Tampilkan postingan dengan label rsu bunda margonda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label rsu bunda margonda. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Agustus 2023

Penyebab Kelahiran Prematur: Waspadai Tiap Faktornya!

Posted by Bundamedik Healthcare System on 14.19 with No comments

Kelahiran prematur bukan hal asing yang bisa terjadi pada ibu hamil. Kondisi tersebut dikabarkan bahkan dialami juga oleh pasangan selebriti tanah air, Lesty Kejora. Melahirkan dini merupakan kondisi dimana waktu melahirkan yang kurang dari waktu melahirkan pada umumnya. dalam kondisi kelahiran yang belum cukup bulan.

Setelah masa hamil selesai, wanita yang baru pertama kali menjadi seorang ibu dan keluarga harus memaksimalkan upaya untuk merawat dan menjaga bayi.

Jika anak terlahir prematur, maka ibu dan ayah juga memiliki tanggung jawab lebih besar, dari segi medis serta segi perawatan. Untuk menghindari kondisi prematur ini, Anda dapat mereservasikan kunjungan ke unit RSIA Bunda dan mengkonsultasikan kondisi Anda sebelum memulai program hamil.

Apa Itu Kelahiran Prematur?

Singkatnya kelahiran ini adalah kondisi dimana bayi terlahir ke dunia sebelum 9 bulan atau sebelum 40 minggu usia kehamilan.

Kasus kelahiran prematur ini memang bisa saja terjadi, namun jika tidak dicegah sedari hamil maka bayi berpotensi mengalami kondisi buruk. Pada kebanyakan kasus kelahiran prematur, Bunda dan bayi dapat menyelesaikan proses dengan selamat, namun dalam tumbuh kembangnya, anak akan rentan terpapar penyakit.

Lahir prematur merupakan salah satu penyebab terjadinya gangguan saraf pada bayi dan pemicu terjadinya kematian usia bayi di seluruh dunia. Melalui pengetahuan ini, kami akan mengajak Anda untuk memahami dan melakukan pencegahan dini pada masa kehamilan.

Faktor Penyebab Terjadinya Persalinan Dini

Tanda bayi lahir sebelum waktunya adalah ketika sudah terjadi kontraksi dan bayi harus dikeluarkan pada usia kandungan 37 minggu atau kurang dari itu. Adapun berbagai sebab kelahiran prematur yang menimpa ibu hamil bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Diantaranya faktor penyebab itu dapat dijabarkan dalam penjelasan berikut:

  • Persalinan terlalu dini, salah satunya disebabkan oleh infeksi pada saluran berkemih ibu hamil. Beberapa infeksi yang dimaksud adalah rubella, herpes simpleks, trikomoniasis, klamidia, toksoplasmosis, infeksi selaput ketuban, infeksi saluran kemih, dan infeksi bakteri vagina.
  • Mengalami penyakit tertentu, seperti solusio plasenta atau terlepasnya plasenta dari dinding rahim. Bisa juga mengalami inkompetensi serviks atau lemahnya rahim yang bisa terbuka sebelum waktunya. Pernah operasi pada rongga perut juga akan meningkatkan resiko kelahiran prematur.
  • Gaya hidup calon ibu yang tidak sehat ibu dapat mempengaruhi persalinan terlalu dini. Konsumsi alkohol semasa hamil, merokok, dan mengalami kelebihan berat badan juga memicu terjadinya persalinan belum cukup bulan.
  • Bisa juga karena adanya berbagai sebab lain, seperti hamil anak kembar, jarak kehamilan dari sebelumnya kurang dari 6 bulan, program bayi tabung, ada riwayat kelahiran prematur, mengalami trauma fisik saat hamil, usia ibu kurang dari 17 tahun atau lebih dari 35 tahun.

Berbagai penyebab tersebut dapat memicu persalinan tidak pada waktunya pada ibu hamil. Untuk beberapa sebab yang bisa dicegah, seperti konsumsi alkohol dan rokok sebaiknya dihentikan dari saat diketahui sedang mengandung.

Pencegahan ini demi kesehatan bayi semasa dalam kandungan dan tumbuh kembang kesehatan anak selama mereka hidup. Para ibu bisa berhenti dari kebiasaan kurang sehat setidaknya selama hamil dan menyusui ASI eksklusif 2 tahun.

Cara Mencegah Terjadinya Kelahiran Prematur

Edukasi diri sebanyak mungkin dari sumber terpercaya merupakan bekal sebelum masa persalinan. Salah satunya dengan membaca detail cara mencegah kemungkinan kelahiran prematur berikut ini:

  • Perhatikan jarak kehamilan dari anak sebelumnya. Akan sangat beresiko jika ibu sudah hamil kembali sementara jaraknya belum ada 18 bulan dari kelahiran anak yang juga prematur sebelumnya.
  • Jangan pernah mengkonsumsi alkohol dan rokok untuk sementara waktu jika memang tidak bisa menghilangkannya sepenuhnya. Ibu juga harus berhenti konsumsi narkoba karena kandungan dari zat-zat tersebut akan menyebabkan ketergantungan pada bayi yang baru lahir.
  • Jaga kesehatan dan kebersihan akses kelahiran untuk menghindari terjadinya infeksi pada saluran lahir bayi. Anda bisa menggunakan handuk baru untuk membersihkan area vagina setiap setelah buang air kecil. Bisa juga menggunakan tisu baru untuk menjaga kebersihan.
  • Perbanyak konsumsi asam folat untuk menutrisi bayi dan juga menjaga kesehatan kandungan. Biasanya asam folat ini akan diberikan oleh bidan ketika Anda melakukan kontrol kehamilan rutin.
  • Jaga selalu berat badan agar tetap sehat selama hamil. Jangan sampai berat badan ibu bertambah banyak, namun janin tidak bertambah sama sekali.
  • Untuk mencegah terjadinya persalinan dini selanjutnya adalah kendalikan masalah kesehatan bawaan. Contoh, ada riwayat darah tinggi atau diabetes, dsb. Lakukan pencegahan agar penyakit tidak kambuh dan tidak perlu konsumsi obat.

Inti dari semua pencegahan adalah menjalani pola hidup sehat secara lebih disiplin. Ketika hamil, ibu bukan hanya memikirkan kesehatan sendiri, namun juga harus memberikan nutrisi cukup bagi bayi. Pastikan ibu melakukan pencegahan kelahiran prematur secara tepat dan cepat.

Jika Anda memiliki risiko kehamilan prematur, segera reservasikan pemeriksaan diri Anda ke unit RSIA Bunda untuk mendapatkan pelayanan yang lebih spesifik. Dapatkan jadwal dokter preferensi Anda dan kunjungi juga laman informasi kami untuk mengetahui pelayanan-pelayanan kesehatan lainnya.


















Rabu, 30 Maret 2022

Waspada! Yuk Kenali Jenis Hepatitis dan Gejalanya

Posted by Bundamedik Healthcare System on 09.44 with No comments

Hepatitis adalah penyakit yang berhubungan dengan organ hati, atau peradangan pada organ hati atau liver. Hepatitis umumnya disebabkan oleh infeksi virus, tetapi dapat juga berasal dari kebiasaan minum alkohol, penyakit autoimun, serta zat racun atau obat-obatan tertentu.

Pencegahan sakit hepatitis A sampai E bisa dilakukan dengan menerapkan gaya hidup sehat sedari dini. Hindari berbagai penyebab datangnya penyakit karena jika sudah terpapar, tubuh harus terus bergantung pada obat dan wajib melalui serangkaian tes medis secara berkala.

5 Penyakit Hepatitis yang Disebabkan oleh Infeksi Virus

Ada dua sebab terjadinya peradangan hati pada tubuh seseorang. Pertama disebabkan virus, dan bukan karena virus. Untuk sakit yang disebabkan oleh paparan virus, ada beberapa jenis bisa diidentifikasi, diantaranya:

1.  Hepatitis A

Pertama ada jenis hepatitis A (HAV) yang menjadi endemik di negara-negara berkembang. Penyebab kemunculan penyakit ini karena adanya lingkungan tidak bersih dan kurang memperhatikan aspek kesehatan. Jenis hepatitis ini dapat menular melalui makanan, penggunaan air, dan juga kontak langsung dengan penderita. Jika dibiarkan maka peradangan hati ini akan semakin memburuk.

2.  Hepatitis B

Jenis hepatitis B atau HBV disebabkan oleh kontak langsung melalui darah, air mani, serta cairan tubuh dari orang yang telah terkontaminasi virus lainnya. Indikasi penularannya bisa melalui transfusi darah, penggunaan jarum suntik, dan penularan dari ibu ketika melahirkan sang anak. 

