• Manfaat Omega 3 Untuk Anak

    Omega 3 memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, salah satunya untuk kecerdasan otak. Omega 3 adalah asam lemak esensial, yaitu lemak yang diperlukan untuk kesehatan tetapi tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh. Asam lemak omega 3 dapat diperoleh dari ikan seperti ikan tuna .

  • Atasi Demam Pada Balita

    Demam pada balita sering terjadi. Demam bukanlah sejenis penyakit, tapi demam adalah tanda sistem pertahanan tubuhnya sedang aktif bekerja. Tidak jarang tubuh balita terasa hangat dan jika diukur hanya naik 0,5 derajat dibandingkan suhu tubuh normal, 36 derajat Celsius. Jika balita panas .

  • Rahim Menekuk Ke Belakang (Retofleksi)

    Rahim retrofleksi adalah letak rahim yang cenderung menekuk ke belakang, ke arah saluran pelepasan. Diperkirakan ada sekitar 30% wanita memiliki rahim retrofleksi. Mayoritas wanita memiliki rahim yang letaknya cenderung ke depan dan condong ke arah perut, yang dinamakan posisi rahim antefleksi. .

  • Kejang pada Bayi

    Kejang dapat terjadi sebagai akibat dari adanya kontraksi otot yang berlebihan yang berlangsung dalam jangka waktu tertentu dan di luar kendali. Tingginya suhu tubuh pada anak merupakan salah satu penyebab terjadinya kejang demam, istilahnya kejang deman (convalsio febrilis) atau stuip/step.

  • Kenali Penyakit Meningitis

    Meningitis merupakan peradangan pada selaputotak atau sumsum tulang belakang.Jika peradangan terjadi pada daerah tulang belakang dikenal dengan sebutan spinal. Sementara granial meningitis adalah sebutan meningitis yang menyerang daerah otak.

Selasa, 21 November 2017

Oral Hygiene (Kebersihan Mulut)

Posted by Bundamedik Healthcare System on 08.45 with No comments
Oral Hygiene (Kebersihan Mulut) adalah usaha menjaga kebersihan mulut dan lidah dari plak (bakteri dalam mulut yang bercampur dengan sisa makanan). Kebersihan Gigi dan Mulut yang tidak baik dapat menyebabkan bau mulut, kerusakan gigi dan radang gusi. Selain itu, dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan masalah kesehatan lainnya.

Tips sederhana menjaga kebersihan mulut adalah dengan menyikat gigi dua kali sehari (pagi hari dan sebelum tidur) dan membersihkan sela gigi dengan benang gigi (flossing).

Jangan lupa untuk kontrol ke Dokter Gigi 6 bulan sekali

Sumber : drg. Sirtha Noor Suci  – RSIA Citra Ananda



www.bunda.co.id
www.roboticsurgeryindonesia.com

Senin, 20 November 2017

Komplikasi Pada Bayi Saat Persalinan Normal

Posted by Bundamedik Healthcare System on 09.51 with No comments
Pada persalinan normal tidak banyak komplikasi bayi yang dijumpai karena ke­tiga komponen persalinan yaitu jalan lahir (passage), janin dan placenta (passenger), dan kekuatan his dan mengejan dapat bekerja sama dengan baik sehingga persalinan berlangsung dengan tatanan waktu yang tepat.

Ada beberapa hal yang menyebabkan kepala bayi cukup lama tertahan di dasar panggul yaitu terjadinya lilitan tali pusat, koordinasi kekuatan tidak sempurna, ter­dapat kesempitan panggul ringan. Keti­ganya dapat menyebabkan gangguan sir­kulasi darah kepala bayi sehingga terjadi edema (bengkak) kepala yang disebut ka­put suksedanium dan perdarahan di bawah kulit kepala bayi. Keadaan ini tidak mem­bahayakan, perdarahan atau kaput sukse­danium tidak memerlukan pengobatan dan akan menghilang dengan sendirinya.

