alkohol. Jenis hepatitis dapat berkembang menjadi sirosis apabila pasien tetap mengkonsumsi alkohol dan sirosis tidak dapat disembuhkan. Saat terjadi sirosis, jaringan hati yang normal akan rusak dan tergantikan oleh jaringan parut. Lambat laun hati akan berhenti berfungsi. 

Hepatitis alkoholik umumnya terjadi pada orang-orang yang berusia di atas 30 tahun dan meminum alkohol secara berlebihan dalam jangka waktu panjang. Lebih dari 35% peminum berat akan terjangkit hepatitis alkoholik. Dalam beberapa kasus, penyakit ini juga dapat terjadi pada orang-orang yang hanya mengonsumsi alkohol sekadarnya.

2.  Hepatitis Autoimun

Hepatitis autoimun adalah penyakit hepatitis yang cukup langka. Penyakit ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh keliru dan justru menyerang sel hati yang sehat. Hepatitis atau peradangan pada hati ini akan bertambah parah seiring waktu jika tidak segera ditangani.  Penyakit ini dapat muncul akibat kombinasi faktor genetik, gangguan autoimun, juga dari lingkungan. Pengobatan bisa memperlambat perkembangan penyakit, tapi tidak menyembuhkannya.

Hepatitis jenis pertama disebabkan oleh virus, dan hepatitis jenis kedua disebabkan oleh genetik maupun kebiasaan hidup. Keduanya sama-sama membahayakan, dan beberapa diantaranya belum memiliki vaksin atau penanganan permanen sama sekali.

Bila penanganannya terlambat, penderita akan mengalami sakit yang lebih parah dari sebelumnya. Dengan demikian, Anda harus mulai memperhatikan kesehatan diri serta membiasakan diri untuk hidup sehat sebagai tindakan preventif.

Periksakan diri Anda secara berkala ke rumah sakit RS Bunda Group atau unit BIC untuk menjamin kesehatan Anda begitu Anda merasakan salah satu dari gejala di atas. Ketahui juga jadwal dokter di unit-unit RS Bunda Group sekitar Anda dan reservasi kunjungan Anda di sini. Kunjungi juga laman informasi kami untuk menemukan layanan-layanan kesehatan lainnya.



 







www.bunda.co.id