Potensi pengguna narkoba dengan kebiasaan bergantian menggunakan jarum suntik satu sama lain juga bisa terpapar HBV. Dari penggunaan obat terlarangnya sudah salah, ditambah lagi tidak safety dalam bertindak, tubuh otomatis akan bereaksi keras terhadap perbuatan manusianya.

3.  Hepatitis C

Disebut juga sebagai HCV (Hepatitis C Virus), jenis hepatitis ini terjadi karena adanya infeksi pada organ hati dimana proses penularannya tidak jauh berbeda dari kedua jenis sebelumnya. Proses penularan bisa melalui jarum suntik maupun alat seksual ketika berhubungan intim. Hingga saat ini, belum tersedia vaksin bagi penderita HCV.

4.  Hepatitis D

Varian D, atau HDV, termasuk varian jenis delta yang sebenarnya jarang ditemukan dan sama berbahayanya dengan virus lain. HDV untuk ditemukan pada penderita HBV karena keduanya butuh virus sama untuk berkembang biak. Belum ada vaksin untuk varian penyakit ini.

5.  Hepatitis E

Jenis hepatitis E adalah jenis terakhir. Penularannya sama seperti HAV, namun tingkat keparahannya bisa melebihi HAV, dan mudah ditemukan di negara berkembang seperti Indonesia. Belum ada vaksin untuk hepatitis ini, oleh karena itu menjaga pola hidup sehat merupakan kunci menghindari HEV berikut berbagai penyakit lainnya.

Jenis Hepatitis yang Tidak Disebabkan oleh Infeksi Virus

Faktor lain penyebab datangnya penyakit peradangan hati ini bisa juga karena bukan virus. Jika bukan karena paparan virus, maka ada dua varian harus diwaspadai, di antaranya adalah:

1.  Hepatitis Alkoholik

Hepatitis alkoholik adalah peradangan hati yang diakibatkan karena terlalu banyak mengonsumsi alkohol. Jenis hepatitis dapat berkembang menjadi sirosis apabila pasien tetap mengkonsumsi alkohol dan sirosis tidak dapat disembuhkan. Saat terjadi sirosis, jaringan hati yang normal akan rusak dan tergantikan oleh jaringan parut. Lambat laun hati akan berhenti berfungsi. 

Hepatitis alkoholik umumnya terjadi pada orang-orang yang berusia di atas 30 tahun dan meminum alkohol secara berlebihan dalam jangka waktu panjang. Lebih dari 35% peminum berat akan terjangkit hepatitis alkoholik. Dalam beberapa kasus, penyakit ini juga dapat terjadi pada orang-orang yang hanya mengonsumsi alkohol sekadarnya.

2.  Hepatitis Autoimun

Hepatitis autoimun adalah penyakit hepatitis yang cukup langka. Penyakit ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh keliru dan justru menyerang sel hati yang sehat. Hepatitis atau peradangan pada hati ini akan bertambah parah seiring waktu jika tidak segera ditangani.  Penyakit ini dapat muncul akibat kombinasi faktor genetik, gangguan autoimun, juga dari lingkungan. Pengobatan bisa memperlambat perkembangan penyakit, tapi tidak menyembuhkannya.

Hepatitis jenis pertama disebabkan oleh virus, dan hepatitis jenis kedua disebabkan oleh genetik maupun kebiasaan hidup. Keduanya sama-sama membahayakan, dan beberapa diantaranya belum memiliki vaksin atau penanganan permanen sama sekali.

Bila penanganannya terlambat, penderita akan mengalami sakit yang lebih parah dari sebelumnya. Dengan demikian, Anda harus mulai memperhatikan kesehatan diri serta membiasakan diri untuk hidup sehat sebagai tindakan preventif.

Periksakan diri Anda secara berkala ke rumah sakit RS Bunda Group atau unit BIC untuk menjamin kesehatan Anda begitu Anda merasakan salah satu dari gejala di atas. Ketahui juga jadwal dokter di unit-unit RS Bunda Group sekitar Anda dan reservasi kunjungan Anda di sini. Kunjungi juga laman informasi kami untuk menemukan layanan-layanan kesehatan lainnya.



 







www.bunda.co.id

Senin, 28 Maret 2022

Setiap orang tua harus memahami cara menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak. Perlu Anda ketahui bahwa masalah pada mulut bisa menyebabkan beberapa gangguan serius. Setidaknya, bau mulut adalah gangguan paling umum. Namun, tahukah Anda bahwa masalah ini cukup mudah untuk diatasi dengan rutin menggosok gigi.

Cara Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Pada Anak

Pada umumnya cara menjaga kesehatan mulut dilakukan dengan bantuan medis untuk hasil terbaik. Namun, berikut beberapa cara sederhana yang bisa Anda lakukan di rumah sendiri.

1.      Ajari Anak Cara Menyikat Gigi yang Benar

Banyak orang tidak sadar bahwa mereka menyikat gigi dengan cara yang salah. Jika hal tersebut diajarkan ke buah hati, maka mereka akan kesulitan untuk menjaga kesehatan mulutnya. Di sisi lain, anak harus memiliki orang yang bisa mencontohkan bagaimana cara menyikatnya dengan benar. Mereka tidak tahu mata sikat dan pasta gigi yang baik untuk digunakan. Oleh sebab itu Anda perlu memahami cara menyikat gigi yang benar sebelum mengajari si kecil untuk rutin menyikat gigi.

Untuk anak yang sudah berumur 24 bulan, dapat menggunakan pasta gigi yang memiliki kandungan fluoride. Tentu dalam takaran tertentu, itu sebabnya penting untuk menggunakan pasta gigi khusus anak. Menyikat gigi bersama anak dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus sarana edukasi.

2.      Batasi Makanan Manis dan Biasakan Santap Makanan Sehat

Bukan rahasia lagi jika makanan manis dapat merusak gigi. Anda bisa memperhatikan bahwa anak yang sering mengkonsumsi coklat akan memiliki lubang pada gigi mereka. Menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak bisa dimulai dengan membatasi makanan manis. Tidak masalah jika anak tetap ingin makanan manis, namun Anda perlu membatasi jumlah konsumsi dan juga menyediakan alternatif yang lebih sehat untuk mengurangi konsumsi kadar gula anak.

Selain permen dan coklat, Anda dapat memberi anak makanan seperti buah-buahan, sayur, dan makanan sehat lain untuk menyeimbangan konsumsi gula dengan gizi lainnya supaya anak juga jadi semakin sehat.

3.      Ajak Anak Sikat Gigi Sebelum Tidur Malam

Kebiasaan menyikat sebelum tidur adalah salah satu hal yang harus Anda tanamkan kepada buah hati. Meskipun hal ini terdengar sepele, tapi faktanya kebiasaan ini memiliki dampak besar bagi kesehatan mulut.

Banyak ahli kesehatan yang merekomendasikan bahwa menyikat gigi harus dilakukan minimal 2 kali sehari. Pertama, ajarkan untuk selalu menggosok gigi pada pagi hari. Kemudian, sebelum mereka tidur ajarkan juga untuk melakukannya.

Kebiasaan ini memang harus ditanamkan sejak dini supaya menjadi kebiasaan saat sudah dewasa. Tidak masalah jika Anda sedikit memaksakannya. Namun, tetap jangan sampai membuat anak tertekan. Akan jauh lebih baik jika Anda juga memberikan contoh, sehingga anak akan mengikutinya.

4.      Mengurangi Pemberian Susu Melalui Botol Dot

Mungkin, banyak orang tua tidak menyadari bahwa minum susu dalam botol dot dalam waktu lama tidak terlalu baik bagi sang buah hati. Oleh sebab itu, perhatikan kembali kebiasaan ini. Banyak orang tidak sadar bahwa dot akan membuat gigi terendam cairan manis terlalu lama.

Seperti yang telah diketahui, makanan dan minuman manis memang tidak baik jika dikonsumsi dalam waktu lama. Anda bisa mendapatkan penjelasan lebih lengkap dengan konsultasi dokter gigi Bunda.

5.      Biasakan Kontrol ke Poli Gigi 6 Bulan Sekali

Selain mengajarkan kebiasaan baik, cara menjaga kesehatan gigi dan mulut pada anak lainnya adalah dengan konsultasi dokter gigi tiap 6 bulan sekali. Akan jauh lebih baik jika Anda melakukan konsultasi secara rutin.