Perawatan Setelah Me "Rooming In"
Konsep perawatan pasca-melahirkan yang dikembangkan pada persalinan normal sebenarnya mengikuti polo tradi­sional yang dikemas secara modern yaitu mobilisasi dini, rooming in, pemberian ASI. Polo im melalui penelitian terbuki mempunyai keuntungan bagi ibu maupun bayinya. Dalam pengawasan setelah mela­hirkan, dokter yang merawat ibu akan datang setiap hari atau setiap saat mem­berikan petunjuk perawatan.

Perawatan Pasca-Melahirkan

Mobilisasi Dini
Mobilisasi dini atau aktivitas segera. Di­lakukan segera setelah beristirahat bebera­pa jam dengan beranjak dari tempat tidur ibu (pada persalinan normal). Mobilisasi dini dapat mengurangi bendungan lokia dalam rahim, meningkatkan peredaran darah sekitar alat kelamin, mempercepat normalisasi alat kelamin dalam ke keadaan semula.

Rooming In
Konsep ini sudah dilaksanakan di pede­saan. Terbukti bahwa konsep ini mengun­tungkan karena perawatan langsung oleh ibunya, dapat memberikan ASI setiap saat, bayi tidak terlalu banyak kehilangan panas badan, meningkatkan perkembangan jiwa bayi karena merasa aman dan damai. La­tihan perawatan bayi secara moderen da­pat diajarkan pada ibu yang barn pertama mempunyai anak. Konsep rooming in ada­lah konsep lama dengan kemasan mo­deren. 

Pemberian ASI
Pemberian ASI selama mungkin di daerah pedesaan sudah biasa dilaksanakan masya­rakat, tanpa mengetahui bahwa pemberian ASI itu mempunyai keuntungan yang sa­ngat penting bagi bayi yaitu bahwa ASI siap setiap saat untuk diberikan, mudah dicerna dan sesuai kebutuhan dan pertum­buhan bayi, mempunyai antibodi khusus (tak ada pada susu formula), sampai 4 bulan pemberian ASI merupakan metode keluarga berencana (KB) yang handal. Be­berapa tahun yang lalu masyarakat tergiur oleh propaganda susu formula yang diang­gap mampu menggantikan ASI.


Dalam penelitian lebih lanjut ternyata banyak kerugian mental dan fisik bayi dengan susu formula, sehingga pemerintah beru­paya untuk mengembalikan fungsi ibu un­tuk memberikan ASI. Kalau dibandingkan susu formula, jauh dari kebutuhan bayi yang sedang tumbuh dan berkembang, apalagi susu formula tidak mempunyai bahan-bahan aktif seperti kasein dan antibodi tertentu. Itulah sebabnya pemberian ASI sangat digalakkan, sehingga tumbuh dan kembang bayi dapat lebih sempurna sebagai titik awal sumber daya manusia yang berkualitas.


















Penanganan Hemoroid dengan Tindakan Operasi

Posted by Bundamedik Healthcare System on 09.50 with No comments
Operasi akan disarankan jika pengobatan dan penanganan lain untuk wasir atau hemoroid telah dicoba dan tidak berhasil. Operasi juga bisa dilakukan jika hemoroid tidak cocok untuk pengobatan tanpa operasi. Ada banyak prosedur operasi untuk wasir.

Hemoroidektomi adalah operasi pengangkatan hemoroid. Biasanya dilakukan dengan bius umum. Anda akan tertidur dan tidak merasa kesakitan saat pengangkatan. Hemoroidektomi konvensional melibatkan pembukaan kecil dari anus. Ini berfungsi untuk memotong hemoroid. Anda butuh cuti kurang lebih tujuh hari untuk pulih kembali.

Pembedahan akan dilakukan pada jaringan di sekitar hemoroid. Pembuluh darah yang membengkak di dalam hemoroid akan diikat untuk mencegah pendarahan. Setelah itu, hemoroid diangkat. Area operasi mungkin dijahit tertutup atau dibiarkan terbuka. Kain kasa medis dipakai untuk menutupi lukanya.

Anda akan merasakan sakit dan nyeri setelah operasi atau bahkan berminggu-minggu setelahnya. Tapi ini bisa diatasi dengan obat pereda rasa sakit. Konsultasikan kepada dokter jika rasa sakit berlanjut. Kemungkinan hemoroid kembali setelah hemoroidektomi adalah 5%. Angka ini lebih rendah dibandingkan penanganan hemoroid tanpa operasi.