6.      Gunakan Sikat dan Pasta Gigi Khusus Anak

Cara terakhir yang bisa Anda pakai adalah menyediakan sikat dan pasta gigi khusus. Pasta gigi untuk anak dan orang dewasa memiliki kandungan berbeda. Artinya, jika kandungan tersebut tidak cocok maka akan merusak gigi pada anak. Jadi, Anda harus memperhatikan hal tersebut.

Selain dari cara-cara tersebut, Anda juga dapat mengaplikasikan perawatan medis pada masalah gigi yang telah terjadi. Ketahui jadwal dokter di unit-unit RS Bunda Group sekitar Anda dan reservasi kunjungan Anda di sini. Kunjungi juga laman informasi kami untuk menemukan layanan-layanan kesehatan lainnya.



 







www.bunda.co.id

Rabu, 23 Maret 2022

Mengenal Perawatan Gigi dan Mulut untuk Senyum Indah Nan Sempurna

Posted by Bundamedik Healthcare System on 09.26 with No comments

Banyak orang menyadari bahwa perawatan gigi merupakan salah satu hal yang penting. Masyarakat sudah mulai rajin mengunjungi dokter gigi setiap 6 bulan sekali demi memiliki gigi yang sehat dan terhindar dari berbagai penyakit.

Perlu diketahui bahwa perawatan ini sendiri bisa dilakukan oleh siapa saja. Perawatan gigi dapat dilakukan secara mandiri maupun dengan bantuan dokter gigi. Ada banyak sekali cara yang bisa dilakukan untuk merawat area mulut tersebut. Berikut adalah beberapa contoh perawatan yang dapat Anda lakukan sendiri di rumah.

Perawatan Gigi dan Mulut di Rumah

Sebenarnya, untuk merawat bagian mulut ini dimulai di rumah. Ada banyak cara sederhana yang bisa Anda pakai. Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa Anda lakukan sendiri.

1.      Sikat Gigi Setiap Hari

Ini adalah cara yang paling mudah dilakukan sendiri. Anda hanya perlu rutin menyikat gigi setidaknya 2 kali sehari. Anda bisa melakukannya setiap pagi sebelum beraktivitas dan malam hari sebelum tidur. Jika Anda juga memiliki anak, investasikan kesehatan gigi dan mulut pada anak Anda dengan membiasakan anak untuk sikat gigi tiap pagi dan malam hari.

2.      Bersihkan Sela-Sela Gigi dengan Benang (Flossing)

Terkadang, hanya menyikat gigi saja tidak sepenuhnya menghilangkan sisa makanan di bagian sela-sela gigi. Rekomendasi terbaik adalah dengan memakai benang untuk membersihkan area sempit tersebut sehingga sisa makanan bisa dibersihkan.

3.      Bersihkan Lidah

Dari beberapa penelitian, 50% bakteri bersarang di permukaan lidah. Artinya, bagian ini juga harus dibersihkan, bukan? Anda bisa membersihkannya mulai dengan sendok yang kokoh, bagian belakang sikat gigi khusus yang memiliki fitur pembersih lidah, hingga menggunakan sikat khusus pembersih lidah.

4.      Berhenti Merokok

Racun dalam rokok dapat mengiritasi jaringan lunak mulut dan menyebabkan infeksi mukosa, dry socket, dan memperlambat penyembuhan luka. Racun rokok juga dapat mengurangi asupan aliran darah ke seluruh gusi. Dengan berhenti merokok, Anda juga akan mengurangi potensi gangguan pada gigi.

Perawatan Gigi dengan Bantuan Medis

Selain melakukan perawatan sendiri, Anda juga bisa menggunakan bantuan medis. Memang akan membutuh biaya tambahan, namun tidak masalah selama Anda mendapatkan hasil yang sangat memuaskan.

1.      Veneer

Veneer merupakan salah satu perawatan di mana Anda akan diberikan sebuah cangkang untuk melapisi gigi. Cangkang tersebut dibuat secara khusus sehingga bentuknya sangat mirip dengan permukaannya. Salah satu manfaat yang bisa didapatkan dari veneer adalah untuk estetika.

Perlu diketahui bahwa tidak semua orang memiliki gigi putih dan sehat, dan pengaplikasian Veneer dapat menutupi kekurangan tersebut.

Veneer juga adalah salah satu alternatif bagi orang yang tidak percaya diri dengan penampilan visual gigi mereka.

2.      Jacket Crown

Jacket crown juga sering disebut sebagai dental crown. Penanganan ini menggantikan bagian mahkota dengan replika bagian mahkota gigi yang telah rusak sehingga bagian gigi yang masih bertahan dapat dipertahankan. Jacket crown dibuat untuk mengatasi beberapa masalah pada gigi seperti keropos atau patah. Perawatan seperti ini pada dasarnya telah banyak dijumpai. Salah satu tempat yang dapat Anda kunjungi adalah RSU Bunda Padang.

3.      Protesa Gigi

Protesa adalah sebuah gigi tiruan akibat adanya pencabutan atau trauma sebelumnya. Artinya, penggunaan protesa adalah untuk mengembalikan fungsinya sehingga seseorang bisa tampil percaya diri kembali. Gigi yang telah hilang bisa menyebabkan ketidaknyamanan. Saat mengunyah makanan, ada kemungkinan beberapa makanan tidak tergigit secara sempurna. Jadi, butuh waktu lebih lama untuk mengunyah dan menghaluskannya.

Bahkan, terkadang ada beberapa makanan yang langsung bergesekan dengan gusi. Jika makanan yang Anda makan cukup keras, jelas akan menyakiti gusi. Pemasangan protesa dapat mengatasi masalah ini. Perawatan gigi ini hanya perlu Anda lakukan jika merasa kurang nyaman dengan gusi ompong.

4.      Implan Gigi

Perawatan terakhir adalah dengan menggunakan implan dimana proses ini akan melibatkan penanaman akar gigi buatan. Bentuknya sendiri lebih mirip seperti baut untuk menahan mahkota gigi buatan tersebut. Perlu Anda pahami bahwa penggunaan baut tidak boleh sembarangan dalam memilih logam. Kebanyakan dokter menggunakan logam khusus seperti titanium atau logam khusus lainnya yang telah dipastikan aman untuk tubuh pasien.

Jika ingin menggunakan implan, maka Anda harus memahami bahwa prosesnya membutuhkan beberapa tahap. Itu sebabnya pemasangan implan gigi memerlukan konsistensi pasien demi hasil yang terbaik. Ketahui jadwal dokter gigi di unit-unit RS Bunda Group sekitar Anda dan reservasi kunjungan Anda di sini. Kunjungi juga laman informasi kami untuk menemukan layanan-layanan kesehatan lainnya.








www.bunda.co.id

Senin, 21 Maret 2022

13 Penyakit Gigi dan Mulut yang Paling Umum

Posted by Bundamedik Healthcare System on 09.19 with No comments

Masalah penyakit gigi dan mulut menjadi gangguan yang sangat meresahkan bagi banyak orang. Selain membuat diri sendiri tidak nyaman, penyakit gigi dan mulut juga mempengaruhi bau mulut sehingga orang lain akan merasa kurang nyaman saat berbicara dengan kita. Perlu diketahui bahwa ada banyak sekali dampak negatif jika mulut mengalami gangguan. Sayangnya, masih banyak orang tidak mengenali gejala dari penyakit yang ada pada mulut maupun gigi.

Ada banyak sekali gangguan yang bisa muncul pada area tubuh tersebut. Untuk menghindari hal tersebut maka Anda perlu mengenali beragam gangguan yang bisa terjadi pada mulut.

Penyakit Gigi dan Mulut

Paling tidak, ada 13 gangguan umum yang bisa terjadi pada area gigi dan mulut. Dengan memahami setiap gangguan tersebut, maka Anda bisa melakukan tindakan pencegahan supaya tidak berubah menjadi gangguan yang fatal.

1.      Sariawan

Sariawan adalah salah satu gangguan yang sangat umum terjadi kepada siapa saja. Gangguan ini tidak mengenal umur atau gender. Namun, Anda bisa mencegahnya jika menjaga kebersihan mulut. Perlu diketahui bahwa sariawan terjadi karena ada jamur, luka tergigit, atau karena pemakaian gigi palsu. Banyak orang menganggap bahwa sariawan juga menjadi tanda bahwa tubuh kekurangan Vitamin C.

2.      Gigi Berlubang

Penyakit gigi dan mulut selanjutnya adalah gigi berlubang. Gangguan ini sering terjadi karena jaringan gigi telah berubah menjadi karies. Jika merasakan gejalanya, maka segera pergi ke dokter untuk konsultasi. Anda bisa mengunjungi RSU Bunda manapun untuk konsultasi mengenai gejala tersebut. Akan jauh lebih baik jika melakukan tindakan pencegahan. Dengan begitu, gangguan tersebut tidak berubah menjadi lebih berat.

3.      Gusi Berdarah

Ada juga gangguan berupa gusi berdarah yang bisa terjadi kepada siapa saja. Biasanya, jika sudah sampai berdarah maka ada yang salah dengan bagian tersebut. Salah satunya adalah karena kondisi kotor pada gusi. Anda bisa membeli obat khusus, namun jika pendarahan tidak juga berhenti dan masih terasa sakit maka lebih baik segera konsultasi ke dokter atau ahli gigi.

4.      Gigi Abrasi

Gangguan lain yang juga sering muncul adalah gigi abrasi. Penyakit gigi dan mulut tersebut diakibatkan oleh gesekan yang terlalu kuat secara terus menerus. Biasanya, gangguan seperti ini diakibatkan oleh banyak faktor, seperti terlalu keras dalam menyikat gigi. Oleh sebab itulah cara mencegahnya adalah dengan memperbaiki cara menyikat gigi agar lebih lembut namun tetap membersihkan gigi secara menyeluruh.

5.      Lubang Besar di Gigi dan Sisa Akar

Perlu dipahami bahwa karena jarang merawat area mulut, maka bisa muncul lubang besar pada gigi. Umumnya, makanan manis dan tidak meratanya saat menyikat gigi adalah beberapa faktor yang menjadi penyebab penyakit gigi dan mulut ini. Kondisi tersebut bisa menyebabkan rasa sakit pada area mulut. Bahkan, saat makan pun akan terasa tidak nyaman.

6.      Kanker Mulut

Salah satu penyakit gigi dan mulut yang sangat berbahaya jika dibiarkan. Penyebabnya bisa sangat beragam, termasuk kurangnya menjaga kebersihan area mulut sehingga terjadi penumpukkan bakteri. Jika dibiarkan, dampaknya bisa meluas ke seluruh area tubuh. Apalagi, rasa tidak nyaman bisa timbul kapan saja dan Anda tidak bisa lagi menikmati makanan seperti sebelumnya.

7.      Tumor Mulut

Selain kanker mulut, tumor mulut juga menjadi salah satu gangguan yang sangat berbahaya. Jika dibiarkan dalam waktu yang lama maka bisa menyebabkan kematian. Oleh sebab itulah Anda harus berhati-hati. Tumor pada area mulut terjadi saat ada benjolan daging yang tumbuh. Benjolan tersebut mampu mengganggu jaringan hidup pada area mulut rusak. Jadi, segera konsultasikan ke ahli atau dokter gigi jika muncul keanehan atau kejanggalan pada mulut.

8.      Periodontitis

Gangguan ini terjadi pada gusi di mana bisa menyebabkan kerusakan pada jaringan lunak. Artinya, Anda tidak boleh menganggapnya sebagai gangguan ringan. Jika dibiarkan, Anda bisa saja mengalami kerontokan gigi.

9.      Gingivitis

Penyakit ini pada dasarnya hampir sama dengan periodontitis. Gangguan ini sendiri merupakan peradangan pada area gusi yang menyebabkan bengkak. Jika mengalami gejalanya, segera pergi ke poli gigi untuk melakukan konsultasi dan penanganan yang tepat.

10.    Erosi Gigi

Penyakit gigi dan mulut lainnya adalah terkikisnya enamel gigi. Biasanya, hal ini karena terlalu sering terkena asam. Salah satu penyebabnya adalah saat Anda muntah dan mengeluarkan asam lambung.

11.    Glositis

Peradangan bukan hanya terjadi pada gusi, tapi juga terjadi pada lidah. Dalam beberapa kasus yang parah, glositis dapat mengganggu jalan nafas. Sebaiknya segera pergi ke dokter gigi jika Anda mulai merasa lidah kurang nyaman.

12.    Tumbuh Gigi Bungsu

Gangguan ini memang jarang terjadi, tapi saat sudah mulai terasa gejalanya akan membuat tidak nyaman. Pertumbuhan ini seringkali menimbulkan sensasi sesuatu yang mengganjal pada mulut dan terkadang menyebabkan rasa nyeri.

13.    Gigi Hipersensitif

Gangguan lainnya adalah gigi hipersensitif. Gangguan ini bisa dirasakan saat Anda mengkonsumsi makanan atau minuman dan merasakan ngilu. Biasanya, hal ini terjadi karena makanan atau minuman yang dikonsumsi terlalu dingin.

Beberapa gangguan pada mulut dapat berkembang menjadi kondisi fatal apabila tidak kunjung ditangani. Itulah mengapa Anda perlu melakukan pemeriksaan dental untuk memastikan kesehatan mulut dan gigi Anda terjaga. Ketahui jadwal dokter di unit-unit RS Bunda Group sekitar Anda dan reservasi kunjungan Anda di sini. Kunjungi juga laman informasi kami untuk menemukan layanan-layanan kesehatan lainnya.











www.bunda.co.id

Rabu, 16 Maret 2022

Lindungi Senyum Anda dengan Rutin ke Poli Gigi

Posted by Bundamedik Healthcare System on 11.45 with No comments

Penting untuk mencegah penyakit pada gigi dan mulut dibandingkan mengobati gigi yang sudah dalam kondisi buruk.  Namun, tak jarang ditemukan orang-orang yang mengabaikan hal ini. Sebaiknya, apabila gejala atau keluhan pada gigi dan mulut muncul, segera lakukan kunjungan ke Poli Gigi untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Kapan Harus ke Poli Gigi?

Apabila Anda merasakan gejala atau keluhan seperti di bawah ini, segera lakukan pemeriksaan ke Poli Gigi.

1. Timbul Rasa Sakit

Ketika makan, minum, atau bahkan mulut sedang tidak melakukan aktivitas apapun tetapi gigi terasa sakit, maka ini dapat menjadi tanda adanya kerusakan pada gigi. Penting untuk segera diperiksa di Poli Gigi agar dapat ditangani sebelum kerusakan pada gigi bertambah parah.

2. Gusi Mudah Berdarah

Darah saat menggosok gigi seringkali dianggap sebagai kecelakaan kecil semata, namun keluar darah ketika menggosok gigi bisa menjadi salah satu tanda adanya masalah pada gusi. Kemungkinan, terjadi peradangan atau iritasi pada gusi. Jika merasakan gejala ini, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan di Poli Gigi.

3. Bau Mulut

Bau mulut atau halitosis umumnya disebabkan oleh kebersihan mulut yang tidak dijaga dengan baik. Apabila bau mulut tetap tercium walaupun sudah menyikat gigi, maka salah satu penyebabnya adalah terdapat lubang pada gigi atau infeksi yang tidak dirawat. Segera periksakan apabila bau mulut tidak kunjung hilang.

4. Gigi Sensitif

Rasa nyeri atau ngilu pada gigi saat mengonsumsi makanan dingin, panas, ataupun asam menandakan gigi sensitif. Hal ini perlu juga menjadi perhatian Anda karena gigi sensitif disebabkan oleh adanya kikisan lapisan pelindung gigi atau enamel, gigi retak, patah, atau berlubang, serta menyusutnya gusi akibat teknik menyikat gigi yang kurang tepat. Periksakan ke Poli Gigi apabila Anda mengalami gejala gigi sensitif.

5. Timbul Luka di Rongga Mulut

Luka di rongga mulut seperti sariawan menjadi salah satu keluhan yang dialami oleh banyak orang. Luka bisa juga disebabkan karena adanya bagian gigi yang tajam, penggunaan perangkat gigi, kurang asupan vitamin, atau perubahan hormonal yang mengakibatkan adanya trauma tergigit.

Hal ini bisa diatasi dengan berkumur air hangat yang dicampur garam atau mengaplikasikan gel penghilang rasa sakit. Namun, apabila luka bertambah besar dan tak kunjung sembuh, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan di Poli Gigi agar mendapatkan penanganan yang sesuai.

6. Mulut Kering

Mulut kering atau xerostomia merupakan kondisi di mana rongga mulut kekurangan air liur. Faktanya, rongga mulut sangat membutuhkan air liur karena berfungsi sebagai pertahanan utama mulut terhadap kerusakan gigi, serta menjaga kesehatan jaringan lunak di rongga mulut. Apabila mulut kering dalam jangka waktu yang lama, segera periksakan ke Poli Gigi untuk mencegah kerusakan pada mulut.