Untuk mengurangi risiko munculnya kembali hemoroid, menambah asupan serat dalam makanan sangatlah penting. Lakukan gaya hidup pencegahan hemoroid seperti di atas!

Transanal haemorrhoidal dearterialisation atau THD adalah operasi untuk mengurangi aliran darah ke hemoroid Anda. Biasanya dilakukan dengan pembiusan umum. Prosedur ini melibatkan memasukkan alat pemeriksa ultrasonografi Doppler yang berukuran kecil ke dalam anus. Alat ini menghasilkan gelombang suara yang tinggi, gelombang inilah yang membantu dokter bedah menemukan lokasi pembuluh darah  yang bengkak di dalam dan sekitar anus Anda. Pembuluh darah ini memasok darah ke hemoroid Anda.

Setiap pembuluh darah dijahit agar aliran darah ke hemoroid diputuskan. Proses ini membuat hemoroid menyusut atau mengecil beberapa hari setelahnya. Prosedur penjahitan ini juga bisa dilakukan untuk mengurangi hemoroid yang tergantung di luar anus.

THD merupakan operasi alternatif  yang terbukti efektif selain hemoroidektomi. THD menyebabkan rasa sakit yang lebih sedikit dibanding hemoroidektomi sehingga kepuasan dari penderita yang menjalani prosedur ini pun lebih tinggi. Sebagian besar orang yang menjalani THD bisa kembali ke aktivitas sehari-harinya lebih cepat daripada mereka yang menjalani prosedur operasi lain dalam penanganan wasir.

Ada risiko kecil terjadinya pendarahan dan rasa nyeri saat buang air besar setelah prosedur ini, tapi gejala ini akan membaik dalam beberapa minggu.

Stapled hemorrhoidopexy, Juga dikenal dengan istilah stapling. Ini adalah pilihan lain selain hemoroidektomi konvensional. Prosedur ini dilakukan untuk menangani hemoroid yang menggantung di luar anus. Langkah ini dilakukan dengan pembiusan umum, tapi prosedur ini jarang dilakukan karena memiliki risiko komplikasi yang serius.

Pada saat operasi, bagian dari anorektum atau bagian terakhir dari usus besar akan dijepit atau di-staple. Dengan begitu, kemungkinan hemoroid untuk menggantung di luar anus menjadi lebih kecil. Selain itu, pasokan darah ke hemoroid juga berkurang. Ini berakibat pada penyusutan hemoroid.

Waktu pemulihan prosedur penjepitan ini lebih cepat dari hemoroidektomi. Anda juga bisa kembali bekerja lebih cepat, yaitu sekitar tujuh hari setelah pelaksanaan operasi. Prosedur ini juga cenderung tidak terlalu menyakitkan. Tapi setelah penjepitan ini, lebih banyak pasien yang mengalami hemoroid yang menggantung di luar anus jika dibandingkan setelah operasi hemoroidektomi.

Terdapat sedikit komplikasi yang juga bisa terjadi setelah operasi ini. Komplikasi yang terjadi seperti munculnya fistula pada vagina wanita. Fistula adalah saluran yang terbentuk antara lubang anus dan vagina. Komplikasi yang lain adalah perforasi atau lubang pada rektum.

Penanganan lainnya seperti operasi dengan pembekuan dan operasi yang memakai sinar laser juga tersedia. Konsultasikan kepada dokter untuk tahu lebih banyak tentang cara pengobatan ini.
















Tanda Perkembangan Janin Yang Sehat

Posted by Bundamedik Healthcare System on 09.49 with No comments
Setiap Ibu hamil kadang-kadang merasa khawatir akan kesehatan janinnya. Hal ini wajar, karena Bunda tidak dapat melihat langsung keadaan si Kecil dalam rahim, sehingga beberapa pertanyaan seputar kesehatan si Kecil pun sering muncul, terutama pada kehamilan pertama. Apakah pertumbuhan dan perkembangan si Kecil normal di dalam kandungan? Apakah si Kecil dalam keadaan sehat? Namun, Bunda tidak perlu khawatir karena melalui beberapa pemeriksaan kehamilan oleh dokter, kita dapat mengetahui beberapa tanda janin sehat.