Rutin Mengunjungi Poli Gigi

Penting untuk memeriksakan gigi secara rutin di Poli Gigi. Untuk anak berusia 0-1 tahun, disarankan untuk memeriksakan gigi sejak gigi pertamanya tumbuh. Untuk anak usia 1 (satu) tahun ke atas, sebaiknya melakukan pemeriksaan gigi setiap 6 (enam) bulan sekali, berlaku juga untuk usia remaja dan dewasa. Hal ini bertujuan agar penyakit pada gigi dan mulut dapat dicegah sebelum terjadi kerusakan yang lebih parah. 

Spesialisasi Gigi

Berikut merupakan cabang spesialisasi dokter gigi yang ada di Indonesia.

  • Endodontis atau Spesialis Konservasi Gigi (Sp. KG)
  • Spesialis Penyakit Mulut (Sp. PM)
  • Spesialis Bedah Mulut (Sp. BM)
  • Ortodontis atau Spesialis Ortodonsia (Sp. Ort)
  • Periodontitis atau Spesialis Periodonsia (Sp. Perio)
  • Pedodontis atau Spesialis Kedokteran Gigi Anak (Sp. KGA)
  • Spesialis Prostodonsia (Sp. Pros)

 

Gigi Sehat bersama Bunda

Ternyata, penting sekali untuk memastikan kesehatan gigi di Poli Gigi. Gigi dan mulut yang sehat tentunya akan memberikan kenyamanan bagi Anda ketika melakukan kegiatan sehari-hari, khususnya aktivitas yang menggunakan rongga mulut seperti makan dan minum.

RS Bunda Group hadir menjadi solusi bagi Anda untuk melakukan pemeriksaan rutin pada gigi dan mulut Anda di Poli Gigi Bunda yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas berteknologi maju dan tim pemeriksaan gigi yang berpengalaman. Ketahui jadwal dokter di unit-unit RS Bunda Group sekitar Anda dan reservasi kunjungan Anda di sini. Demi kemudahan Anda dan keluarga, kunjungi juga laman informasi kami untuk mendapatkan layanan-layanan RS Bunda Group selengkapnya mengenai layanan kesehatan lainnyan sesuai kebutuhan Anda.




 






www.bunda.co.id

Senin, 14 Maret 2022

Jaga Kesehatan dengan Berkala ke Poli THT

Posted by Bundamedik Healthcare System on 11.19 with No comments

Telinga, hidung, dan tenggorokan merupakan bagian tubuh yang memegang peran penting dalam pendengaran, penciuman, pernapasan, hingga terlibat dalam proses pencernaan. Hanya saja, seringkali ditemukan banyak keluhan kesehatan dari ketiga anggota tubuh tersebut diabaikan karena dirasa tidak terlalu mengganggu. Anda dapat menyelesaikan keluhan-keluhan ini dengan berkonsultasi di Poli THT (Telinga Hidung Tenggorokan).

Penting untuk melakukan pemeriksaan berkala ke Poli THT untuk memastikan kesehatan di area telinga, hidung, dan tenggorokan. Poliklinik THT adalah Klinik yang di peruntukan mengobati berbagai keluhan seperti kehilangan pendengaran, gangguan keseimbangan, telinga berdengung, infeksi, hingga tumor atau kanker di telinga.

Keluhan yang Ditangani di Poli THT

Berikut merupakan keluhan/ gangguan di area telinga, hidung, dan tenggorokan yang ditangani oleh dokter spesialis THT.

1. Pendengaran

Keluhan pendengaran perlu diwaspadai apabila gangguan terus dirasakan dalam jangka panjang. Gangguan tersebut bisa menjadi tanda bahwa terdapat kerusakan pada telinga dan perlu segera ditangani oleh Poli THT.

Berikut merupakan beberapa kemungkinan yang mengakibatkan gangguan pada pendengaran:

  • Mendengar suara terlalu keras
  • Menumpuknya kotoran pada telinga
  • Faktor genetik
  • Faktor usia
  • Tumor atau kanker

Gangguan-gangguan yang dapat muncul akibat kerusakan telinga dapat berupa hilangnya atau penurunan pendengaran, gangguan keseimbangan, infeksi, dan telinga berdengung. Di Poli THT, pemeriksaan untuk gangguan-gangguan ini dilakukan dengan melihat bagian dalam telinga dengan alat otoskop.

 2. Penciuman

Gangguan penciuman biasanya ditandai dengan gejala hidung tersumbat, hidung berair, penumpukan cairan dari hidung (ingus), dan kehilangan kemampuan penciuman. Apabila gangguan dirasakan secara terus menerus, Anda perlu mengunjungi Poli THT untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Berikut merupakan kemungkinan dari penyebab adanya gangguan pada telinga:

  • Sinusitis (infeksi pada sinus)
  • Alergi rhinitis
  • Pergeseran septum nasal (pembagi hidung ke dalam dua rongga)
  • Polip hidung
  • Kerusakan saraf penciuman

Penanganan terhadap gangguan penciuman akan mendapatkan pengobatan yang berbeda, tergantung dengan gangguan yang dirasakan. Meskipun demikian, umumnya pasien akan diberikan obat pseudoephedrine, obat yang mengandung dekongestan, untuk mengatasi hidung tersumbat.

3. Pernapasan

Memiliki gangguan pernapasan tentunya terasa sangat tidak nyaman. Apabila mengalami gangguan pernapasan, maka ada yang salah dengan tenggorokan. Gangguan pernapasan umumnya memiliki gejala seperti sakit tenggorokan, sulit menelan makanan, sulit bernapas, suara serak yang sudah berlangsung selama 2 (dua) minggu, artinya perlu ada penanganan dari Poli THT.

Berikut merupakan beberapa penyebab dari gangguan pernapasan:

  • Tonsillitis (radang amandel)
  • Difteri (infeksi bakteri di tenggorokan)
  • Laringitis (radang pita suara)
  • Kanker nasofaring
  • Polip pita suara
  • Abses peritonsil (nanah pada amandel)

Umumnya, penanganan pada gangguan pernapasan di Poli THT diberikan melalui pemeriksaan laringoskopi, tes usap dan analisis sampel di laboratorium untuk mendeteksi adanya infeksi virus dan bakteri.

4. Tidur

Gangguan tidur biasanya ditandai dengan obstruktif sleep apnea (pernapasan berhenti beberapa kali ketika tidur), dengkuran yang berlangsung terus menerus, dan gangguan tidur lainnya. Gangguan-gangguan tersebut umumnya disebabkan oleh penyempitan di saluran pernapasan. Oleh karena itu, penting untuk mendapatkan penanganan yang tepat oleh dokter spesialis di Poli THT.

5. Leher dan Kepala

Gangguan pada leher dan kepala biasanya disebabkan oleh masalah pada tulang tengkorak, rongga mulut, kelenjar tiroid dan paratiroid, kelenjar ludah, dan beberapa gangguan lain di kulit wajah. 

Pemeriksaan Poli THT

Dalam langkah evaluasi atau pemeriksaan, dokter spesialis THT akan melakukan beberapa hal, yaitu:

  • Menanyakan mengenai alasan pasien dirujuk atau berkunjung ke dokter THT.
  • Memeriksa penyebab dari pemeriksaan fisik dan tes lainnya. Hasil tes dapat selesai dan diumumkan dalam satu hari hingga dalam hitungan minggu.
  • Rekomendasi gaya hidup sehat dan konsumsi obat atau vitamin kesehatan.

Perlu diketahui bahwa gangguan pada telinga, hidung, dan tenggorokan merupakan kondisi yang rumit. Oleh karena itu, dokter spesialis THT biasanya merujuk pasien pada dokter spesialis lain, seperti dokter spesialis neurologi, spesialis alergi, ahli onkologi atau audiolog (jika pasien mengalami gangguan pendengaran). Semua dokter ini diharapkan dapat bekerja sama dalam menangani kondisi pasien.

Tindak Medis

Berikut merupakan beberapa tindak medis terhadap gangguan di area telinga, hidung, dan tenggorokan di Poli THT:

  • Audiometri (Pemeriksaan kemampuan pendengaran)
  • Esophagoscopy (Pemeriksaan dengan kamera yang disambung pada selang fleksibel ke dalam kerongkongan untuk menilai gangguan di tenggorokan)
  • Operasi Sinus dengan Endoskopi (Pemeriksaan sinusitis pada saluran hidung)
  • Tonsilektomi (Operasi untuk memotong dan mengeluarkan amandel dari tenggorokan)
  • Septoplasty (Operasi untuk memperbaiki posisi septum hidung dan sumbatan yang menghambat saluran pernapasan)
  • Trakeostomi (Prosedur untuk memperlancar saluran pernapasan yang tersumbat)
  • Timpano Mastoidektomi (Operasi untuk merekonstruksi dan menghilangkan inklusi epitel di bagian telinga tengah)
  • Operasi Tumor di Leher (Operasi untuk menghilangkan benjolan atau tumor  di area leher dan kepala)

Gangguan di area telinga, hidung, dan tenggorokan, khususnya seperti gejala yang disebutkan di atas, dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan di Poli THT.

RSU Bunda Margonda menyediakan layanan Poli THT yang telah dilengkapi dengan dokter spesialis yang profesional. Ketahui jadwal dokter di unit-unit RS Bunda Group sekitar Anda dan reservasi kunjungan Anda di sini. Demi kemudahan Anda dan keluarga, kunjungi juga laman informasi kami untuk menemukan layanan-layanan kesehatan lainnya.










www.bunda.co.id

Rabu, 09 Maret 2022

Medical Check Up Berkala untuk Kesehatan Anda

Posted by Bundamedik Healthcare System on 11.10 with No comments

Medical check up adalah layanan pemeriksaan kesehatan tubuh secara menyeluruh yang mampu mengidentifikasi suatu penyakit atau gangguan dalam tubuh sejak dini. Melalui pemeriksaan ini, penyakit atau gangguan yang ditemukan dapat ditangani sebelum berkembang.

Mengevaluasi secara rutin faktor risiko Anda untuk berbagai kondisi medis, skrining kanker dan penyakit lain, dan menilai kebiasaan gaya hidup Anda akan membantu Anda tetap sehat sekaligus mengurangi risiko penyakit kronis atau yang mengancam jiwa.

Medical check up tidak hanya dibutuhkan untuk lansia, tetapi juga remaja dan dewasa yang sudah menginjak usia 18 tahun. Penting juga untuk melakukan pemeriksaan ini secara rutin, minimal 1 (satu) kali setahun. Reservasikan pemeriksaan Anda di unit-unit RS Bunda Group untuk mendapatkan pelayanan menyeluruh.

Persiapan Sebelum Melakukan Medical Check Up

Sebelum melakukan pemeriksaan ini, ada baiknya pasien mempersiapkan beberapa hal yang akan berguna untuk mengoptimalkan hasil dari medical check up. Berikut adalah penjelasan lebih lanjut:

  • Membawa data medis yang pernah dilakukan sebelumnya (foto Rontgen atau hasil pemeriksaan kesehatan lainnya).
  • Memastikan sebelumnya dengan dokter terkait keperluan puasa atau berhenti konsumsi obat sebelum melakukan pemeriksaan.
  • Mengisi lembar kuesioner mengenai kondisi kesehatan sesuai dengan kondisi yang dirasakan pasien.
  • Mendata obat, suplemen, atau produk herbal yang sedang digunakan.
  • Mengenakan pakaian yang nyaman. Tidak disarankan mengenakan perhiasan atau aksesoris lainnya yang menghambat pemeriksaan.
  • Ketika melakukan pemeriksaan, dianjurkan untuk didampingi oleh keluarga atau kerabat dekat.

Kondisi yang Dapat Anda Konsultasikan

Berikut merupakan beberapa skema yang bisa Anda konsultasikan ketika menjalankan pemeriksaan:

  • Gejala dan keluhan yang dirasakan.
  • Diet yang dijalani saat ini.
  • Riwayat kesehatan dan operasi.
  • Performa tubuh, ideal atau tidak.

Dianjurkan bagi Anda untuk mencatat terlebih dahulu hal-hal yang ingin dikonsultasikan agar tidak ada poin yang tertinggal. 

Prosedur Medical Check Up

1. Pemeriksaan Riwayat Medis

Pada tahap ini, dokter mewawancarai pasien dengan tujuan untuk mengetahui kondisi kesehatan saat ini. Dokter juga akan memastikan riwayat medis yang pernah pasien dan keluarga alami sebelumnya. Pertanyaan yang umumnya ditanyakan oleh dokter adalah gaya hidup pasien dan jenis makanan yang sering dikonsumsi.

2. Pemeriksaan pada Tanda Vital Tubuh

Pemeriksaan ini meliputi frekuensi detak jantung, frekuensi pernapasan, tekanan darah, dan suhu tubuh.

3. Pemeriksaan Fisik

Pemeriksaan ini fokus pada bagian fisik tubuh, kondisi tubuh, hingga kekuatan otot dengan mengarahkan pasien untuk melakukan aktivitas atau gerakan tertentu. Bagian tubuh fisik lain seperti mata, hidung, telinga, serta organ dalam juga diperiksa menggunakan otoskop dan stetoskop. Selanjutnya, terdapat juga pemeriksaan sesuai dengan jenis kelamin pasien. Masing-masing jenis kelamin akan mendapatkan pemeriksaan yang berbeda.

4. Pemeriksaan Penunjang Guna Memperkuat Diagnosis

Setelah mendapatkan data yang diperlukan melalui ketiga pemeriksaan di atas, dokter juga melakukan pemeriksaan penunjang guna memperkuat diagnosis apabila diperlukan. Pemeriksaan yang dilakukan berupa pemeriksaan menggunakan pencitraan (USG atau Rontgen), analisis laboratorium, rekam jantung (elektrokardiografi), dan pap smear.

Ragam Jenis Pemeriksaan Medical Check Up

Terdapat berbagai jenis pemeriksaan yang dapat Anda lakukan ketika melakukan medical check up. Berikut merupakan pemeriksaan-pemeriksaan yang tersedia:

  • Blood Pressure Test (Tekanan Darah)
  • Cholesterol Level Test (Tes Kadar Kolesterol)
  • Blood Glucose Test (Tes Kadar Gula Darah)
  • Tes Kesehatan Jantung
  • Tes Kesehatan Mata
  • Pap Smear (Tes Kanker Serviks)
  • Mammogram Test (Tes Kanker Payudara)Tes Kesehatan Kulit
  • Tes Kesehatan Telinga
  • Uji Kesehatan Gigi
  • Pemeriksaan Kesehatan Tulang
  • Kolonoskopi (Tes Kanker Usus Besar)
  • Tekanan darah tinggi
  • Obesitas, berdasarkan indeks massa tubuh Anda
  • Penggunaan tembakau
  • Alkohol dan penyalahgunaan narkoba
  • Depresi
  • Skrining HIV untuk orang dewasa berusia 15 hingga 65 tahun dan siapa saja yang berisiko tinggi
  • Diabetes tipe 2 untuk siapa saja dengan faktor risiko atau riwayat keluarga
  • Kanker kolorektal mulai dari usia 50
  • Kanker paru-paru dengan CT scan dosis rendah tahunan untuk orang dewasa berusia 55 hingga 80 tahun yang saat ini merokok atau telah merokok dalam 15 tahun terakhir

Pemeriksaan yang Wajib Dilakukan

Bagi Wanita:

  • Skrining bagian intim untuk wanita usia dewasa 
  • Mammogram untuk skrining kanker payudara pada usia 50 dan 74 tahun
  • Pap smear untuk skrining kanker serviks pada usia 21 dan 65 tahun
  • Skrining kolesterol tinggi (untuk usia 45 dan ke atas)
  • Skrining osteoporosis (untuk usia 65 dan ke atas)

Bagi Pria:

  • Skrining aneurisma aorta perut untuk pasien berusia 65 hingga 75 tahun dengan riwayat merokok
  • Pemeriksaan prostat umumnya tidak disarankan, tetapi dokter mungkin akan merekomendasikannya sejak usia 50 tahun
  • Skrining kolesterol tinggi untuk pasien dari usia 35

Medical check up memiliki peran penting dalam meningkatkan dan mempertahankan kesehatan Anda. Ketahui jadwal dokter di unit-unit RS Bunda Group dan reservasi kunjungan Anda. Untuk informasi dan layanan kesehatan lainnya, dapat Anda temukan di sini.










www.bunda.co.id

Senin, 07 Maret 2022

Klinik Anak untuk Tumbuh Kembang Buah Hati

Posted by Bundamedik Healthcare System on 10.49 with No comments

Kesehatan buah hati tentunya menjadi prioritas bagi para orang tua. Tentunya, menyaksikan pertumbuhan dan perkembangan anak memberikan kebahagiaan tersendiri, terutama ketika anak dapat bertumbuh dengan sehat. Salah satu cara memastikan kesehatan tumbuh kembang anak adalah melalui konsultasi dan pemeriksaan dengan dokter spesialis anak di klinik anak. 