Perut Ibu membesar, Salah satu tanda janin sehat adalah adanya pertumbuhan selama kehamilan. Seiring dengan bertambahnya usia kehamilan, maka besar rahim Ibu akan menyesuaikan dengan besarnya janin. Pada kunjungan ke dokter atau bidan, biasanya akan dilakukan pemeriksaan besarnya rahim ibu, apakah sesuai dengan usia kehamilan atau tidak. Misalnya pada usia kehamilan 20 minggu, rahim kira-kira akan teraba setinggi pusar.

Kenaikan berat badan, 
Tanda janin sehat lainnya adalah bertambahnya berat badan Ibu. Bila Ibu hamil tidak mengalami kenaikan berat badan yang sesuai dengan bertambahnya usia kehamilan, maka si Kecil dalam rahim pun juga tidak mengalami kenaikan berat badan atau mungkin pertumbuhannya dalam rahim terhambat. Kenaikan berat badan Ibu hamil dianjurkan beberapa kilogram selama 3 bulan pertama, dan 1,5-2 kg per bulan hingga si Kecil lahir. Normalnya Ibu akan mengalami kenaikan berat badan 11-15kg selama kehamilan 9 bulan.

Detak jantung janin, Saat Ibu hamil akhir bulan ketiga atau masuk bulan keempat, detak jantung janin sudah dapat didengar dengan menggunakan alat Doppler. Alat ini akan merefleksikan detak jantung si Kecil yang menunjukkan bahwa ia sehat dan normalnya berdenyut 110-160 kali per menit.

Pergerakan janin, Sejak usia kehamilan 20 minggu, gerakan atau aksi tendangan si Kecil dalam rahim akan dirasakan bunda sebagai getaran dalam perut Bunda. Gerakan janin adalah salah satu tanda janin sehat yang dapat dirasakan Bunda. Setiap 4-6 jam dalam sehari, Bunda akan merasakan si Kecil menendang atau bergerak, dan lebih banyak pada malam hari saat Bunda makan atau beristirahat.

Pemeriksaan Ultrasonogram (USG), Dengan pemeriksaan USG, Bunda dapat melihat ‘foto’ si Kecil dalam rahim. Gambar ini akan membantu dokter memantau tanda janin sehat dan pertumbuhannya dengan mengukur beberapa parameter sesuai dengan usia kehamilan Bunda. Misalnya ukuran kantung kehamilan pada usia kehamilan beberapa minggu, dan mengukur diameter kepala, panjang tulang janin, mendeteksi organ dalam janin, dan melihat jenis kelamin janin.



















Menguak salah satu pengobatan kanker kemoterapi

Posted by Bundamedik Healthcare System on 09.27 with No comments
Kemoterapi  atau yang dikenal dengan kata kemo atau obat cito tosic adalah pengobatan yang menggunaan zat kimia atau  racun untuk memerangi sel-sel kanker. Sejarah pengobatan kemoterapi berawal dari pasca operasi militer Perang Dunia II. Saat itu beberapa pelaut   yang  terkena gas mustard ternyata memiliki jumlah sel darah putih yang sangat rendah. Umumnya sel darah putih tumbuh sangat cepat. Melihat hal ini, para dokter melakukan pengujian  terhadap pasien limfoma dengan menggunakan zat kimia yang terkandung dalam gas mustard. Alhasil zat itu memperlambat atau menghentikan  pembelahan dan pertumbuhan sel-sel kanker. Selama dua dekade beberapa  obat ditingkatkan dan telah terdapat  lebih dari 100 jenis obat kemoterapi.

CARA KERJA

Kemoterapi bekerja dengan cara menghentikan atau memperlambat pertumbuhan sel kanker yang tumbuh dan membelah cepat. Kemoterapi digunakan untuk: Pengobatan Kanker. Kemoterapi digunakan untuk menyembuhkan kanker dan mengurangi bahkan mencegah kekambuhan. Peredaan gejala kanker Kemoterapi dapat pula digunakan  untuk memperkecil tumor yang menyebabkan rasa sakit dan masalah lain.