Dokter spesialis anak tidak hanya secara khusus memberikan pengobatan pada anak yang sakit, tapi juga mencegah timbulnya penyakit pada anak yang sehat. Hal ini menunjukkan bahwa kehadiran klinik anak menjadi aspek penting dalam proses tumbuh kembang anak. Lalu, apa saja yang perlu dipersiapkan ketika mengunjungi klinik anak? Simak pembahasannya di bawah ini!

Persiapan Mengunjungi Klinik Anak

Pada dasarnya, apabila orang tua dapat memberikan informasi mengenai riwayat kepada dokter spesialis anak di klinik anak secara lengkap, maka pemeriksaan pada anak akan menjadi lebih mudah. Catatan seperti keluhan atau gangguan yang anak rasakan bisa membantu dokter spesialis untuk mendiagnosis anak. Selanjutnya, beberapa informasi lain yang dapat berguna seperti riwayat kesehatan saat mengandung anak, riwayat persalinan, laporan tumbuh kembang anak, serta riwayat imunisasi anak.

Pemeriksaan Kesehatan di Klinik Anak

Berikut merupakan berbagai bentuk pemeriksaan kesehatan tumbuh kembang anak di Klinik Anak:

  • Evaluasi pertumbuhan dan perkembangan anak, termasuk mendeteksi gangguan yang dialami anak.
  • Edukasi pada orang tua mengenai keamanan, gaya hidup, serta cara pemberian ASI pada bayi.
  • Imunisasi anak.
  • Monitor kondisi bayi prematur serta memberikan penanganan yang dibutuhkan.
  • Diagnosis penyakit dan kondisi tertentu pada anak, meliputi infeksi saluran pernapasan, diare, infeksi telinga, infeksi kulit, alergi, malnutrisi, dan kanker.
  • Penanganan berbagai kondisi yang mampu menyerang anak, seperti kelainan genetik, cedera fisik, alergi, kelainan autoimun, cedera fisik, masalah gizi, serta kanker.
  • Pemeriksaan gangguan mental pada anak dan remaja, termasuk gangguan tumbuh kembang, kecemasan, dan depresi.
  • Rujukan oleh dokter spesialis anak apabila anak membutuhkan perawatan dari dokter spesialis lainnya.

Penyakit yang Ditangani di Klinik Anak

1. Dokter Spesialis Alergi dan Imunologi Anak

Masalah sistem kekebalan tubuh (respon imun) yang menyebabkan alergi pada anak menjadi salah satu penanganan yang ditawarkan oleh dokter spesialis alergi dan imunologi di klinik anak.

2. Onkologi Anak

Pada bidang ini, dokter secara khusus mendiagnosis dan mengobati berbagai jenis kanker anak. 

3. Jantung Anak

Bidang ini berfokus dalam mendiagnosis dan mengobati masalah jantung pada anak.

4. Paru Anak

Dokter spesialis paru anak secara khusus mendiagnosis, merawat, dan menangani anak-anak yang memiliki masalah pernapasan dan penyakit paru-paru.

5. Reumatologi Anak

Pada ahli reumatologi, dokter spesialis mendiagnosis dan menangani gangguan muskuloskeletal, seperti rheumatoid arthritis dan nyeri kronis. 

6. Nefrolog Anak

Ahli Nefrolog berfokus pada pengobatan anak yang memiliki gangguan pada sistem kemih, seperti infeksi saluran kemih dan penyakit ginjal. 

7. Saraf Anak

Dokter spesialis saraf anak secara khusus merawat dan menangani gangguan saraf pada anak.

8. Dokter Anak Neonatal-Perinatal

Spesialis neonatal-perinatal berfokus dalam perawatan kesehatan bayi sebelum, selama, dan setelah bayi lahir.

9. Gastroenterologi

Dalam bidang ini, dokter spesialis secara khusus menangani kesehatan sistem pencernaan pada anak.

10. Endokrin Pediatrik

Dokter spesialis endokrin pediatrik secara khusus menangani sistem endokrin dan hormon pada anak. Salah satu kondisi yang ditangani oleh dokter spesialis ini adalah anak yang mengidap diabetes.

Topik Konsultasi

Berikut merupakan beberapa topik terkait tumbuh kembang anak yang bisa Anda konsultasikan bersama dengan dokter spesialis anak di klinik anak.

  • Keterlambatan motorik, baik kasar maupun halus.
  • Keterlambatan bicara bahasa.
  • Gangguan sosial.
  • Masalah perilaku dan kecerdasan.
  • Masalah makan.
  • Tak hanya itu, Anda juga bisa melakukan konseling bersama dengan dokter spesialis anak di luar pembicaraan mengenai tumbuh kembang anak, seperti:
  • Konseling prenatal mengenai pemberian ASI
  • Konsultasi laktasi

Melalui pembahasan mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan tumbuh kembang anak di Klinik Anak. Klinik Anak RSIA Bunda Jakarta hadir siap melayani Anda dan buah hati. Ketahui jadwal dokter di unit-unit RS Bunda Group sekitar Anda dan reservasi kunjungan Anda di sini. Demi kemudahan Anda dan keluarga, kunjungi juga laman informasi kami untuk menemukan layanan-layanan kesehatan lainnya.











www.bunda.co.id

Senin, 21 Februari 2022

11 Bidang Penyakit yang Ditangani oleh Poli Penyakit Dalam

Posted by Bundamedik Healthcare System on 10.39 with No comments

Poli penyakit dalam merupakan poliklinik yang menangani orang dewasa dan lansia dengan penanganan penyakit yang meliputi non-bedah. Poli penyakit dalam memberikan penanganan kesehatan preventif, pemeriksaan fisik, memberikan penanganan darurat dan sejenisnya.

11 Bidang Poli Penyakit Dalam

Dengan pengobatan terstruktur, pasien akan mendapat kesehatan yang lebih terjamin karena dokter spesialis telah menguasai bidang atau masalah yang dihadapinya. Untuk lebih jelasnya, berikut ini 11 sub spesialis dokter penyakit dalam berdasar gelar dan keahlian:

1. Alergi-Imunologi Klinik (Sp.PD-KAI)

Dokter spesialis ini menangani berbagai penyakit akibat alergi atau gangguan imun dan kekebalan tubuh, juga beberapa reaksi tubuh terhadap gangguan kesehatan seperti asma, rhinitis (alergi serbuk bunga), alergi makanan, alergi obat-obatan, anafilaksis (syok akibat reaksi alergi berat), vaskulitis (radang pembuluh darah), biduran dan imunologi paru.

2. Kardiovaskular (Sp.PD-KKV)

Menurut bidangnya, dokter yang berspesialisasi dalam bidang kardiovaskular menangani penyakit-penyakit yang umum diderita lansia atau orang dewasa seperti serangan jantung, jantung koroner, gagal jantung, katup jantung bermasalah, penyakit perifer atau mengalami gangguan irama jantung termasuk dalam layanan kesehatan poli penyakit dalam ini.

3. Gastroenterologi-Hepatologi (Sp.PD.KGEH)

Dokter yang mendalami bidang ini menangani penyakit dalam terkait sistem pencernaan, masalah lambung, usus, hati, pankreas, kantung empedu, juga termasuk bagian radang saluran dan hepatitis.

4. Hematologi dan Onkologi (Sp.PD-KHOM)

Untuk masalah kesehatan yang berhubungan dengan kelainan darah, kesehatan organ limpa atau beberapa macam kanker, Anda dapat mengunjungi dokter spesialis ini. Bahkan penyakit lain seperti anemia, limfoma (kanker kelenjar getah bening), hemofilia (kelainan pembekuan darah), kelainan sumsum dan leukemia juga dapat ditangani oleh spesialis dari bidang ini.

5. Endokrin-Metabolik-Diabetes (Sp.PD-KEMD)

Bidang ini menangani masalah sistem kelenjar dan hormon dalam tubuh, seperti gangguan hormon serta metabolik, penyakit kelenjar adrenalin, hipokalsemia (kekurangan kalsium), hiperkalsemia (kelebihan kalsium), obesitas dan gondok.

6. Ginjal-Hipertensi (Sp.PD-KGH)

Dokter spesialis bidang ini mengatasi kesehatan terkait ginjal, tekanan darah tinggi, elektrolit dan ketidakseimbangan cairan, juga penyakit seperti gagal ginjal akut dan gagal ginjal kronis.