CARA PENGOBATAN

Pengobatan kemoterapi dilakukan tergantung kepada jenis kanker yang diderita. Terdapat berbapa metode  pengobatan, diantaranya:
  • Topikal. Digunakan melalui krim yang dioleskan pada kulit.
  • Oral. Kemoterapi dalam bentuk pil, kapsul, atau cairan
  • Suntik. Diberikan melalui suntikan pada otot atau lapisan lemak misalnya di lengan atau perut.
  • Intraperitoneal (IP). Kemoterapi langsung diberikan ke dalam rongga perut yang terdapat usus, hati, dan lambung di dalamnya.
  • Intra-arteri (IA). Kemoterapi langsung dimasukkan ke dalam arteri yang menyalurkan darah ke kanker.
  • Intravenous (IV). Kemoterapi langsung dimasukkan ke pembuluh darah vena. Metode ini digolongkan yang
  • terbanyak.

EFEK SAMPING

Pada umumnya masyarakat langsung menghubungkan kemoterapi dengan efek  samping yang tidak nyaman. Sebenarnya  manajemen efek samping sejak 20 tahun terakhir telah membaik. Efek samping yang ditimbulkan kemoterapi bagi pasien bersifat subjetif dan kasuistis. Hal itu jenis, stadium, cara pengobatan, dosis dan toleransi pasien.

Efek samping kemoterapi muncul karena obat-obatan tersebut tidak memiliki kemampuan membedakan sel kanker yang berkembang pesat dengan sel sehat yang secara normal juga memiliki perkembangan pesat. Misalnya, rambut,  sel darah, sel kulit, serta sel-sel yang ada di dalam perut sehingga kemoterapi memiliki efek negatif.

Berikut adalah gejala efek samping yang bisa terjadi akibat kemoterapi:
  • Mual dan muntah
  • Rambut rontok (Alopecia).
  • Rasa lelah dan lemah sepanjang hari, kesemutan atau pegel linu.
  • Kehilangan nafsu makan.
  • Sistim imun menjadi rendah akibat jumlah sel darah putih berkurang/
  • Neutropenia)
  • Sesak napas dan detak jantung tidak biasa akibat anemia..
  • Mimisan.
  • Kulit kering dan terasa perih
  • Gampang memar.
  • Gusi berdarah.
  • Sulit tidur.
  • Gairah seksual menurun.
  • Konstipasi atau diare.
  • Anemia




















Hal terpenting, efek samping kemoterapi tersebut akan segera hilang dan bisa dicegah setelah pengobatan selesai. Selain itu, efek kemoterapi tidak akan menimbulkan akibat yang berbahaya bagi kesehatan.

KELOLA

Telah diketahui bahwa selain menargetkan sel-sel kanker, kemoterapi juga dapat merusak sel-sel sehat dan menyebabkan efek samping yang tidak menyenangkan. Karenanya perlu pasien kemoterapi memperhatikan beberapa hal. Diantaranya:
  • Hindari diri dari orang orang yang sakit atau terkena infeksi selama  kemoterapi, karena tingkat sel darah putih yang menurun dengan cepat sehingga dapat meningkatkan risiko infeksi.
  • Hindari menyetir kendaraan sendiri atau aktivitas yang memerlukan energi atau konsentrasi tinggi setelah sesi  kemoterapi. Ajaklah anggota keluarga atau kawan untuk menemani pasien pulang setelah kemoterapi.
  • Jika memungkinkan, pasien dapat bekerja di rumah atau paruh waktu.
  • berkonsultasi dengan dokter ketika ingin  mengonsumsi obat-obat lain, termasuk obat alergi, herba, pereda nyeri, dan lainnya. Hindari konsumsi minuman  keras setidaknya selama masa kemoterapi. Jika mengalami gejala seperti demam, diare, muntah-muntah, sulit bernapas, sakit dada atau pendarahan, segera temui dokter

Mengobati penyakit berbahaya seperti kanker tidaklah mudah, termasuk saat menjalani sesi kemoterapi.oleh  karenanya support dari keluarga pun harus mendukung. Tetap semangat, pantang menyerah dan patuh sampai  kemoterapi selesai.