Bahkan ada penyakit lain terkait kesehatan ginjal seperti nefropati diabetik, infeksi saluran kemih, asidosis (penumpukan asam dalam darah), alkalosis (kelebihan alkali), glomerulonefritis (peradangan di salah satu bagian ginjal), sindrom nefritik (kehilangan darah melalui saluran kemih) dan sindrom nefrotik (kehilangan protein dalam jumlah besar melalui saluran kemih) yang bisa diatasi di sini.

7. Reumatologi (Sp.PD-KR)

Dokter sub spesialis di bidang ini menangani penyakit terkait bagian otot, sendi, tulang dan sistem saraf. Banyak gangguan kesehatan yang bisa disebutkan jika membicarakan penyakit tulang, sendi saraf dan sejenisnya.

Jika ingin dicontohkan, osteoarthritis, autoimun, radang tulang atau spondilitis, asam urat, demam rematik, fibromyalgia (nyeri dan rasa sensitif pada otot yang menyebar) dan sarkoidosis (sel tubuh mengalami peradangan) adalah beberapa di antaranya.

8. Pulmonologi (Sp.PD-KP)

Bidang kedokteran ini menangani asma, pneumonia, bronkitis, tuberkulosis, emfisema dan efusi pleura. Anda juga dapat mengkonsultasikan penyakit atau gangguan pernapasan lainnya di poli penyakit dalam ini.

9. Psikosomatik (Sp.PD-KPsi)

Selain mengatasi fisik dan sistem dalam tubuh, dokter sub spesialis ini juga menangani tipe gangguan atau  penyakit seperti sakit kepala, stres, penyebab disfungsi ereksi, kelelahan kronik, dan gangguan psikologis lainnya.

10. Geriatri (Sp.PD-KGer)

Untuk spesialis geriatri, dokter dengan spesialisasi ini menangani gangguan medis dan masalah proses penuaan seperti tipe sindrom geriatri, demensia, inkontinensia urin (sulit menahan buang air kecil sehingga jadi mengompol), osteoporosis dan osteoarthritis.

11. Penyakit Tropik-Infeksi (Sp.PD-KPTI)

Bidang ini menangani infeksi menular dan virus berbahaya. Anda juga dapat berkonsultasi mengenai masalah kesehatan yang berhubungan dengan racun dan makanan tidak sehat, jamur, cacing, bakteri dan parasit.

Peran dan Tugas Dokter Poli Penyakit Dalam

Penyakit dalam merupakan salah satu tipe penyakit yang serius dan perlu segera ditangani karena sangat berdekatan dengan organ-organ vital manusia. Dengan demikian, peran dan tugas dokter poli penyakit dalam melingkupi:

  • Memberi rekomendasi mengenai perawatan atas penyakit yang dideritanya
  • Memberi pemahaman mengenai semua pengetahuan umum tentang masalah kesehatan dan kesehatan tubuh.
  • Mendiagnosis penyakit yang diderita dengan memberi jalan keluarnya
  • Menangani penyakit kronis melalui tindakan non bedah

Kapan Perlu Datang ke Poli Penyakit Dalam?

Ketika Anda telah merasakan gejala penyakit tertentu, maka sebaiknya langsung konsultasi ke dokter terkait untuk pemeriksaan lebih lanjut sebagai tindakan preventif, ataupun tindak penanganan awal untuk meringankan penyembuhan jika memang terdapat penyakit dalam yang sedang berkembang. 

Untuk mendapatkan konsultasi serta pemeriksaan penyakit dalam yang menyeluruh, dengan ketahui jadwal dokter di unit-unit RS Bunda Group sekitar Anda dan reservasi kunjungan Anda di sini. Demi kemudahan Anda dan keluarga, kunjungi juga laman informasi kami untuk mendapatkan layanan-layanan RS Bunda Group selengkapnya. genai layanan kesehatan lainnya.n sesuai kebutuhan Anda.











www.bunda.co.id

Rabu, 09 Februari 2022

Percepat Pemulihan Pasca Persalinan dengan Teknik ERAS, Apa itu?

Posted by Bundamedik Healthcare System on 10.20 with No comments

Enhanced Recovery After Surgery atau ERAS adalah metode operasi untuk perawatan bedah guna mempercepat perawatan dan penyembuhan pasca operasi dan persalinan. Metode ini memungkinkan pasien untuk cepat pulih setelah tindakan operasi sehingga pasien tidak perlu berlama-lama di rumah sakit. Dan metode ini memang terbukti secara nyata.

Di berbagai negara maju lama penyembuhan dan perawatan setelah operasi memang menjadi suatu hal yang cukup memprihatinkan. Banyak ahli telah berupaya untuk bisa mempersingkat waktu penyembuhan dan perawatan pasca operasi. Maka dari itu kemudian metode ERAS mulai digunakan di berbagai negara untuk mempercepat masa kesembuhan pasca operasi. 

Apa Itu ERAS?

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, ERAS merupakan sebuah teknik yang dilakukan untuk mempersingkat waktu perawatan dan penyembuhan pada pasien pasca tindakan operasi. 

Metode ini menggabungkan berbagai teknik untuk dapat mempercepat kemampuan mobilisasi dini pada pasien saat sedang menjalani perawatan yang mana hal ini menyebabkan dapat menurun selama operasi sedang berlangsung.

Teknik ERAS umumnya menggunakan pisau sayatan yang khusus sehingga ketika digunakan pada saat proses operasi, tidak banyak merusak jaringan kulit. Hal ini tentu berdampak pada proses pemulihan pasca operasi. Dokter operator biasanya juga akan menjahit fascia dengan teknik jahitan satu-satu, sehingga jaringan yang rusak bisa lebih mudah untuk membentuk jaringan kulit yang baru. 

Selain itu, pasien ERAS biasanya juga akan diberikan minuman yang mengandung gula 2 jam sebelum operasi dilakukan. Hal ini bertujuan untuk dapat membantu proses mobilisasi tindakan operasi pada pasien.

ERAS juga memiliki varian ERACS atau Enhanced Recovery After Caesarean Surgery yang merupakan metode operasi untuk bedah persalinan demi keselamatan ibu dan anak. 

Rangkaian Proses Melahirkan dengan Metode ERAS 

  • ERAS juga dapat diaplikasikan pada Bunda dalam proses melahirkan agar dapat pulih dengan cepat. Namun, sebelum melakukan prosedur, penting untuk mengetahui beberapa rangkaian proses yang harus dilalui, yaitu:
  • Dua jam sebelum tindakan operasi, Anda harus mengonsumsi minuman yang mengandung gula sebagai sumber tenaga pada saat menjalani rangkaian operasi. Evaluasi perioperatif (penilaian untuk mendapatkan informasi kelayakan pasien untuk anestesi dan operasi serta menilai risiko pembedahan pasien) juga dilakukan oleh dokter yang akan menangani.
  • Dokter anestesi akan melakukan penilaian preoperatif yang mana anestesi akan dipilih dengan yang paling sesuai, juga melakukan anestesi menggunakan jarum spinal ukuran kecil agar tidak nyeri saat proses pembiusan.
  • Dokter kandungan akan melakukan operasi sesuai dengan peran dan ketentuannya. Teknik operasi yang digunakan juga teknik yang paling optimal sehingga operasi lebih cepat dan nyaman.
  • Selain melakukan anestesi, dokter anestesi juga ikut mengawasi dan memastikan agar setelah proses operasi rasa nyeri dan proses pemulihan kemampuan tubuh untuk bergerak dengan leluasa akan bisa lebih cepat tanpa terjadinya komplikasi yang serius.

Tahap Pemulihan

Setelah Anda melalui proses persalinan, Anda akan memasuki tahap pemulihan. Di tahap ini Anda akan pulih lebih cepat dan sudah bisa pulang dalam 24 jam kedepan. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat Anda lakukan setelah prosedur:

  • 2 Jam kedepan Anda sudah bisa duduk.
  • 6 Jam kedepan kateter dapat dilepas.
  • 10 Jam ke depan Anda sudah bisa pergi ke kamar mandi sendiri.
  • 24 Jam ke depan Anda bisa pulang.

Dengan metode ini juga para pasien dapat dengan cepat untuk pulang dan beristirahat di rumah. Anda juga dapat berkonsultasi lebih lanjut terkait teknik ERAS di RSIA Bunda Ciputat dan RSIA Bunda Jakarta. Ketahui jadwal dokter di unit-unit RS Bunda Group sekitar Anda dan reservasi kunjungan Anda di sini. Demi kemudahan Anda dan keluarga, kunjungi juga laman informasi kami untuk mendapatkan layanan-layanan RS Bunda Group selengkapnya. genai layanan kesehatan lainnya.